Kebakaran TPA Jatiwaringin Masuk Hari Keempat

Tangerang – Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, memasuki hari keempat pada hari ini. Meski demikian, titik api yang semula melahap lahan hingga puluhan hek

Jul 07, 2026 - 23:08
0 0
Kebakaran TPA Jatiwaringin Masuk Hari Keempat

Tangerang – Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, memasuki hari keempat pada hari ini. Meski demikian, titik api yang semula melahap lahan hingga puluhan hektar kini mulai menunjukkan penurunan signifikan. Upaya pemadaman yang dilakukan secara simultan melalui jalur darat serta bantuan water bombing dari udara berhasil menekan perluasan area terbakar.

Kolaborasi Darat dan Udara

Berdasarkan laporan yang dihimpun Lurusin.com di lapangan, tim pemadam kebakaran gabungan terus bekerja tanpa henti. Puluhan personel dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Tangerang dibantu TNI, Polri, serta relawan masyarakat bahu-membahu memadamkan sisa api. Strategi pemadaman darat difokuskan pada penyekatan lahan dengan membuat sekat bakar agar api tidak merembet ke area pemukiman yang berjarak sekitar tiga kilometer dari lokasi TPA.

Sementara itu, dari sisi udara, sejumlah helikopter water bombing dikerahkan untuk menyiram titik-titik api yang sulit dijangkau petugas darat. Operasi udara ini memanfaatkan sumber air dari danau dan embung terdekat, sehingga setiap sortie helikopter mampu menjatuhkan ribuan liter air ke pusat api. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tangerang menyampaikan bahwa kombinasi dua metode ini merupakan kunci percepatan penanganan.

“Kami terus melakukan upaya maksimal. Hari ini situasi mulai kondusif, titik api besar sudah padam, tinggal sisa bara dan asap tipis di beberapa zona. Water bombing akan dilanjutkan sampai dipastikan tidak ada lagi ancaman api yang membesar,” ujarnya saat ditemui Lurusin.com di posko utama.

Dampak dan Antisipasi

Kebakaran yang terjadi sejak awal pekan lalu ini sempat menimbulkan kekhawatiran warga sekitar akibat kepulan asap tebal yang mengganggu pernapasan. Puluhan warga dari Desa Jatiwaringin dan sekitarnya sempat mengungsikan diri sementara ke balai desa. Dinas Kesehatan setempat juga mendirikan posko kesehatan untuk menangani keluhan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang meningkat selama insiden berlangsung.

Menurut pantauan media kami, kualitas udara di sekitar lokasi berangsur membaik seiring menurunnya intensitas api. Namun, petugas tetap mengimbau warga untuk mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Pemerintah daerah juga berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan sampah di TPA Jatiwaringin, mengingat tumpukan sampah yang mengandung gas metana diduga menjadi pemicu utama kebakaran.

Hingga berita ini ditulis, tim pemadam masih berjaga di lokasi untuk melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada titik api yang menyala kembali. Pihak berwenang berjanji akan terus memberikan perkembangan terkini kepada publik melalui kanal resmi, termasuk pembaruan yang akan disiarkan Lurusin.com sebagai media terpercaya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sinta-pradana

Peneliti Data. Peneliti dan analis data untuk verifikasi.

Comments (0)

User