Jakarta – Perusahaan hiburan milik pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina
Prosesi pencatatan saham dimulai sejak pagi hari di Main Hall BEI, Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Hadir dalam seremoni tersebut pendiri sekaligus CE
Prosesi pencatatan saham dimulai sejak pagi hari di Main Hall BEI, Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Hadir dalam seremoni tersebut pendiri sekaligus CEO RANS Entertainment Raffi Ahmad, Presiden Direktur Nagita Slavina, jajaran direksi, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta para pemegang saham kunci dan mitra strategis. Acara ini menjadi tonggak sejarah bagi perusahaan yang berawal dari kanal YouTube keluarga dan kini menjelma menjadi konglomerasi konten digital, manajemen artis, serta pusat produksi hiburan terbesar di Indonesia.
Rangkaian Acara Sejak Fajar
- Pukul 08.30 WIB: Jajaran direksi dan tamu undangan mulai berdatangan. Raffi Ahmad bersama Nagita Slavina tiba dengan kawalan tim keamanan dan langsung melakukan pemotretan media bersama logo RANS.
- Pukul 09.00 WIB: Acara resmi dimulai dengan sambutan dari Direktur Utama BEI, I Nyoman Yulistian. Ia menyampaikan optimisme terhadap sektor hiburan digital dan menyebut RANS sebagai pionir IPO perusahaan konten keluarga yang terintegrasi vertikal.
- Pukul 09.20 WIB: Raffi Ahmad menekan tombol sirene tanda dimulainya perdagangan saham RANS, didampingi petinggi OJK dan BEI. Tampilan layar besar menunjukkan antrean pesanan beli yang langsung memadati orderbook.
- Pukul 09.30 WIB: Saham RANS mulai diperdagangkan di pasar reguler, dibuka menguat 35% dari harga IPO dan menyentuh auto-rejection atas dalam semenit pertama.
Pidato Emosional Raffi Ahmad
Dalam sambutannya, Raffi Ahmad menyinggung perjalanan panjang perusahaan yang didirikan pada 2015 sebagai rumah produksi konten YouTube keluarga. “Ini bukan hanya tentang uang. Ini tentang kepercayaan bahwa kreativitas anak bangsa bisa diperdagangkan secara transparan dan membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk ikut memiliki RANS,” ujarnya diiringi tepuk tangan hadirin.
Raffi juga menyoroti rencana penggunaan dana IPO. Sebesar 60% akan dialokasikan untuk akuisisi studio animasi dan gim lokal, sementara sisanya untuk pengembangan pusat produksi virtual di kawasan Jababeka, Cikarang. “Kami ingin membawa standar produksi konten Indonesia setara global. Dengan dukungan pemegang saham baru, mimpi itu makin dekat,” tegasnya.
Data Pencatatan Saham dan Kinerja Awal
RANS Entertainment melepas 2 miliar lembar saham atau setara 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh melalui penawaran umum perdana. Harga IPO ditetapkan di level Rp420 per saham, sehingga total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp840 miliar. Angka ini melampaui target awal Rp700 miliar berkat kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 4,7 kali pada bookbuilding.
Data perdagangan perdana menunjukkan saham RANS dibuka di Rp567, langsung menyentuh level Rp605 sebelum kena auto-rejection atas. Volume transaksi menembus 474 juta saham dalam 30 menit pertama, mencerminkan antusiasme investor ritel yang mendominasi 65% dari total pesanan. Kapitalisasi pasar RANS pada harga penutupan hari pertama tercatat sebesar Rp5,1 triliun, menempatkan perusahaan sejajar dengan emiten hiburan mapan.
Respons Pasar dan Pandangan Analis
Analis senior dari Mirae Asset Sekuritas, Hadi Susanto, menilai valuasi RANS cukup moderat dengan price-to-earnings ratio (PER) 27 kali, di bawah rata-rata sektor media internasional. “Keunikan RANS adalah ekosistem IP (intellectual property) yang mencakup konten anak, remaja, dan family entertainment. Mereka punya basis 180 juta pengikut di seluruh platform digital, ini aset yang sulit ditandingi,” ujarnya saat ditemui di sela acara.
Di sisi lain, Head of Research Sinarmas Sekuritas, Aldo Siregar, mengingatkan investor untuk mencermati risiko konsentrasi pendapatan pada figur sentral Raffi-Nagita. “Manajemen sudah menunjukkan peta diversifikasi dengan mengakuisisi tiga label podcast dan agensi esports. Itu langkah tepat, tapi eksekusi integrasi pasca-akuisisi akan menjadi ujian sesungguhnya,” katanya.
Langkah Strategis Pasca-IPO
Dalam prospektus yang dipublikasikan, RANS Entertainment mengantongi kontrak produksi sejumlah program OTT (over-the-top) dengan platform global senilai USD 45 juta untuk tiga tahun ke depan. Perusahaan juga membidik ekspansi ke pasar Asia Tenggara, dimulai dari peluncuran saluran berbahasa Thailand dan Vietnam pada kuartal IV-2026.
Direktur Keuangan RANS, Iwan Kurniawan, memastikan perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan minimal 25% year-on-year pada 2027, ditopang lini bisnis baru berupa lisensi karakter “Rans Kids” yang telah bekerja sama dengan 12 produsen mainan nasional. “Kami ingin mengubah paradigma bahwa konten digital hanya besar di views, tapi juga besar di revenue yang stabil,” jelasnya.
Prosesi diakhiri dengan konferensi pers dan pemotongan tumpeng oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Saham RANS pun resmi menjadi bagian dari sejarah pasar modal Indonesia, membawa label emiten hiburan digital dengan kapitalisasi terbesar di kelasnya.
[SOCIAL_FB]: Sejarah baru bagi industri konten kreatif! PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (kode: RANS) resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia, Jumat (10/7/2026), mengantongi dana segar Rp840 miliar dari IPO. Saham langsung melonjak 35% ke level Rp605 dalam debut perdananya. Ini bukti bahwa kreativitas digital bisa menjadi kekuatan ekonomi yang diperdagangkan. Selamat @RaffiAhmad dan @NagitaSlavina! Yuk, ikuti terus perkembangan perusahaan ini, karena ekosistem hiburannya bakal makin luas mulai dari animasi, gim, sampai lisensi karakter anak. #RANSgoesPublic #HiburanDigital #InvestasiKreatif [SOCIAL_THREADS]: pencatatan perdana RANS Entertainment hari ini bener-bener jadi hari bersejarah buat industri konten kreatif kita. Dari kamera vlog sederhana di rumah, sekarang sahamnya diperdagangkan di bursa resmi dengan kapitalisasi Rp5,1 triliun. Yang lebih keren, animo investor ritel luar biasa, sampai oversubscribed 4,7 kali. Semoga ini jadi awal makin banyaknya startup konten Indonesia yang berani go public. Selamat @RaffiAhmad, @NagitaSlavina, dan seluruh tim RANS! Next: ekspansi ke Thailand & Vietnam. #RANSgoesPublic #IPOIndonesia
Comments (0)