Jakarta – Menentukan pilihan karier tidak hanya soal minat dan bakat, tetapi juga tentang kepastian finansial. Bagi banyak pencari kerja, besaran gaji menjadi faktor kunci dalam mempertimbangkan sebuah tawaran pekerjaan—apakah penghasilan yang diterima sepadan dengan beban kerja, tanggung jawab, dan keahlian yang dimiliki.

Untuk membantu para profesional dan perusahaan mendapatkan gambaran yang lebih jelas, sebuah perusahaan penyedia tenaga kerja global, Adecco Indonesia, merilis laporan terbaru mengenai pasar rekrutme

Jul 08, 2026 - 00:20
0 0
Jakarta – Menentukan pilihan karier tidak hanya soal minat dan bakat, tetapi juga tentang kepastian finansial. Bagi banyak pencari kerja, besaran gaji menjadi faktor kunci dalam mempertimbangkan sebuah tawaran pekerjaan—apakah penghasilan yang diterima sepadan dengan beban kerja, tanggung jawab, dan keahlian yang dimiliki.

Untuk membantu para profesional dan perusahaan mendapatkan gambaran yang lebih jelas, sebuah perusahaan penyedia tenaga kerja global, Adecco Indonesia, merilis laporan terbaru mengenai pasar rekrutmen dan tren gaji di Indonesia untuk tahun 2026. Laporan yang dikutip oleh Lurusin.com pada Senin (6/7/2026) ini menyajikan panduan gaji yang disusun berdasarkan data dari ribuan klien dan kandidat di berbagai sektor.

Dokumen panduan ini mengungkap bahwa angka-angka yang disajikan merupakan refleksi dari kompensasi untuk seseorang berdasarkan pengalaman, kualifikasi, dan sejumlah pertimbangan lain. Penting untuk dicatat, seluruh nominal dalam panduan ini mewakili gaji kotor bulanan, bukan gaji bersih yang diterima karyawan. Dengan kata lain, penghasilan riil yang masuk ke rekening akan berbeda setelah dipotong pajak dan komponen lainnya.

Berdasarkan laporan tersebut, Lurusin.com merangkum 10 industri di Indonesia beserta perkiraan rentang gaji yang berlaku pada tahun 2026. Rangking ini tidak disusun berdasarkan level gaji semata, melainkan mencerminkan sektor-sektor dengan pergerakan rekrutmen paling dinamis.

1. Teknologi Informasi dan Telekomunikasi

Sektor ini masih memimpin dengan kebutuhan talenta digital yang tinggi. Untuk posisi spesialis seperti Software Engineer, Data Scientist, atau Cybersecurity Analyst, gaji kotor bulanan berkisar antara Rp 15 juta hingga Rp 65 juta untuk level menengah dan senior. Posisi entry level biasanya dimulai dari Rp 9 juta.

2. Perbankan dan Jasa Keuangan

Profesional di bidang keuangan, terutama yang memiliki sertifikasi seperti CFA atau FRM, menikmati rentang gaji yang kompetitif. Relationship Manager atau Analis Keuangan Senior bisa mengantongi Rp 20 juta hingga Rp 80 juta per bulan. Untuk level manajerial dan direktur, nominalnya dapat menembus di atas Rp 120 juta.

3. Minyak dan Gas (Migas) serta Energi Terbarukan

Meskipun transisi energi terus berjalan, sektor migas masih menawarkan gaji yang menjanjikan. Insinyur proyek atau ahli geosains dengan pengalaman di atas 10 tahun menerima Rp 40 juta hingga Rp 100 juta per bulan. Di sisi energi hijau, gaji untuk posisi teknis senior mulai dari Rp 35 juta.

4. Kesehatan dan Farmasi

Pandemi mengubah pandangan terhadap sektor ini. Dokter spesialis, apoteker industri, dan Medical Science Liaison kini memiliki posisi tawar yang lebih tinggi. Gaji untuk dokter spesialis di rumah sakit swasta besar dapat mencapai Rp 40 juta – Rp 90 juta, sementara tenaga farmasi berkisar Rp 12 juta – Rp 30 juta.

5. Manufaktur dan Otomotif

Peralihan ke kendaraan listrik mendorong kenaikan gaji di bidang R&D dan teknik. Plant Manager pada pabrik skala besar menerima gaji Rp 50 juta hingga Rp 100 juta. Sementara itu, gaji Quality Assurance Manager dipatok di kisaran Rp 30 juta – Rp 50 juta.

6. Properti dan Konstruksi

Proyek-proyek infrastruktur dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) membuat permintaan tenaga ahli konstruksi melonjak. Project Manager di properti komersial mendapatkan bayaran Rp 35 juta hingga Rp 75 juta per bulan. Sedangkan arsitek senior berada di rentang Rp 20 juta – Rp 45 juta.

7. Ritel dan Barang Konsumsi (FMCG)

Sektor fast-moving consumer goods dikenal stabil. Brand Manager di perusahaan multinasional bisa mendapatkan Rp 30 juta – Rp 60 juta. Untuk posisi Sales Director, nominalnya bisa mencapai Rp 100 juta ke atas, tergantung cakupan wilayah tanggung jawabnya.

8. Transportasi dan Logistik

Ledakan e-commerce menjadikan logistik sebagai tulang punggung. Supply Chain Manager digaji Rp 35 juta – Rp 70 juta per bulan. Country Manager di perusahaan logistik multinasional menerima paket gaji yang mencapai Rp 90 juta – Rp 150 juta.

9. Pendidikan Tinggi dan Riset

Rektor universitas swasta terkemuka atau dekan fakultas dengan riset publikasi tinggi bisa mendapatkan gaji Rp 25 juta – Rp 60 juta. Namun, untuk peneliti di lembaga non-profit, rentangnya lebih sempit, yakni Rp 10 juta – Rp 25 juta.

10. Pariwisata dan Perhotelan

Sektor ini bangkit kembali pasca-pandemi. General Manager hotel bintang lima di Bali atau Jakarta menerima gaji Rp 40 juta – Rp 80 juta, sedangkan Executive Chef dengan spesialisasi internasional berkisar antara Rp 25 juta – Rp 50 juta.

“Angka-angka tersebut mencerminkan gaji untuk seseorang berdasarkan pengalaman, kualifikasi dan pertimbangan lainnya. Angka-angka dalam panduan kami hanya mewakili gaji kotor bulanan,” demikian penjelasan resmi yang dikutip Lurusin.com dari dokumen panduan Adecco.

Sebagai catatan, rentang gaji di atas bersifat indikatif dan bergantung pada negosiasi antara kandidat dan perusahaan, termasuk benefit tambahan seperti bonus tahunan, tunjangan transportasi, dan asuransi kesehatan. Informasi selengkapnya dapat diakses melalui laporan lengkap yang dirilis oleh Adecco Indonesia untuk periode 2026.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
khrisna-pertiwi

Reporter Investigasi. Reporter menelusuri klaim publik secara mendalam.

Comments (0)

User