Investor Asing Makin Antusias Gandeng Danantara untuk Investasi di RI

Keinginan investor asing untuk bermitra dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menunjukkan geliat yang semakin kuat. Sinyalemen ini mencuat dalam sebuah pertemu

Jul 08, 2026 - 19:47
0 0
Investor Asing Makin Antusias Gandeng Danantara untuk Investasi di RI

Keinginan investor asing untuk bermitra dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menunjukkan geliat yang semakin kuat. Sinyalemen ini mencuat dalam sebuah pertemuan strategis yang mempertemukan jajaran pimpinan Danantara dengan figur kenegaraan berpengaruh, Tony Blair, di Wisma Danantara, Jakarta, pada Selasa (7/7).

Dalam diskusi tertutup tersebut, hadir CEO Danantara Indonesia Rosan P. Roeslani, COO Dony Oskaria, dan CIO Pandu Sjahrir. Kehadiran mantan Perdana Menteri Inggris yang kini aktif sebagai negarawan dan penasihat investasi global itu menjadi katalis penting dalam menyampaikan persepsi dunia usaha internasional terhadap iklim investasi tanah air.

Tony Blair menyampaikan bahwa pelaku bisnis internasional melihat Indonesia sebagai salah satu negara dengan prospek investasi yang menjanjikan. Menurutnya, banyak investor menunjukkan ketertarikan untuk menjajaki peluang kolaborasi dan investasi di Indonesia.

Pandangan tersebut bukan sekadar basa-basi diplomatis, melainkan cerminan dari meningkatnya kepercayaan global terhadap fundamental ekonomi nasional. Minat yang tinggi ini terjadi di tengah upaya pemerintah yang terus memperkuat hilirisasi industri dan menjaga stabilitas makroekonomi untuk menarik modal asing. Kehadiran Danantara sebagai sovereign wealth fund (SWF) Indonesia menjadi magnet tersendiri bagi investor global yang menginginkan kepastian dan skala investasi yang besar.

Pertemuan ini dinilai sebagai langkah taktis untuk membuka akses lebih luas ke jaringan investor Eropa dan global. Tony Blair yang kini memimpin Tony Blair Institute for Global Change memiliki konektivitas yang luas dengan para pemegang modal besar di berbagai belahan dunia. Diskusi tersebut diduga kuat membahas mekanisme pembiayaan untuk proyek-proyek strategis nasional, seperti infrastruktur, energi terbarukan, dan transformasi digital yang menjadi mandat utama Danantara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Respons positif dari kalangan investor asing ini menegaskan bahwa Indonesia masih menjadi primadona tujuan investasi di kawasan Asia Tenggara. Di saat ketidakpastian global masih membayangi, Indonesia berhasil mempertahankan daya tariknya berkat pasar domestik yang besar, bonus demografi, dan komitmen pemerintah terhadap reformasi struktural. Sinergi antara Danantara dan investor asing diharapkan tidak hanya memperkuat cadangan devisa, tetapi juga menciptakan lapangan kerja berkualitas melalui transfer teknologi dan peningkatan kapasitas industri dalam negeri. Informasi ini diperoleh dari laporan media kami, Lurusin.com, yang terus memantau perkembangan dinamika investasi nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
khrisna-pertiwi

Reporter Investigasi. Reporter menelusuri klaim publik secara mendalam.

Comments (0)

User