2 Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati

Dua anggota Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) ditemukan tewas di kediaman mereka di kota Paveh, Provinsi Kermanshah, Iran barat, pada Selasa (30/6/2026). Serangan yang diduga dilakukan oleh pihak tida

Jul 07, 2026 - 23:23
0 0
2 Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati

Dua anggota Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) ditemukan tewas di kediaman mereka di kota Paveh, Provinsi Kermanshah, Iran barat, pada Selasa (30/6/2026). Serangan yang diduga dilakukan oleh pihak tidak dikenal itu juga melukai dua anggota IRGC lainnya. Insiden ini terjadi di kawasan yang sangat dekat dengan perbatasan wilayah Kurdistan, Irak, yang selama ini dikenal rawan konflik bersenjata.

Menurut laporan yang berhasil dihimpun Lurusin.com, televisi pemerintah Iran menggambarkan peristiwa ini sebagai "tindakan teroris dan pengecut". Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab. Namun, Teheran telah berulang kali menuding kelompok separatis Kurdi di daerah tersebut sebagai dalang di balik berbagai aksi kekerasan sebelumnya.

Konteks dan Ketegangan Regional

Serangan ini menambah panjang daftar insiden mematikan yang menarget pasukan keamanan Iran di sepanjang perbatasan barat. Paveh dan kota-kota sekitarnya kerap menjadi medan pertempuran antara IRGC dan kelompok bersenjata Kurdi. Pemerintah Iran secara konsisten menuduh kelompok-kelompok itu menjalin hubungan dengan Amerika Serikat dan Israel, dua negara yang dipandang Teheran sebagai musuh utama.

Ketegangan di kawasan itu telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Operasi militer Iran yang bernama "Hammer of the Revolution" dilaporkan meningkatkan intensitasnya di wilayah Kurdistan Irak, yang oleh Iran dianggap sebagai basis pelatihan dan perlengkapan bagi milisi Kurdi. Di saat yang sama, serangan balik berupa penembakan dan pengeboman terhadap patroli IRGC juga terus berlanjut.

"Ini bukan sekadar serangan terhadap dua individu, melainkan upaya untuk menciptakan ketidakstabilan di perbatasan yang sudah rawan," ujar seorang analis keamanan yang berbicara kepada Lurusin.com dengan syarat anonim.

Kedua korban tewas adalah anggota aktif IRGC yang bertugas di unit keamanan perbatasan. Sementara itu, dua rekan mereka yang terluka saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat. Media lokal melaporkan bahwa para penyerang berhasil melarikan diri ke arah pegunungan dan pencarian besar-besaran masih berlangsung.

Hingga saat ini, belum ada klaim resmi mengenai motif di balik pembunuhan ini. Meski begitu, pola serangan yang menyasar personel IRGC di kediaman pribadi menunjukkan modus operandi yang semakin berani. Lurusin.com akan terus memantau perkembangan penyelidikan dan pernyataan resmi dari pihak berwenang Iran.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dina-aulia

Editor Cek Fakta. Editor naskah cek fakta sebelum publikasi.

Comments (0)

User