JAKARTA UTARA — Warga Kampung Baru Kubur, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta

Kondisi Air Sumur Memburuk Pengamatan visual terhadap sampel air sumur di pemukiman padat tersebut menunjukkan tingkat kekeruhan yang tinggi. Air berwarna

Jul 09, 2026 - 23:56
0 0
JAKARTA UTARA — Warga Kampung Baru Kubur, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta

Kondisi Air Sumur Memburuk

Pengamatan visual terhadap sampel air sumur di pemukiman padat tersebut menunjukkan tingkat kekeruhan yang tinggi. Air berwarna kuning kecokelatan dengan partikel tersuspensi. Meskipun belum dilakukan uji laboratorium secara langsung oleh tim, secara kasatmata air tersebut berada jauh di bawah ambang batas kekeruhan maksimal yang ditetapkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 32 Tahun 2017, yaitu 25 NTU (Nephelometric Turbidity Unit) untuk air bersih.

Data Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta mencatat, wilayah Penjaringan termasuk dalam zona dengan tingkat intrusi air laut yang tinggi. Intrusi ini mendorong naiknya kadar salinitas dan mencemari akuifer air tanah dangkal yang menjadi sumber utama sumur warga. Akibatnya, selain keruh, air sumur juga kerap terasa asin dan meninggalkan residu pada peralatan rumah tangga.

Dampak pada Kehidupan Sehari-hari

Krisis ini berdampak langsung pada aktivitas dasar warga. Beberapa warga mengaku harus mengantre air bersih dari sumber alternatif, seperti gerobak air keliling dengan harga Rp 2.000–Rp 5.000 per jeriken 20 liter. Bagi keluarga berpenghasilan rendah, pengeluaran tambahan ini membebani anggaran rumah tangga.

“Air sumur sudah tidak bisa dipakai mandi, apalagi diminum. Kalau dipakai cuci, pakaian jadi kuning. Kami terpaksa beli air setiap hari,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Kondisi ini juga meningkatkan risiko kesehatan, terutama penyakit kulit dan diare. Menurut data Puskesmas Kecamatan Penjaringan, kasus diare di wilayah tersebut pada triwulan IV 2021 tercatat 127 kasus, naik 18% dibandingkan triwulan sebelumnya. Meskipun belum ada studi yang secara langsung mengaitkan kenaikan ini dengan kualitas air sumur, korelasi antara akses air bersih dan kesehatan masyarakat telah terdokumentasi dalam berbagai penelitian epidemiologi.

Penyebab dan Konteks Wilayah

Kecamatan Penjaringan memiliki karakteristik geografis yang rentan. Letaknya di pesisir utara Jakarta dengan elevasi hanya 0–1 meter di atas permukaan laut membuat kawasan ini mudah terpengaruh pasang surut air laut. Penurunan muka tanah yang mencapai 5–10 cm per tahun di Jakarta Utara, berdasarkan data kajian ITB dan Deltares, semakin memperparah intrusi air asin ke dalam lapisan tanah.

Keterbatasan jaringan perpipaan PDAM juga menjadi faktor utama. Menurut data Badan Pusat Statistik DKI Jakarta 2020, cakupan layanan air bersih perpipaan di Jakarta Utara baru mencapai 61%, salah satu yang terendah di DKI. Sisanya, termasuk sebagian besar Kampung Baru Kubur, masih mengandalkan air tanah yang kualitasnya terus menurun.

Respons Kebijakan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui program “Jakarta Waterfront City” dan percepatan jaringan pipa SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) menargetkan cakupan 100% pada 2030. Namun, hingga Januari 2022, progres di wilayah Penjaringan masih terkendala pembebasan lahan dan keterbatasan infrastruktur sekunder.

Di tingkat lokal, warga beberapa kali mengajukan permohonan bantuan tangki air bersih ke kelurahan. Namun, distribusi masih bersifat insidental dan belum menjadi solusi berkelanjutan. Tanpa intervensi struktural, krisis air bersih di Penjaringan berpotensi berulang setiap musim kemarau atau saat intrusi air laut meningkat.

Kondisi ini menunjukkan perlunya percepatan pembangunan infrastruktur air bersih terpadu di kawasan pesisir Jakarta, sekaligus mitigasi penurunan muka tanah agar krisis serupa tidak terus menghantui warga.

[TAGS]: Penjaringan, krisis air bersih, Jakarta Utara, air sumur keruh, intrusi air laut [SOCIAL_TWEET]: Warga Kampung Baru Kubur, Penjaringan, masih bergelut dengan air sumur keruh yang tak layak pakai. Cakupan PDAM rendah, intrusi air laut tinggi. Tanpa solusi struktural, krisis MCK akan terus berulang. #KrisisAir #Penjaringan #JakartaUtara [SOCIAL_FB]: Air sumur di Penjaringan keruh dan tercemar—warga terpaksa beli air untuk bertahan hidup. Apa akar masalahnya dan sejauh mana janji pemerintah terwujud? Simak fakta lengkapnya. [SOCIAL_TG]: 🚱 Krisis air bersih melanda Penjaringan, Jakarta Utara. Air sumur warga keruh dan terasa asin akibat intrusi air laut. Cakupan PDAM baru 61 persen. Warga terpaksa beli air jeriken demi MCK. Bantuan tangki masih sporadis. Simak selengkapnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User