Aktivitas Perdagangan di Wall Street Dipantau Jelang Rilis Data Inflasi

NEW YORK — Para pedagang melakukan aktivitas di lantai bursa New York Stock Exchange (NYSE) pada sesi perdagangan Rabu, 10 Agustus 2022. Aktivitas ini tere

Jul 12, 2026 - 04:21
0 0
Aktivitas Perdagangan di Wall Street Dipantau Jelang Rilis Data Inflasi
NEW YORK — Para pedagang melakukan aktivitas di lantai bursa New York Stock Exchange (NYSE) pada sesi perdagangan Rabu, 10 Agustus 2022. Aktivitas ini terekam di tengah antisipasi pelaku pasar terhadap rilis data ekonomi utama yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat.

Kronologi Sesi Perdagangan 10 Agustus 2022

  1. Pembukaan Pasar Pukul 09.30 ET: Indeks utama Wall Street dibuka bervariasi. Dow Jones Industrial Average bergerak di kisaran 32.700 poin, sementara S&P 500 dan Nasdaq Composite menunjukkan pergerakan terbatas seiring investor menunggu data inflasi indeks harga konsumen (IHK) yang dijadwalkan rilis keesokan harinya.
  2. Sesi Tengah Hari: Volume perdagangan tercatat meningkat, dengan lebih dari 2,1 miliar lembar saham berpindah tangan hingga pukul 13.00 ET. Sektor energi dan teknologi memimpin pergerakan, masing-masing naik 1,4 persen dan 0,8 persen.
  3. Penutupan Pasar Pukul 16.00 ET: Dow Jones ditutup menguat 0,15 persen ke level 32.774, sementara S&P 500 naik tipis 0,10 persen. Nasdaq justru terkoreksi 0,25 persen akibat tekanan pada saham-saham semikonduktor.
  4. Pasca-Penutupan: Pelaku pasar mengalihkan fokus pada laporan IHK Juli 2022. Konsensus ekonom memperkirakan inflasi tahunan mereda ke level 8,7 persen dari puncak 9,1 persen pada Juni, didorong penurunan harga energi.
Aktivitas di NYSE pada hari tersebut mencerminkan kehati-hatian investor. Data historis menunjukkan bahwa bursa saham AS kerap mengalami volatilitas tinggi pada hari-hari menjelang rilis IHK karena angka tersebut menjadi acuan utama Federal Reserve dalam menentukan besaran kenaikan suku bunga acuan. Pada tahun 2022, The Fed telah menaikkan suku bunga sebanyak empat kali, termasuk kenaikan agresif sebesar 75 basis poin pada Juni dan Juli, sebagai respons terhadap inflasi yang berada di level tertinggi dalam empat dekade. Pedagang dan analis di lantai bursa memantau setiap pergerakan harga komoditas dan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Imbal hasil Treasury 10 tahun pada sesi itu bertahan di kisaran 2,80 persen, mengindikasikan ekspektasi pasar bahwa The Fed masih akan mempertahankan sikap hawkish meskipun ada tanda-tanda pelonggaran tekanan inflasi.

FAQ Esensial

T: Mengapa rilis data inflasi berpengaruh besar terhadap Wall Street? J: Data inflasi—khususnya Indeks Harga Konsumen (IHK)—menjadi indikator utama bagi Federal Reserve untuk menentukan arah kebijakan suku bunga. Inflasi yang tinggi mendorong The Fed menaikkan suku bunga, yang berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi dan menekan valuasi saham, terutama sektor teknologi dan pertumbuhan. T: Apa yang dimaksud dengan "sikap hawkish" The Fed? J: Istilah "hawkish" merujuk pada kecenderungan bank sentral untuk memprioritaskan pengendalian inflasi melalui kebijakan moneter ketat, seperti menaikkan suku bunga secara agresif atau mengurangi pembelian aset, meskipun berisiko memperlambat ekonomi. T: Berapa kali The Fed menaikkan suku bunga pada tahun 2022? J: Sepanjang tahun 2022, Federal Reserve menaikkan suku bunga sebanyak tujuh kali, dengan total kenaikan mencapai 425 basis poin, menjadikannya salah satu siklus pengetatan moneter paling agresif dalam sejarah modern untuk memerangi inflasi yang sempat menyentuh 9,1 persen. [SOCIAL_TWEET]: Pedagang di NYSE pantau ketat data inflasi AS. Sesi 10 Agustus 2022 ditutup mixed: Dow +0,15%, S&P +0,10%, Nasdaq -0,25%. IHK Juli diprediksi 8,7% yoy. #WallStreet #NYSE #InflasiAS [SOCIAL_TG]: 🔴 Kilas Wall Street: Sesi 10 Agustus 2022 ditutup variatif. Dow Jones +0,15%, S&P 500 +0,10%, Nasdaq -0,25%. Volume perdagangan tembus 2,1 miliar saham. Investor bersikap wait-and-see jelang rilis IHK AS. Inflasi tahunan diperkirakan 8,7%. #SahamAS #Ekonomi

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User