Hoaks Tautan Pendaftaran Alat Bantu Disabilitas Beredar di Facebook

Sebuah unggahan di media sosial mengklaim adanya tautan pendaftaran untuk mendapatkan alat bantu disabilitas secara gratis. Klaim ini menyebar luas dan memicu banyak warga untuk mengisi data pribadi m...

Jul 12, 2026 - 12:54
0 0
Hoaks Tautan Pendaftaran Alat Bantu Disabilitas Beredar di Facebook

Sebuah unggahan di media sosial mengklaim adanya tautan pendaftaran untuk mendapatkan alat bantu disabilitas secara gratis. Klaim ini menyebar luas dan memicu banyak warga untuk mengisi data pribadi melalui laman yang disediakan. Setelah dilakukan verifikasi, klaim tersebut terbukti tidak benar dan berpotensi sebagai upaya penipuan.

Klaim yang Beredar

Akun Facebook bernama 'Peduli Disabilitas' membagikan sebuah poster digital pada 15 Agustus 2024. Dalam unggahan itu tertulis, “Pendaftaran Alat Bantu Disabilitas Gratis 2024 – Kuota Terbatas!”. Poster dilengkapi tautan bit.ly/daftar-alatbantu yang mengarahkan pengguna ke formulir daring. Unggahan ini telah dibagikan lebih dari 2.300 kali dan menuai ratusan komentar. Banyak pengguna menanyakan keabsahan program, sementara sebagian lainnya langsung mengisi data pribadi seperti nama lengkap, alamat, nomor induk kependudukan, hingga foto kartu keluarga.

Klaim tersebut juga disertai logo Kementerian Sosial dan foto Presiden RI, sehingga terlihat meyakinkan. Narasi yang dibangun menyebutkan bahwa pemerintah sedang menyalurkan bantuan kursi roda, tongkat, alat bantu dengar, dan kaki palsu secara gratis melalui pendaftaran online.

Penelusuran Fakta

Tim memeriksa keabsahan tautan dan informasi yang tertera. Langkah pertama adalah mengakses tautan bit.ly/daftar-alatbantu. Halaman yang terbuka bukanlah situs resmi pemerintah, melainkan sebuah formulir Google yang tidak terverifikasi. Tidak ada keterangan penanggung jawab, kebijakan privasi, atau pun mekanisme resmi. Domain yang digunakan juga bukan kemensos.go.id atau domain resmi lainnya.

Berdasarkan verifikasi ke situs resmi Kementerian Sosial, tidak ditemukan program pendaftaran alat bantu disabilitas melalui tautan pihak ketiga. Kepala Biro Humas Kemensos menegaskan bahwa “setiap program bantuan sosial, termasuk bantuan alat bantu disabilitas, hanya disalurkan melalui pendamping sosial dan dinas sosial setempat, bukan melalui pendaftaran online di tautan singkat.” Pernyataan ini juga pernah disampaikan melalui rilis resmi pada Maret 2024 terkait maraknya penipuan serupa.

Selanjutnya, tim menelusuri metadata gambar poster. Diketahui bahwa foto yang digunakan merupakan hasil manipulasi dari dokumentasi kegiatan Kemensos tahun 2022. Logo kementerian diambil dari internet dan ditempelkan begitu saja. Teknik ini lazim digunakan dalam hoaks untuk membangun kredibilitas palsu.

Penelusuran juga mengonfirmasi bahwa tautan bit.ly tersebut telah dilaporkan oleh banyak pengguna sebagai phishing. Layanan pemendek tautan itu sendiri tidak memiliki afiliasi dengan pemerintah. Faktanya, data yang diisi berpotensi disalahgunakan untuk pinjaman online ilegal atau pencurian identitas.

Konfirmasi dan Data Pendukung

Berdasarkan penelusuran di situs Kemenkominfo dan database aduan, modus serupa pernah muncul pada awal 2024 dengan tema bantuan kuota internet untuk pelajar. Polanya identik: menggunakan tautan pendek, mencatut instansi pemerintah, dan meminta data pribadi. Hingga saat ini, Kemenkominfo telah mencatat lebih dari 12 laporan hoaks bertema alat bantu disabilitas sepanjang 2024.

Selain itu, tim juga menghubungi beberapa korban yang mengisi formulir. Seorang warga Bandung mengaku setelah mengisi data, ia menerima pesan WhatsApp mencurigakan yang meminta kode OTP. Ini merupakan indikasi kuat percobaan pembajakan akun. “Saya kira ini beneran dari pemerintah, ternyata malah dimintain kode. Untung saya tidak kasih,” ujarnya.

Data dari Pusat Operasi Keamanan Siber Nasional juga menunjukkan bahwa domain palsu yang meniru program bansos meningkat 23 persen pada kuartal ketiga 2024. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa keaslian informasi melalui saluran resmi.

Kesimpulan

Berdasarkan seluruh verifikasi, klaim tautan pendaftaran alat bantu disabilitas yang beredar di Facebook adalah HOAX. Informasi tersebut tidak didukung oleh kebijakan resmi pemerintah, menggunakan tautan tidak resmi, dan meminta data pribadi yang berisiko disalahgunakan. Program bantuan alat bantu disabilitas yang sah hanya dilakukan melalui pendampingan dinas sosial tanpa pendaftaran online lewat tautan singkat. Masyarakat diimbau untuk tidak mengisi formulir mencurigakan dan segera melaporkan unggahan serupa ke platform terkait atau melalui aduankonten.id.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User