Kejar Setoran Pajak, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai yang Kerjanya Lambat
Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas demi mempercepat setoran pajak dan mengoptimalkan penerimaan negara. Menghadapi proyeksi yang menunjukkan penerimaan dari sek
Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas demi mempercepat setoran pajak dan mengoptimalkan penerimaan negara. Menghadapi proyeksi yang menunjukkan penerimaan dari sektor pajak, kepabeanan, dan cukai diprediksi tidak akan mencapai target hingga tahun 2026, Purbaya mengandalkan pemantauan ketat terhadap kinerja seluruh kantor pajak di Indonesia serta perbaikan sistem administrasi perpajakan inti Coretax. Tak hanya berfokus pada infrastruktur digital, ia juga memberikan peringatan keras kepada seluruh aparatur di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak. Purbaya mengancam akan merumahkan pegawai yang dinilai kerjanya lambat dan tidak optimal dalam mendukung upaya pemungutan pajak nasional.
Perbaikan Coretax dan Teguran Keras untuk Aparatur
Dalam keterangan yang dihimpun Lurusin.com, Purbaya mengakui bahwa sistem Coretax yang menjadi tulang punggung transformasi digital perpajakan masih mengalami kendala teknis. Antarmuka atau interface yang baru diperbarui dinilai justru membuat kinerja sistem menjadi lambat, padahal sebelumnya telah mengalami peningkatan signifikan. Menurut laporan media kami, Purbaya mengatakan pihaknya tengah berupaya memperbaiki masalah tersebut agar aktivitas perpajakan tidak terganggu dan penerimaan negara tetap bisa digenjot.
"Coretax kita perbaiki lagi, sudah bagus tapi kan kemarin buat interface jadi lambat lagi. Kita betulin lagi," ujar Purbaya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026).
Menurutnya, perbaikan teknologi harus beriringan dengan perbaikan kinerja sumber daya manusia. Ancaman rumah kedinasan bagi pegawai yang bekerja lambat disampaikan sebagai bentuk evaluasi tegas agar setiap kantor pajak bekerja lebih efisien dan responsif. Purbaya menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa menunggu lama untuk mengejar target penerimaan yang terus menipis. Ia meminta jajarannya untuk memanfaatkan sistem Coretax secara maksimal sambil meningkatkan produktivitas masing-masing individu.
Dengan kombinasi optimalisasi sistem Coretax dan disiplin ketat terhadap aparatur, Purbaya berharap kesenjangan antara target dan realisasi penerimaan negara dapat diminimalkan secara bertahap. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tekanan fiskal yang semakin besar di tengah berbagai tantangan ekonomi global maupun domestik yang mempengaruhi laju pemungutan pajak hingga cukai.
Comments (0)