BYD Fang Cheng Bao Ti7 Keluar Jalur Produksi, Peluncuran Imminent
Produksi massal BYD Fang Cheng Bao Ti7 telah dimulai, menandakan tahap akhir sebelum peluncuran resmi. Unit pertama SUV listrik sporty itu terekam keluar d
Fang Cheng Bao Ti7 (kode internal STC7) merupakan model kedua dalam sub-merek Fang Cheng Bao setelah Bao 5. Berbeda dari Bao 5 yang mengusung sistem hibrida plug-in DMO (Dual Mode Off-road), Ti7 dikonfirmasi sebagai Battery Electric Vehicle (BEV) murni. Sumber dari pemasok mengonfirmasi platform baterai Blade generasi ketiga dengan kapasitas 102 kWh yang memberi jangkauan WLTP hingga 620 km. Dua motor listrik sinkron magnet permanen menghasilkan sistem penggerak all-wheel-drive dengan tenaga puncak 530 kW (711 hp) dan torsi 850 Nm, cukup untuk akselerasi 0–100 km/jam dalam 3,8 detik.
Desain eksterior mengadopsi bahasa "Star Voyage" yang lebih aerodinamis, dengan koefisien drag 0,26 Cd — terendah di segmen SUV listrik Tiongkok. Dimensi (P × L × T) berada di 4.850 × 1.950 × 1.720 mm dengan wheelbase 2.920 mm, sedikit lebih panjang dari Bao 5 namun lebih rendah. Interior mengusung tiga layar independen, sistem kokpit pintar DiLink 150, dan chip Snapdragon 8295. Suspensi udara adaptif dan rear-wheel steering hingga 10 derajat menjadi fitur standar untuk varian tertinggi. Harga estimasi berada di kisaran 320.000–380.000 yuan (sekitar Rp 710–845 juta), menempatkannya di atas Bao 5 yang dijual mulai 299.800 yuan.
Analisis Strategi Produksi dan Dampak Pasar
Keluarnya Ti7 dari jalur produksi bukan sekadar tonggak manufaktur, melainkan sinyal percepatan strategi BYD di segmen premium. Setelah Bao 5 mencatat penjualan kumulatif 72.000 unit dalam 12 bulan pertama (2025), BYD tampak percaya diri menambah varian BEV untuk menggaet konsumen yang menginginkan performa tinggi tanpa emisi lokal. Data internal menunjukkan kapasitas produksi awal Ti7 ditetapkan 8.000 unit per bulan, dengan rencana peningkatan menjadi 12.000 unit per bulan pada akhir tahun jika permintaan sesuai proyeksi.
“Ti7 menargetkan segmen yang selama ini dikuasai Tesla Model Y Performance dan Nio ES6, tetapi dengan harga lebih agresif dan fitur off-road yang tidak dimiliki keduanya,” ujar Zhang Yu, analis senior di China Automotive Technology and Research Center (CATARC). “Kehadiran Ti7 dapat mengganggu peta persaingan jika BYD mampu menjaga margin produksi melalui skala baterai Blade internal.”
Keputusan menjadikan Ti7 sebagai BEV murni juga relevan dengan tren pasar global: data CAAM menunjukkan pangsa BEV di segmen SUV premium Tiongkok naik dari 38% pada 2024 menjadi 52% pada kuartal pertama 2026. Namun, tantangan utama adalah infrastruktur pengisian cepat — Ti7 mendukung pengisian 800V dengan daya hingga 420 kW, tetapi jaringan stasiun pengisian ultra-fast BYD baru menjangkau 2.100 titik di seluruh Tiongkok per Juni 2026.
Perbandingan Spesifikasi Kunci: Ti7 vs Bao 5
| Parameter | Fang Cheng Bao Ti7 | Fang Cheng Bao 5 |
|---|---|---|
| Tipe Penggerak | BEV (baterai listrik murni) | PHEV (DMO hybrid) |
| Tenaga Sistem | 530 kW | 505 kW (gabungan) |
| Baterai | Blade 102 kWh | Blade 31,8 kWh + mesin 1.5T |
| Jangkauan WLTP | 620 km (listrik) | 1.200 km (gabungan) |
| 0–100 km/jam | 3,8 detik | 4,8 detik |
| Dimensi (mm) | 4.850 × 1.950 × 1.720 | 4.890 × 1.970 × 1.920 |
| Harga Estimasi (yuan) | 320.000–380.000 | 299.800–382.800 |
Dengan ramp-up produksi yang sudah berjalan, pengiriman pertama ke dealer diperkirakan terjadi pada Agustus 2026, bertepatan dengan pameran otomotif Chengdu Motor Show. Sementara itu, spekulasi mengenai ekspansi global Ti7 — termasuk kemungkinan masuk ke pasar Eropa dan Asia Tenggara — masih menunggu kepastian homologasi dan strategi harga internasional BYD.
Comments (0)