IHSG Ditutup Menguat pada Akhir Pekan
Di lantai bursa Profindo Sekuritas, Jakarta, Jumat (22/9/2023), para karyawan mengamati pergerakan harga saham yang terpampang pada layar monitor. Angka-an
Di lantai bursa Profindo Sekuritas, Jakarta, Jumat (22/9/2023), para karyawan mengamati pergerakan harga saham yang terpampang pada layar monitor. Angka-angka indeks bergerak naik, menutup sesi perdagangan akhir pekan dengan catatan positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil keluar dari tekanan, mengonfirmasi berlanjutnya optimisme terbatas di pasar modal domestik.
Sentimen akumulasi yang terjadi sepanjang sesi menunjukkan bahwa investor masih mempertahankan eksposur terhadap aset berisiko. Perbaikan data makroekonomi dalam negeri serta stabilnya nilai tukar rupiah menjadi katalis utama yang mendorong penguatan indeks.
Tekanan Eksternal Mereda, Pelaku Pasar Beralih Akumulasi
Pasar global yang cenderung mixed tidak sepenuhnya menyeret IHSG ke zona merah. Sebaliknya, investor justru memanfaatkan momentum teknikal untuk melakukan akumulasi selektif pada saham-saham unggulan. Data perdagangan menunjukkan bahwa frekuensi transaksi meningkat 8% dibandingkan sesi sebelumnya, sementara volume perdagangan tercatat melampaui rata-rata harian."Pasar saat ini lebih reaktif terhadap sentimen domestik. Keputusan bank sentral yang mempertahankan suku bunga serta terkendalinya inflasi inti memberikan kepastian bagi investor jangka pendek," ujar seorang analis pasar modal yang enggan disebutkan namanya.
Comments (0)