RSUD Kubu Raya Sediakan Akses Ramah Disabilitas
Kubu Raya, Kalimantan Barat — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuan Besar Syarif Idrus yang berlokasi di Kabupaten Kubu Raya kini menjadi sorotan seiring pen
Kubu Raya, Kalimantan Barat — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuan Besar Syarif Idrus yang berlokasi di Kabupaten Kubu Raya kini menjadi sorotan seiring peningkatan fasilitas aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Rumah sakit yang masuk dalam kategori rumah sakit terpencil program quick win ini menunjukkan komitmen serius pemerintah daerah dalam pemerataan layanan kesehatan inklusif.
Dalam pemantauan terkini, sejumlah fasilitas pendukung mobilitas bagi pasien berkebutuhan khusus telah tersedia dan berfungsi dengan baik. Keberadaan infrastruktur ini menjadi angin segar bagi warga Kubu Raya dan sekitarnya yang selama ini harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan ramah disabilitas.
Transformasi Layanan di Ujung Negeri
RSUD Tuan Besar Syarif Idrus merupakan salah satu dari sedikit fasilitas kesehatan milik pemerintah di wilayah terpencil Kalimantan Barat yang mendapatkan perhatian khusus melalui program percepatan. Program quick win yang digulirkan oleh Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menargetkan peningkatan standar layanan di rumah sakit pinggiran agar setara dengan rumah sakit di wilayah perkotaan.
Berdasarkan data yang dihimpun, langkah-langkah strategis yang telah dilakukan manajemen rumah sakit mencakup beberapa aspek utama:
- Pemasangan ramp atau jalur landai di setiap pintu masuk utama dan unit pelayanan
- Renovasi toilet khusus disabilitas dengan handrail dan ruang yang cukup bagi pengguna kursi roda
- Penyediaan kursi roda tambahan di area pendaftaran dan ruang tunggu
- Pemasangan guiding block atau ubin pemandu bagi penyandang tunanetra di koridor utama
- Loket pendaftaran khusus dengan meja yang lebih rendah
Dari Ketertinggalan Menuju Inklusivitas
Perjalanan RSUD Tuan Besar Syarif Idrus dalam membangun fasilitas ramah disabilitas bukanlah perkara mudah. Berlokasi di Kecamatan Sungai Raya, rumah sakit ini menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan anggaran yang cukup signifikan. Namun, dengan adanya program quick win, sejumlah prioritas pembangunan infrastruktur dapat direalisasikan dalam kurun waktu singkat.
Seorang tenaga medis yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa perubahan fasilitas ini sangat terasa dampaknya bagi pasien. Ia menceritakan bagaimana sebelumnya pasien dengan keterbatasan fisik kerap mengalami kesulitan hanya untuk memasuki area pendaftaran karena tidak adanya jalur khusus.
"Dulu pasien pakai kursi roda harus diangkat oleh keluarga karena pintu masuknya bertangga. Sekarang sudah ada ramp, mereka bisa mandiri. Ini sangat penting untuk martabat pasien,"
ungkapnya pada Jumat (6/2/2026).
Standar Pelayanan dan Regulasi
Pemenuhan akses disabilitas di fasilitas kesehatan publik bukan sekadar inisiatif, melainkan amanat undang-undang. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas secara tegas menyatakan bahwa setiap penyandang disabilitas berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang mudah diakses. Pemerintah daerah wajib memastikan bahwa seluruh fasilitas publik, termasuk rumah sakit, memenuhi standar aksesibilitas.
RSUD Tuan Besar Syarif Idrus menjadi bukti bahwa regulasi tersebut dapat diimplementasikan meskipun dengan keterbatasan sumber daya. Program percepatan menjadi katalis yang memungkinkan rumah sakit ini untuk melompat dari ketertinggalan infrastruktur menuju standar layanan yang lebih baik.
Harapan ke Depan
Meskipun progres yang dicapai patut diapresiasi, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Beberapa area seperti jalan menuju unit gawat darurat dan tempat parkir khusus disabilitas masih memerlukan perbaikan. Manajemen rumah sakit berkomitmen untuk terus menyempurnakan fasilitas yang ada secara bertahap.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Dinas Kesehatan setempat juga menyatakan akan terus mengawal pengembangan RSUD Tuan Besar Syarif Idrus. Rumah sakit ini diharapkan menjadi model bagi fasilitas kesehatan terpencil lainnya di Kalimantan Barat dalam hal pelayanan inklusif bagi penyandang disabilitas.
Keberhasilan peningkatan akses disabilitas di rumah sakit terpencil ini menunjukkan bahwa dengan kebijakan yang tepat dan dukungan anggaran yang memadai, tidak ada alasan bagi fasilitas kesehatan publik untuk tidak ramah terhadap seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
[SOCIAL_TWEET]: Fasilitas ramah disabilitas kini hadir di RSUD Tuan Besar Syarif Idrus Kubu Raya! Rumah sakit terpencil program quick win ini buktikan layanan inklusif bukan cuma milik kota besar. Ramp, toilet khusus, guiding block — semua tersedia. #AksesDisabilitas #KesehatanInklusif #KubuRaya [SOCIAL_TG]: 🏥 Kabar baik dari Kubu Raya! RSUD Tuan Besar Syarif Idrus kini lengkapi fasilitas ramah disabilitas lewat program quick win. Ramp, toilet khusus, dan guiding block sudah terpasang. Pelayanan inklusif kini bisa dinikmati warga daerah terpencil! 💪♿
Comments (0)