WHO Resmi Nyatakan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Berakhir

Kabar melegakan datang dari sektor pelayaran internasional. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mendeklarasikan berakhirnya wabah hantavirus yang sempat menghebohkan di kapal pesiar MV Hond

Jul 08, 2026 - 08:54
0 0
WHO Resmi Nyatakan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Berakhir

Kabar melegakan datang dari sektor pelayaran internasional. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mendeklarasikan berakhirnya wabah hantavirus yang sempat menghebohkan di kapal pesiar MV Hondius. Deklarasi ini disampaikan pada 2 Juli 2026 setelah seluruh kontak erat dari orang-orang yang terpapar menjalani masa karantina dan dinyatakan negatif.

Wabah yang pertama kali mencuat beberapa waktu lalu ini sempat memicu kewaspadaan global, mengingat tingkat fatalitas hantavirus yang cukup tinggi. Berdasarkan data resmi, total terdapat 13 orang terinfeksi dalam insiden ini. Dari jumlah tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia. Meski demikian, tidak ada lagi tambahan kasus baru sejak 25 Mei, menandakan bahwa rantai penularan telah berhasil diputus.

"Setelah kontak erat terakhir dari orang yang terpapar dinyatakan negatif dan menyelesaikan masa karantina, kami menyatakan wabah hantavirus di MV Hondius resmi berakhir," demikian pernyataan WHO dalam deklarasi resminya.

Hantavirus sendiri merupakan virus zoonotik yang ditularkan melalui hewan pengerat. Pada kasus di kapal pesiar, penularan biasanya terjadi melalui droplet atau partikel yang terkontaminasi urin dan kotoran tikus. Sindrom paru hantavirus atau Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang ditimbulkan memiliki tingkat kematian yang cukup signifikan, mencapai 30-40 persen.

Kronologi Penanganan

MV Hondius merupakan kapal pesiar yang beroperasi di rute-rute ekspedisi. Ketika wabah pertama kali terdeteksi, otoritas kesehatan internasional langsung bertindak cepat dengan mengisolasi kapal dan melakukan contact tracing terhadap seluruh penumpang serta awak kapal. Langkah karantina ketat diterapkan untuk memastikan tidak ada perluasan penyebaran ke komunitas di wilayah-wilayah yang menjadi tempat persinggahan kapal.

Sejak 25 Mei 2026, tidak ditemukan lagi kasus konfirmasi baru. Periode tenang ini menjadi indikator penting bagi WHO untuk akhirnya mencabut status wabah. Seluruh penumpang dan kru yang dinyatakan kontak erat kini telah menyelesaikan masa pemantauan penuh. Otoritas pelabuhan di negara-negara yang menjadi rute pelayaran MV Hondius sebelumnya juga telah mencabut pembatasan akses.

Dengan berakhirnya status wabah ini, operasional kapal pesiar serupa diharapkan dapat kembali normal. Namun demikian, protokol sanitasi dan pengendalian hama, khususnya pencegahan infestasi hewan pengerat di atas kapal, tetap diperketat untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. Demikian laporan yang dirangkum Lurusin.com dari data resmi WHO dan otoritas penerbangan dan pelayaran internasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hafiz-rahman

Verifikator. Memverifikasi klaim viral via sumber terbuka.

Comments (0)

User