10 Asosiasi Desa Siap Dukung Program MBG dan KDMP

Jakarta – Lurusin.com merilis laporan terbaru, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto bersama Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria menggelar pertemuan penting deng

Jul 06, 2026 - 14:01
0 0
10 Asosiasi Desa Siap Dukung Program MBG dan KDMP

Jakarta – Lurusin.com merilis laporan terbaru, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto bersama Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria menggelar pertemuan penting dengan sepuluh asosiasi desa nasional di Ruang Rapat Menteri, Selasa (23/6/2026). Pertemuan tersebut secara khusus membahas dukungan penuh terhadap dua program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Kesepuluh asosiasi yang hadir meliputi Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI), Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih, Pengurus Pusat Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PP PPDI), APDESI, Dewan Pimpinan Nasional PPDI, Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI), Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), Komunitas Pemerhati Desa dan Kelurahan Indonesia (KOMPAKDESI), Aliansi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI), serta Gerakan Masyarakat Desa (GEMA Desa).

Kesepakatan Strategis di Tingkat Akar Rumput

Menurut penuturan yang dirangkum tim Lurusin.com di lokasi, Yandri Susanto menegaskan bahwa program MBG dan KDMP bukan sekadar janji kampanye, melainkan strategi konkret untuk memperkuat fondasi ekonomi dan sosial dari tingkat paling bawah. “Kami mengajak seluruh asosiasi desa untuk menjadi garda terdepan. MBG memastikan anak-anak kita mendapat asupan bergizi sejak dini, sementara KDMP akan mengubah wajah ekonomi desa melalui koperasi yang sehat dan terintegrasi,” ujar Yandri di hadapan para perwakilan asosiasi.

“Program ini milik kita bersama. Desa bukan lagi objek pembangunan, tetapi subjek utama yang menggerakkan perubahan. Dukungan dari sepuluh asosiasi ini adalah bukti bahwa tekad membangun dari desa begitu kuat dan solid.”

Pernyataan senada disampaikan Wakil Menteri Ahmad Riza Patria yang menyoroti aspek pemberdayaan. “KDMP akan menjadi motor penggerak ekonomi desa. Dengan koperasi yang dikelola profesional, hasil bumi dan potensi lokal tidak lagi keluar mentah-mentah. Nilai tambahnya dinikmati langsung oleh warga desa,” tegasnya.

Komitmen Kolektif untuk Implementasi

Dari sisi asosiasi, dukungan disampaikan secara bulat. Perwakilan APDESI Merah Putih misalnya, menekankan kesiapan seluruh perangkat desa untuk menyukseskan distribusi MBG secara tepat sasaran. Sementara KOMPAKDESI dan AKSI menyatakan akan mengawal pembentukan dan pengelolaan KDMP agar berjalan transparan dan akuntabel. Salah seorang ketua asosiasi yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepada Lurusin.com, “Kami sudah menunggu momentum ini. Desa-desa sebenarnya sudah punya modal sosial dan ekonomi, tinggal disatukan dalam kerangka kebijakan yang jelas. MBG dan KDMP adalah jawaban atas kebutuhan nyata di lapangan.”

Pertemuan tersebut juga menghasilkan komitmen bersama untuk segera menyusun rencana aksi teknis di masing-masing desa. Para asosiasi berjanji akan menggerakkan seluruh jaringannya agar pelaksanaan kedua program ini berjalan serentak dan berkelanjutan. Sebagai informasi, program Makan Bergizi Gratis ditargetkan menyentuh seluruh anak usia sekolah dan balita di perdesaan, sedangkan KDMP diharapkan menjadi model koperasi modern yang menyediakan akses permodalan, distribusi logistik, serta pemasaran hasil produksi desa. Dengan dukungan sepuluh asosiasi strategis ini, pemerintah optimistis implementasi MBG dan KDMP akan berjalan lebih cepat dan tepat, menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan baru yang berkeadilan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
khrisna-pertiwi

Reporter Investigasi. Reporter menelusuri klaim publik secara mendalam.

Comments (0)

User