Identitas Sopir Truk yang Bikin Pria Gelantungan di Jaktim Sudah Diketahui
Polisi masih menyelidiki kasus senggolan kendaraan yang terjadi di kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Insiden yang berlangsung di jalan raya tersebut berujung pada aksi nekat seorang pria yang terpaksa
Polisi masih menyelidiki kasus senggolan kendaraan yang terjadi di kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Insiden yang berlangsung di jalan raya tersebut berujung pada aksi nekat seorang pria yang terpaksa bergelantungan di bagian depan truk boks. Dalam perkembangan terbaru, tim penyidik mengonfirmasi bahwa identitas sopir truk boks yang terlibat dalam peristiwa itu sudah berhasil diketahui.
"Iya, sudah (identitas sopir truk sudah diketahui)," ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, dalam keterangannya kepada Lurusin.com, Sabtu (27/6/2026).
Made Budi menjelaskan bahwa pihak Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Timur saat ini tengah menggerakkan berbagai upaya paksa untuk menangani kasus tersebut. Langkah itu diambil guna mempercepat proses penyidikan serta memastikan sopir truk boks dapat segera diperiksa untuk mengklarifikasi kronologi kejadian yang sempat menghebohkan warga.
Kronologi Senggolan di Jalan Raya Cibubur
Kasus bermula dari senggolan antarkendaraan yang melibatkan pria tersebut dengan truk boks. Alih-alih berhenti untuk menyelesaikan masalah, sopir truk justru melanjutkan laju kendaraannya. Kondisi itu membuat pria korban tak punya pilihan selain bergelantungan di bagian depan truk untuk menyelamatkan diri. Aksi berbahaya tersebut sempat terekam kamera warga dan viral di media sosial, sehingga memicu sorotan luas dari masyarakat.
Berdasarkan laporan media kami, kejadian di Cibubur itu berpotensi mengancam keselamatan jiwa. Pihak kepolisian langsung membentuk tim khusus dari Satreskrim guna mengusut tuntas peristiwa tersebut. Dengan identitas yang sudah dikantongi, polisi kini fokus melacak keberadaan sopir agar dapat dimintai keterangan.
"Saat ini pihak penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur juga tengah melakukan upaya paksa," tutur Made Budi.
Polisi berharap kasus ini segera menemukan titik terang. Pihak berwenang juga mengimbau kepada sopir truk tersebut untuk segera menyerahkan diri. Apabila terbukti melanggar hukum, sopir tersebut bisa dijerat dengan pasal berlapis terkait penganiayaan maupun undang-undang lalu lintas.
Lurusin.com akan terus memantau perkembangan penyidikan kasus ini dan menyajikan informasi terkini bagi pembaca.
Comments (0)