Badung — Unum Bangun Lab Mutakhir di Jimbaran, Dilengkapi Quantum Computing
Universitas Udayana (Unud) mengumumkan pembangunan gedung Laboratorium Sistem dan Sarana Informasi dan Teknologi (LSS IT) di Kampus Bukit Jimbaran, Badung.
Universitas Udayana (Unud) mengumumkan pembangunan gedung Laboratorium Sistem dan Sarana Informasi dan Teknologi (LSS IT) di Kampus Bukit Jimbaran, Badung. Langkah ini merupakan respons strategis atas terbatasnya kapasitas TIK pasca kebakaran fasilitas serupa di Kampus Sudirman, Denpasar, pada 2023. Rektor Unud Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D. menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di Ruang Senat Gedung Agrokompleks Kampus Sudirman, Selasa (7/7) sore.
Kronologi Perencanaan dan Pendanaan
Pembangunan gedung LSS IT tidak terjadi secara spontan. Berikut urutan kejadian yang menjadi dasar pengembangan infrastruktur digital Unum:
- Kebakaran Gedung TIK Kampus Sudirman (2023) – Insiden ini menghancurkan pusat layanan teknologi informasi dan komunikasi utama universitas, memaksa pemindahan operasional ke Kampus Jimbaran dengan kapasitas yang sangat terbatas.
- Pengajuan hibah luar negeri ditolak – Pasca bencana, Unum mengusulkan pembangunan baru melalui skema hibah dari mitra internasional, namun Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) tidak memberikan persetujuan.
- Perolehan pendanaan SBSN – Usulan berikutnya berhasil mendapatkan alokasi dana melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), yang memungkinkan realisasi proyek tanpa membebani anggaran rutin kampus secara langsung.
- Konferensi pers pengumuman (7 Juli) – Rektor secara resmi mengumumkan dimulainya pembangunan gedung LSS IT di Kampus Bukit Jimbaran sebagai pusat komputasi mutakhir dan inovasi digital.
Fasilitas Berteknologi Tinggi
Gedung LSS IT dirancang dengan spesifikasi yang jauh melampaui fasilitas sebelumnya. Rektor menegaskan bahwa lab ini akan dilengkapi advanced computing, termasuk pengembangan quantum computing dan AI Center—teknologi yang masih langka di lingkungan perguruan tinggi Indonesia. Tidak hanya itu, ruang laboratorium juga mencakup:
- Student Creative Lounge Center – ruang inovasi mahasiswa untuk eksplorasi riset dan proyek kolaboratif.
- Inkubator startup – mendukung lahirnya perusahaan rintisan berbasis teknologi dari kalangan sivitas akademika.
- Training center – dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa, dosen, pemerintah daerah, maupun industri untuk pelatihan teknologi.
Kesiapan Sumber Daya Manusia
Prof. Sudarsana menekankan bahwa aspek pengelolaan sudah dipersiapkan secara matang. Sejumlah dosen dari Program Studi Teknik Elektro, Teknologi Informasi, dan Informatika yang memiliki kompetensi di bidang digital akan ditugaskan mengelola laboratorium. Para dosen tersebut selama ini telah aktif mendampingi pemerintah daerah di Bali dalam menyusun arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) serta masterplan TI di instansi pemerintah dan swasta. Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unum menambahkan, keberhasilan LSS IT tidak hanya diukur dari kecanggihan alat, melainkan dari kesiapan dan literasi SDM agar utilitasnya tetap tinggi dan tidak menjadi bangunan kosong.
Dampak Lintas Disiplin dan Pelestarian Budaya
Fasilitas komputasi modern ini dijadwalkan tidak hanya untuk kepentingan teknik dan informatika. Unum berencana mengembangkan aplikasi kecerdasan buatan (AI) di berbagai disiplin ilmu, termasuk digitalisasi naskah lontar sebagai warisan budaya Bali, sehingga dapat diakses secara daring. Ini menjadi salah satu wujud konkret integrasi teknologi dengan pelestarian pengetahuan lokal.
Dengan pembangunan berbasis SBSN dan dukungan SDM yang mumpuni, Unum menargetkan LSS IT menjadi pusat unggulan riset dan inovasi digital di Indonesia timur, sekaligus menutup celah layanan TIK yang terganggu sejak kebakaran 2023.
Comments (0)