Berselisih Soal Uang Kembalian, Pemuda Tewas Ditikam Sahabat Saat Pesta Miras

Denting gelas dan tawa renyah yang semula memenuhi sebuah rumah kontrakan di kawasan Sukamaju, Bandung, perlahan berubah menjadi jerit histeris. Malam yang

Jul 10, 2026 - 00:18
0 0
Berselisih Soal Uang Kembalian, Pemuda Tewas Ditikam Sahabat Saat Pesta Miras

Denting gelas dan tawa renyah yang semula memenuhi sebuah rumah kontrakan di kawasan Sukamaju, Bandung, perlahan berubah menjadi jerit histeris. Malam yang diwarnai pesta minuman keras pada Sabtu (29/7) itu mencatat akhir tragis: seorang pemuda meregang nyawa di tangan sahabatnya sendiri. Darah segar menggenangi lantai semen, menyatu dengan pecahan botol dan aroma menyengat alkohol oplosan.

Polisi yang tiba di lokasi menemukan korban berinisial RA (21) sudah tak bernyawa dengan luka tusuk di dada kiri. Pelaku, AF (22), hanya bisa tertunduk dengan tangan berlumuran darah. Keduanya bukanlah orang asing; mereka berteman sejak bangku sekolah menengah dan kerap menghabiskan akhir pekan bersama.

Kronologi: Berawal dari Receh, Berakhir dengan Tikaman

Menurut keterangan saksi mata, malam itu RA dan AF bersama empat orang lainnya menggelar pesta kecil di rumah AF. Mereka mengumpulkan uang patungan untuk membeli beberapa botol minuman keras. Transaksi dilakukan dengan uang tunai, dan seorang di antara mereka mendapat tugas membeli miras ke warung terdekat.

Setelah pembeli kembali, terjadi selisih perhitungan. Uang kembalian yang seharusnya berjumlah Rp12.000 hanya diterima Rp7.000. Sisa Rp5.000 itulah yang menjadi sumbu pertikaian. Saksi menyebut AF menuduh RA sengaja mengambil selisih uang tersebut. RA membantah. Ketegangan yang awalnya dingin memanas hanya dalam hitungan menit.

Perang mulut berubah menjadi dorong-dorongan, lalu berlanjut perkelahian fisik. Keduanya sama-sama mabuk, logika tumpul ditelan emosi. AF yang lebih pendek dan kalah tenaga kemudian melangkah ke dapur. Saksi mendengar bunyi laci terbuka, dan tak lama kemudian AF muncul dengan sebilah pisau dapur bergagang kayu. Tanpa banyak kata, ia menusuk dada kiri RA satu kali. Tusukan itu tepat mengenai bilik jantung.

Fakta Kunci dan Rekam Jejak Pertemanan

RA sempat terhuyung mundur, memegangi dadanya yang mengucurkan darah. Tubuhnya roboh di depan pintu, sementara para saksi yang panik berhamburan keluar. Salah satu saksi menghubungi ketua RT, yang kemudian melapor ke Polsek setempat. Polisi tiba 20 menit setelah kejadian. RA dinyatakan meninggal di tempat.

Kapolsek Sukamaju, AKP Hendra Gunawan, dalam konferensi pers Minggu (30/7) mengonfirmasi bahwa pertengkaran itu murni dipicu uang kembalian Rp5.000. “Tidak ada riwayat konflik sebelumnya antara korban dan pelaku. Mereka berteman baik. Ini murni perselisihan sementara akibat pengaruh alkohol,” ujar AKP Hendra.

“Pelaku mengaku awalnya hanya ingin mempertanyakan kejujuran korban. Namun karena sama-sama mabuk, emosi tak terkendali. Satu tusukan langsung melumpuhkan korban,” tegas AKP Hendra.

Polisi menyita barang bukti berupa sebilah pisau dapur dengan panjang bilah 18 cm, dua botol bekas miras jenis ciu, serta pakaian korban yang sobek dan berlumuran darah. Pelaku AF telah ditetapkan sebagai tersangka dengan pasal pembunuhan sebagaimana diatur dalam Pasal 338 KUHP, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. AF tidak melakukan perlawanan saat ditangkap dan menunjukkan penyesalan mendalam di hadapan penyidik.

Bahaya Laten Miras Oplosan dan Eskalasi Kekerasan

Kasus ini menambah daftar panjang insiden kekerasan yang dipicu konsumsi alkohol. Data Kepolisian Daerah Jawa Barat menunjukkan sepanjang tahun ini, sebanyak 14 kasus penganiayaan berat hingga pembunuhan terjadi dalam konteks pesta miras di wilayah Bandung Raya. Angka itu naik dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Psikolog forensik dr. Nirmala Ayu, M.Psi., menilai alkohol mampu melipatgandakan agresivitas laten dan menghilangkan mekanisme kontrol diri dalam waktu singkat.

“Dalam beberapa menit, seseorang bisa berubah dari teman menjadi musuh. Ini bukan sekadar soal uang receh, melainkan ketidakmampuan otak yang teracuni alkohol untuk mengelola ego dan frus-tr asi,” tulis dr. Nirmala dalam keterangan tertulis.

Keluarga korban enggan memberikan pernyataan luas. Pihak kepolisian memastikan proses hukum tetap berjalan, sementara jenazah RA telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

[SOCIAL_TWEET]: Uang kembalian Rp5.000 jadi pemicu sahabat tikam sahabat saat pesta miras di Bandung. Korban tewas seketika, pelaku menyesal. Pisau dapur jadi bukti bisu. #KriminalJabar #StopMiras [SOCIAL_FB]: Dua sahabat berkumpul untuk pesta miras, pertengkaran soal uang kembalian receh berubah jadi maut. Satu tusukan di dada, nyawa pemuda 21 tahun melayang di tangan sahabatnya sendiri. Siapa yang bertanggung jawab? [SOCIAL_TG]: 🔪 Bersahabat sejak SMP, akhirnya saling tikam. Cuma gara-gara Rp5.000, nyawa melayang. Pesta miras di Bandung berujung petaka. AF kini mendekam, RA terbujur kaku. [TAGS]: penikaman, miras, perselisihan uang, kekerasan sahabat, kriminal Bandung

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User