Cek Fakta: Klaim Menhan Buka Pendaftaran Dana Pensiun 2026

Sebuah unggahan video yang menampilkan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin tengah menyampaikan informasi tentang pembukaan pendaftaran dana pensiun tahun 2026 ramai beredar di platform pes...

Jul 12, 2026 - 04:14
0 0
Cek Fakta: Klaim Menhan Buka Pendaftaran Dana Pensiun 2026

Sebuah unggahan video yang menampilkan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin tengah menyampaikan informasi tentang pembukaan pendaftaran dana pensiun tahun 2026 ramai beredar di platform pesan instan dan media sosial. Video tersebut disertai narasi ajakan untuk segera mendaftar, dengan mencantumkan tautan yang tidak resmi. Namun, apakah klaim itu benar?

Klaim yang Beredar

Klaim yang tersebar menyatakan bahwa Menhan Sjafrie Sjamsoeddin secara resmi mengumumkan program pendaftaran dana pensiun untuk tahun 2026 dan membuka kesempatan bagi masyarakat luas untuk ikut serta. Dalam potongan video, terlihat sosok Menhan sedang berbicara di sebuah podium. Teks yang ditempelkan pada video dan keterangan unggahan menyiratkan bahwa ini adalah program baru dari pemerintah melalui Kementerian Pertahanan, dengan iming-iming manfaat finansial yang mudah dan cepat. Tautan pendaftaran yang disertakan mengarahkan ke situs tidak resmi yang meminta data pribadi.

Verifikasi dan Penelusuran

Berdasarkan verifikasi forensik terhadap video, ditemukan indikasi manipulasi. Analisis audio dan visual menunjukkan adanya ketidaksesuaian gerak bibir dengan suara yang terdengar. Tim Lurusin menelusuri jejak digital video tersebut dan menemukan bahwa potongan rekaman asli berasal dari pidato Menhan dalam sebuah acara serah terima jabatan di lingkungan Kementerian Pertahanan pada awal 2025, bukan pengumuman program pensiun. Rekaman asli tidak mengandung satu pun kata tentang “dana pensiun 2026” ataupun “pendaftaran”.

Penelusuran terhadap situs resmi Kementerian Pertahanan (kemhan.go.id) dan kanal informasi publik yang terverifikasi tidak menunjukkan satu pun pengumuman terkait program dana pensiun terbuka untuk masyarakat umum. Berdasarkan Peraturan Pemerintah dan Undang-Undang ASN, program pensiun di Indonesia dikelola oleh PT Taspen (Persero) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk aparatur sipil negara, bukan oleh Kementerian Pertahanan secara langsung kepada publik. Tidak ada dasar hukum atau pernyataan resmi dari kementerian yang mendukung klaim dalam video.

Lebih lanjut, tautan pendaftaran yang disertakan tidak mengarah ke domain resmi pemerintah (.go.id), melainkan ke blog tidak dikenal yang meminta pengisian nama, NIK, dan data perbankan—pola yang lazim digunakan dalam modus penipuan phishing.

Fakta di Balik Video

Faktanya adalah video Menhan Sjafrie Sjamsoeddin tersebut telah direkayasa. Audio yang dipalsukan disisipkan ke dalam rekaman visual pidato yang sudah tidak relevan dengan narasi yang dibangun. Kementerian Pertahanan tidak memiliki kewenangan untuk menyelenggarakan program dana pensiun bagi masyarakat sipil. Seluruh informasi yang tertera pada unggahan tersebut, mulai dari klaim, teks, hingga tautan, adalah tidak benar dan menyesatkan. Pihak Kemhan, melalui akun media sosial resminya, juga tidak pernah mengeluarkan pengumuman semacam itu. Data dari pengecekan di portal resmi Jaga Pemerintah (jaga.id) memperkuat bahwa tidak ada layanan baru terkait dana pensiun dari Kementerian Pertahanan untuk tahun 2026.

Kesimpulan

Berdasarkan verifikasi menyeluruh, klaim bahwa Menhan Sjafrie Sjamsoeddin membuka pendaftaran dana pensiun 2026 adalah SALAH dan termasuk dalam kategori HOAX. Video tersebut merupakan konten manipulatif yang bertujuan melakukan penipuan dengan mengeksploitasi figur pejabat publik. Masyarakat diimbau untuk tidak mengklik tautan mencurigakan dan selalu memeriksa kebenaran informasi melalui saluran resmi pemerintah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User