5 Ketoprak Legendaris di Jakarta yang Rasanya Bikin Susah Move On!
Keberadaan ketoprak sebagai primadona kuliner kaki lima Jakarta seolah tak lekang oleh waktu. Perpaduan lontong, tahu goreng, tauge segar, dan siraman bumbu kacang yang kaya rempah terus memikat lida
Keberadaan ketoprak sebagai primadona kuliner kaki lima Jakarta seolah tak lekang oleh waktu. Perpaduan lontong, tahu goreng, tauge segar, dan siraman bumbu kacang yang kaya rempah terus memikat lidah warga Ibu Kota. Dari sekian banyak penjual, ada beberapa nama yang sudah melegenda karena bertahan hingga puluhan tahun dengan cita rasa yang nyaris tak berubah. Harganya pun tetap bersahabat, mulai dari Rp12.000 per porsi. Berdasarkan penelusuran di lapangan, berikut lima ketoprak legendaris di Jakarta yang wajib dicicipi.
1. Ketoprak Ciragil – Kebayoran Baru
Sejak tahun 1970-an, Ketoprak Ciragil sudah menjadi langganan warga Jakarta Selatan. Racikan bumbu kacangnya terasa gurih dengan sedikit sentuhan manis dari gula merah asli. Paduan kerupuk merah besar yang renyah dan sambal pedas yang bisa diatur sendiri menambah kenikmatan tiap suapan. Hingga kini, antrean pembeli masih setia mengular, terutama pada jam makan siang.
2. Ketoprak Petojo – Gambir
Berlokasi di kawasan Petojo, Jakarta Pusat, ketoprak ini sudah eksis lebih dari 40 tahun. Keistimewaannya terletak pada bumbu kacang yang lebih pekat dan berlimpah. Penjualnya meracik sendiri bumbu dari kacang tanah sangrai yang ditumbuk dengan ulekan batu, memunculkan aroma khas yang susah ditiru. Seporsi ketoprak di sini biasanya disajikan dengan telur rebus yang mempertegas rasa gurih.
3. Ketoprak Mas Rony – Cikini
Di Jalan Cikini Raya, ada gerobak sederhana milik Mas Rony yang sudah berjualan sejak 1985. Ciri khasnya adalah tambahan potongan ketupat yang lebih padat dan tahu sutra goreng yang lembut di dalam. Bumbu kacangnya cenderung lebih pedas karena digiling bersama cabai rawit. Banyak pelanggan setianya yang masih datang meski kini sudah bisa memesan lewat layanan pesan-antar.
4. Ketoprak Mang Dull – Tebet
Mang Dull memulai bisnisnya pada tahun 1980-an dan kini dikelola oleh anaknya. Resep bumbu kacangnya tak pernah berubah: campuran kacang tanah, bawang putih, dan sedikit terasi yang memberi rasa umami mendalam. Porsinya terkenal besar dengan tambahan bihun dan irisan mentimun yang menyegarkan. Seporsi ketoprak di sini biasanya dijual Rp15.000, sepadan dengan kelezatannya.
5. Ketoprak Blok S – Pasaraya
Di area parkir Pasaraya Blok M, berdiri lapak ketoprak yang sudah melayani pengunjung sejak 1990-an. Bumbu kacangnya lebih cair dan kental, meresap sempurna ke dalam lontong. Pantauan media kami, banyak pekerja kantoran yang masih menyempatkan mampir sebelum pulang kerja. Pelanggannya mengaku sulit move on dari rasa gurih dan pedas yang seimbang.
“Sejak kuliah tahun 1995 saya sudah suka beli di sini. Sampai sekarang rasanya nggak berubah, bumbunya tetap nendang,” ujar Mira, salah satu pelanggan setia Ketoprak Blok S.
Dari kelima tempat di atas, setiap penjual punya keunikan bumbu dan cara penyajian yang membuat pembeli rindu untuk kembali. Harga yang terjangkau dan lokasi yang mudah dijangkau menjadi alasan lain mengapa ketoprak tetap dicintai lintas generasi. Bagi pencinta kuliner tradisional, berburu ketoprak legendaris ini bisa menjadi agenda akhir pekan yang menggugah selera. Informasi selengkapnya mengenai rekomendasi kuliner legendaris di Jakarta dapat Anda simak di Lurusin.com.
Comments (0)