Daftar 12 Wilayah Waspada Potensi Banjir Pesisir Jakarta Sampai 3 Juli

Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau rob yang dapat melanda sejumlah kawasan di pesisir utara Jakarta. Ber

Jul 07, 2026 - 23:43
0 0
Daftar 12 Wilayah Waspada Potensi Banjir Pesisir Jakarta Sampai 3 Juli

Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau rob yang dapat melanda sejumlah kawasan di pesisir utara Jakarta. Berdasarkan informasi resmi yang dihimpun media kami, peringatan ini akan berlangsung selama sepuluh hari, mulai tanggal 24 Juni hingga 3 Juli 2026.

Menurut laporan yang dikutip Lurusin.com dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena pasang maksimum air laut akan terjadi bersamaan dengan fase bulan purnama. Kombinasi ini diprediksi akan meningkatkan ketinggian pasang air laut secara signifikan dan memicu genangan rob di wilayah-wilayah yang berbatasan langsung dengan laut.

“Adanya fenomena pasang maksimum yang bertepatan dengan fase bulan purnama berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum, yang dapat berujung pada banjir pesisir di beberapa titik pantura Jakarta,” demikian bunyi peringatan BMKG yang disampaikan melalui saluran resmi.

Berdasarkan data yang dirilis BPBD DKI, sebanyak 12 wilayah dipetakan sebagai lokasi yang perlu diwaspadai. Kawasan-kawasan tersebut meliputi Kamal Muara, Kapuk Muara, Pluit, Penjaringan, Muara Angke, Ancol, Pademangan, Tanjung Priok, Koja, Cilincing, Kalibaru, dan Marunda. Seluruh titik ini merupakan daerah padat penduduk dengan aktivitas sosial-ekonomi yang tinggi, sehingga antisipasi dini menjadi sangat penting.

Antisipasi dan Imbauan Warga

BPBD DKI Jakarta mengimbau agar masyarakat yang tinggal di pesisir pantai utara segera melakukan langkah-langkah antisipasi. Beberapa di antaranya adalah mengamankan barang elektronik dan dokumen berharga, menyiapkan tempat evakuasi sementara, serta memantau informasi terkini melalui aplikasi atau situs resmi pemerintah daerah.

“Kami mendorong warga untuk selalu waspada dan berkoordinasi dengan pengurus RT/RW maupun aparat setempat jika air mulai memasuki permukiman. Bantuan darurat bisa diakses melalui layanan Jakarta Siaga 112,” ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta dalam keterangan resmi yang diterima Lurusin.com.

Periode kritis diperkirakan terjadi pada sekitar 27-28 Juni 2026, ketika fase bulan purnama mencapai puncaknya dan bersamaan dengan waktu pasang tertinggi. Potensi rob tidak hanya mengancam pemukiman, tetapi juga dapat mengakibatkan gangguan pada jalur transportasi, aktivitas pelabuhan, serta infrastruktur vital lainnya di Jakarta Utara.

Pemantauan situasi akan terus dilakukan oleh tim gabungan, sementara Lurusin.com akan memperbaharui perkembangan peringatan ini berdasarkan data resmi dari BMKG dan BPBD. Warga diimbau untuk tidak panik dan selalu mengikuti arahan otoritas setempat demi keselamatan bersama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sinta-pradana

Peneliti Data. Peneliti dan analis data untuk verifikasi.

Comments (0)

User