Di Hari Bhayangkara, Prabowo Titipkan Enam Amanah Penting untuk Polri

CIKEAS — Dalam suasana khidmat peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan serangkaian pesan strategis kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Acara yang berlang

Jul 08, 2026 - 05:09
0 0
Di Hari Bhayangkara, Prabowo Titipkan Enam Amanah Penting untuk Polri

CIKEAS — Dalam suasana khidmat peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan serangkaian pesan strategis kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Acara yang berlangsung di Satuan Latihan Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026) ini menjadi momentum penting bagi kepala negara untuk menegaskan arah transformasi institusi penegak hukum tersebut.

Menurut laporan media kami, terdapat enam poin krusial yang menjadi penekanan Presiden dalam pidatonya. Pesan-pesan ini mencakup aspek fundamental seperti hubungan dengan masyarakat hingga kesiapan menghadapi tantangan era digital yang semakin kompleks.

"Pertama, jagalah kepercayaan rakyat, karena kepercayaan adalah senjata terkuat seorang polisi,"

Kalimat pembuka tersebut menjadi fondasi dari seluruh arahan yang disampaikan. Prabowo menekankan bahwa legitimasi dan efektivitas kerja polisi sangat bergantung pada tingkat kepercayaan publik. Tanpa adanya kepercayaan dari warga, setiap langkah penegakan hukum akan kehilangan rohnya. Oleh karena itu, ia meminta agar kepercayaan ini tidak hanya dijaga, melainkan juga terus dirawat dan ditingkatkan melalui kinerja yang profesional dan berintegritas.

Pesan kedua yang tak kalah penting adalah imbauan untuk mendekatkan diri dengan rakyat. Presiden menginginkan agar Polri tidak menempatkan diri sebagai institusi yang eksklusif dan tertutup, melainkan hadir di tengah-tengah masyarakat, mendengarkan langsung keluh kesah mereka, serta secara proaktif menawarkan perlindungan dan rasa aman. Kedekatan ini dipandang sebagai kunci untuk menciptakan keamanan dan ketertiban yang partisipatif.

Menyentuh aspek profesionalisme, Prabowo juga memberi perhatian besar pada pentingnya penguasaan teknologi. Di era di mana kejahatan siber dan penyalahgunaan kecerdasan buatan kian marak, Polri dituntut untuk tidak gagap teknologi. Presiden mendorong agar seluruh personel, dari tingkat bawah hingga pimpinan, membekali diri dengan literasi digital yang mumpuni serta mampu mengoperasikan perangkat-perangkat penegakan hukum terkini.

Lebih lanjut, amanah lainnya berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan soliditas internal, serta konsistensi dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Keenam pesan ini dirangkai secara holistik sebagai cetak biru perjalanan Polri ke depan.

Puncak arahan Prabowo menegaskan satu visi besar: Polri harus bertransformasi menjadi garda terdepan yang tidak hanya reaktif terhadap gangguan keamanan, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan dan harapan rakyat. Dengan mengamalkan enam pesan ini, Polri diharapkan mampu menapaki era baru penegakan hukum yang lebih humanis, modern, dan tepercaya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dina-aulia

Editor Cek Fakta. Editor naskah cek fakta sebelum publikasi.

Comments (0)

User