Kawasan Industri RI Makin Ramai, Investasi Tembus Rp 6.744 Triliun

Jakarta - Lurusin.com — Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat pertumbuhan signifikan jumlah kawasan industri (KI) di Indonesia dalam lima tahun terakhir. Berdasarkan data yang dihimpun me

Jul 08, 2026 - 06:08
0 0
Kawasan Industri RI Makin Ramai, Investasi Tembus Rp 6.744 Triliun

Jakarta - Lurusin.com — Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat pertumbuhan signifikan jumlah kawasan industri (KI) di Indonesia dalam lima tahun terakhir. Berdasarkan data yang dihimpun media kami, hingga pertengahan 2026, total kawasan industri yang beroperasi mencapai 179 unit, melonjak 51,69% atau bertambah 61 kawasan dibandingkan tahun 2020. Tak hanya jumlah yang bertambah, total investasi yang tertanam di seluruh kawasan industri tersebut juga menembus angka fantastis Rp 6.744 triliun.

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Tri Supondy, memaparkan bahwa sebaran kawasan industri masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. Dari total 179 KI, sebanyak 106 kawasan atau 59% berada di Pulau Jawa, sementara 73 lainnya tersebar di luar Pulau Jawa. Meski demikian, pertumbuhan di luar Jawa dinilai mulai menunjukkan tren positif seiring program pemerataan industri yang digenjot pemerintah.

"Berkait dengan jumlah tenaga kerja, dapat disampaikan ada peningkatan 15% dengan total jumlah tenaga kerja di kawasan industri sebanyak 2,35 juta tenaga kerja," kata Tri dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (29/6/2026).

Peningkatan jumlah tenaga kerja sebesar 15% tersebut menjadi indikator bahwa ekspansi kawasan industri tidak hanya menambah infrastruktur fisik, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan baru yang signifikan. Dengan serapan 2,35 juta tenaga kerja, kawasan industri menjadi salah satu pilar utama penyerapan tenaga kerja formal di sektor manufaktur. Para pelaku industri menilai peningkatan ini tak lepas dari stabilitas iklim investasi dan berbagai insentif fiskal yang diberikan pemerintah, termasuk kemudahan perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Data yang dihimpun Lurusin.com dari paparan Kemenperin menunjukkan bahwa nilai investasi Rp 6.744 triliun tersebut berasal dari beragam sektor, mulai dari industri logam dasar, petrokimia, otomotif, hingga industri makanan dan minuman. Pertumbuhan kawasan industri juga dinilai selaras dengan target hilirisasi sumber daya alam yang menjadi prioritas nasional. Sejumlah kawasan industri di luar Jawa, seperti di Kalimantan dan Sulawesi, diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan baru seiring dengan pembangunan smelter dan pabrik pengolahan mineral.

Di sisi lain, dominasi Pulau Jawa yang masih mencapai 59% menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan ekonomi. Pemerintah melalui Kemenperin berkomitmen mendorong pengembangan kawasan industri di luar Jawa dengan menyediakan infrastruktur pendukung seperti jalan tol, pelabuhan, dan pasokan energi yang memadai. Dengan tren positif ini, Kemenperin optimistis kontribusi sektor industri terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) akan terus meningkat, menjadikan Indonesia sebagai destinasi investasi manufaktur yang semakin kompetitif di kancah global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dina-aulia

Editor Cek Fakta. Editor naskah cek fakta sebelum publikasi.

Comments (0)

User