Dipakai Harian, Segini Konsumsi BBM Honda Vario EVO 160

Jakarta - Belum lama berselang sejak peluncurannya di Tanah Air, tim redaksi Lurusin.com berkesempatan untuk merasakan langsung performa Honda Vario EVO 160 dalam pemakaian sehari-hari. Pengujian dil

Jul 07, 2026 - 22:45
0 0
Dipakai Harian, Segini Konsumsi BBM Honda Vario EVO 160

Jakarta - Belum lama berselang sejak peluncurannya di Tanah Air, tim redaksi Lurusin.com berkesempatan untuk merasakan langsung performa Honda Vario EVO 160 dalam pemakaian sehari-hari. Pengujian dilakukan selama satu minggu penuh, dan salah satu aspek yang paling kami soroti adalah efisiensi bahan bakarnya. Maklum, bagi sebagian besar pengguna skuter matik di Indonesia, konsumsi BBM menjadi pertimbangan utama.

Unit yang kami gunakan adalah varian tertinggi, yaitu Vario EVO 160 ABS. Motor ini hadir dengan segudang pembaruan, termasuk di sektor jantung pacu. Lantas, seberapa irit ia dalam kondisi jalanan perkotaan yang kerap macet hingga rute yang lebih lancar? Berikut hasil penelusuran kami.

Spesifikasi Mesin dan Basis Performa

Sebagai pengingat, Honda Vario EVO 160 dibekali mesin eSP+ (enhanced Smart Power Plus) berkapasitas 156,9 cc dengan sistem pendingin cairan. Mesin ini mampu memuntahkan tenaga maksimal hingga 15,4 PS dan torsi puncak 14 Nm. Sebuah peningkatan yang cukup signifikan dibanding pendahulunya. Teknologi eSP+ sendiri diklaim tidak hanya meningkatkan performa, tetapi juga membuat proses pembakaran lebih efisien sehingga berpotensi menekan konsumsi bahan bakar.

Metode dan Rute Pengujian

Dalam uji coba ini, kami menerapkan metode pengisian bahan bakar penuh (full-to-full) untuk mendapatkan angka konsumsi BBM yang akurat. Rute yang dilalui sangat beragam, mencerminkan aktivitas harian masyarakat urban pada umumnya. Sekitar 60% perjalanan dilakukan di dalam kota Jakarta dengan kondisi lalu lintas padat merayap dan sering berhenti di lampu merah. Sementara 40% sisanya merupakan perjalanan di jalan luar kota dan jalan tol dalam kota dengan kecepatan konstan antara 60 hingga 80 km/jam.

Hasilnya, setelah menempuh jarak lebih dari 150 kilometer dan kembali mengisi bensin hingga penuh, konsumsi bahan bakar Vario EVO 160 tercatat sekitar 47,2 kilometer per liter. Angka ini kami nilai sangat impresif untuk skuter matik 160 cc yang kerap diajak bermanuver di tengah kemacetan. Dalam beberapa momen ketika berkendara santai di rute yang lebih lengang, konsumsi bahkan sempat menyentuh 50 km/liter. Sebaliknya, saat terjebak kemacetan parah, angkanya turun ke kisaran 42-43 km/liter, yang tetap tergolong hemat.

Pengalaman Berkendara dan Faktor Pendukung Efisiensi

Selain mesin, terdapat beberapa faktor yang berkontribusi terhadap efisiensi ini. Salah satunya adalah fitur Idling Stop System yang otomatis mematikan mesin saat motor berhenti lebih dari tiga detik, lalu menyala kembali dengan halus begitu tuas gas diputar. Penggunaan rangka eSAF (enhanced Smart Architecture Frame) yang lebih ringan namun tetap kokoh juga disebut-sebut membantu mengurangi bobot total kendaraan, sehingga beban mesin lebih ringan. Pihak Honda pun menjamin keamanan rangka ini 100%.

Dari sisi kenyamanan, Vario EVO 160 terasa responsif untuk akselerasi awal, namun tetap halus. Posisi berkendara yang rileks dan bagasi luas yang mampu menampung helm full-face menjadi nilai tambah untuk mobilitas harian. Sistem pengereman ABS pada varian ini juga memberikan rasa percaya diri tinggi saat harus berhenti mendadak di jalanan yang licin.

Dengan konsumsi BBM yang irit dan performa yang mumpuni, Honda Vario EVO 160 tampaknya menjadi pesaing kuat yang sangat layak dipertimbangkan, terutama bagi mereka yang mencari skuter matik modern untuk menemani aktivitas sehari-hari tanpa perlu sering mampir ke pom bensin.

Demikian hasil pengujian langsung dari tim Lurusin.com. Nantikan ulasan kami berikutnya hanya di platform berita otomotif terpercaya Anda.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sinta-pradana

Peneliti Data. Peneliti dan analis data untuk verifikasi.

Comments (0)

User