Mendagri Dorong Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Lurusin.com, Jakarta – Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, menyampaikan pesan strategis kepada mahasiswa Politeknik 'Ben Mboi' Universitas Pertahanan (Unhan) Nusa Te

Jul 07, 2026 - 23:36
0 0
Mendagri Dorong Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Lurusin.com, Jakarta – Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, menyampaikan pesan strategis kepada mahasiswa Politeknik 'Ben Mboi' Universitas Pertahanan (Unhan) Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam arahannya, Mendagri mendorong para mahasiswa pendidikan vokasi tersebut untuk tidak terpaku pada jalur karier konvensional sebagai anggota TNI, Polri, atau Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, lulusan vokasi memiliki modal keahlian teknis yang kuat untuk menjelajahi berbagai sektor, termasuk kewirausahaan dan industri swasta, guna memperluas kontribusi mereka bagi pembangunan bangsa.

Bekal Keahlian Khusus dari Pendidikan Vokasi

Tito menekankan bahwa pendidikan vokasi di Politeknik 'Ben Mboi' dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi spesifik dan aplikatif. Program studi seperti rekayasa pertahanan, logistik, atau teknologi informasi yang diajarkan di kampus tersebut, menurutnya, tidak hanya relevan dengan kebutuhan matra militer, tetapi juga sangat dibutuhkan di dunia usaha. “Lulusan vokasi memiliki keunggulan karena langsung siap pakai di lapangan. Keterampilan yang didapat di sini adalah aset berharga yang bisa dikembangkan ke berbagai bidang,” jelasnya dalam keterangan pers yang diterima media kami, Sabtu (27/6/2026).

“Saya ingin membuka pemikiran adik-adik ya. Vokasi ini penting, pendidikan keahlian khusus yang dilatihkan di sini,” ujar Tito, memberikan motivasi langsung kepada mahasiswa.

Mendorong Jiwa Kewirausahaan

Salah satu sorotan utama dalam arahan Mendagri adalah pentingnya mengembangkan jiwa wirausaha. Tito mencontohkan, lulusan vokasi dapat menciptakan lapangan kerja sendiri dengan memanfaatkan keahlian yang dimiliki, misalnya membuka bengkel khusus peralatan mekanik, jasa konsultansi teknologi, hingga startup yang menjawab kebutuhan pertahanan sipil. Di wilayah NTT yang memiliki potensi sumber daya alam dan pariwisata yang besar, peluang wirausaha semakin terbuka lebar. “Jangan hanya berpikir menjadi pegawai negeri atau anggota berseragam. Kalian bisa menjadi pengusaha mandiri yang turut membangun ekonomi daerah,” imbuhnya, seperti dilaporkan tim kami.

Menggali Potensi Mahasiswa di NTT

Kehadiran Unhan di NTT, melalui Politeknik 'Ben Mboi', sejak awal dimaksudkan untuk memperkuat sumber daya manusia di kawasan perbatasan. Mendagri mengapresiasi antusiasme mahasiswa yang disebutnya sebagai generasi muda potensial dari ujung timur Indonesia. Tito mengingatkan, tantangan pembangunan ke depan membutuhkan talenta yang mampu berinovasi di luar birokrasi tradisional, sejalan dengan visi pemerintah menciptakan wirausahawan-wirausahawan muda dari kampus vokasi. Dengan demikian, para lulusan tidak hanya menjadi tenaga profesional, tetapi juga agen perubahan sosial-ekonomi di masyarakat.

Pesan untuk Masa Depan Karier yang Fleksibel

Lebih lanjut, Mendagri menekankan pentingnya fleksibilitas dalam merancang karier. Pergeseran pola kerja, otomatisasi, dan ekonomi digital menuntut lulusan perguruan tinggi mampu beradaptasi dengan cepat. Keterampilan spesifik dari Unhan NTT, jika dipadukan dengan sikap kewirausahaan, akan memberikan nilai lebih saat bersaing di pasar kerja global. “Pemerintah akan terus mendorong kolaborasi antara kampus vokasi dengan industri agar mahasiswa mendapat pengalaman nyata,” tandas Tito, menutup arahannya yang disambut antusias para mahasiswa. Melalui pendekatan ini, diharapkan karier lulusan Unhan NTT tidak lagi terbelenggu sekat-sekat formal, melainkan melesat sesuai potensi dan kreativitas masing-masing individu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hafiz-rahman

Verifikator. Memverifikasi klaim viral via sumber terbuka.

Comments (0)

User