Washington — AS dan Iran Saling Serang, Trump Sesumbar

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali mencapai titik didih setelah militer AS melancarkan serangan signifikan terhadap sejumlah target di Iran

Jul 09, 2026 - 22:30
0 0
Washington — AS dan Iran Saling Serang, Trump Sesumbar

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali mencapai titik didih setelah militer AS melancarkan serangan signifikan terhadap sejumlah target di Iran dalam dua hari berturut-turut, Rabu dan Kamis. Serangan ini menandai eskalasi konflik langsung terbesar sejak ketegangan meningkat usai pembunuhan Jenderal Qasem Soleimani pada awal 2020. Presiden Donald Trump secara terbuka menyatakan bahwa operasi tersebut berjalan "sangat sukses" dan memperingatkan bahwa setiap respons dari Teheran akan dihadapi dengan kekuatan yang lebih besar.

Kronologi Serangan Dua Hari

Berikut adalah rangkaian peristiwa berdasarkan laporan dari Komando Pusat AS (CENTCOM) dan rekaman komunikasi Gedung Putih:

  1. Rabu pagi waktu setempat: Pasukan AS melancarkan gelombang pertama serangan rudal jelajah dan drone tempur ke fasilitas penyimpanan senjata dan pusat komando militer di Provinsi Kermanshah, Iran barat. Setidaknya 23 titik dihantam dalam operasi yang diberi kode sandi "Thunder Strike."
  2. Rabu malam: Unit siber Komando Siber AS menonaktifkan sistem radar dan komunikasi militer Iran di sepanjang garis pantai Teluk Persia. Pentagon mengonfirmasi bahwa serangan siber ini bersifat non-kinetik dan dirancang untuk "mengurangi kemampuan respons Iran."
  3. Kamis dini hari: Iran membalas dengan menembakkan sedikitnya 15 rudal balistik ke Pangkalan Udara Al Asad di Irak tempat pasukan AS bermarkas. Sistem pertahanan Patriot mencegat 12 rudal; tiga lainnya jatuh di area terbuka tanpa menimbulkan korban jiwa, menurut CENTCOM.
  4. Kamis sore: AS kembali menyerang tiga lokasi di Iran selatan, termasuk fasilitas pengembangan rudal di Bushehr. Gedung Putih menyebut serangan kedua ini sebagai "respons proporsional terhadap agresi Iran."

Pernyataan Trump

Dalam akun media sosialnya dan pidato singkat di Oval Office, Donald Trump menegaskan bahwa serangan tersebut "membuktikan supremasi militer AS." Ia menyebut operasi ini sebagai "pukulan telak yang belum pernah terjadi sebelumnya" dan mengklaim bahwa "lebih dari 80 persen target berhasil dihancurkan." Trump juga memperingatkan bahwa jika Iran melanjutkan provokasi, AS akan menghancurkan "aset-aset bernilai tinggi, termasuk infrastruktur nuklir yang tersisa."

Reaksi Iran dan Komunitas Internasional

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyebut serangan AS sebagai "tindakan agresi terang-terangan" dan melaporkan bahwa militer Iran telah disiagakan pada level tertinggi sejak Rabu. Di New York, Dewan Keamanan PBB menggelar sidang darurat atas permintaan Prancis dan Inggris. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak "pengendalian diri maksimum" dan menyerukan gencatan senjata segera.

Harga minyak mentah dunia melonjak 7,4% dalam dua hari terakhir menjadi $92,30 per barel pada penutupan pasar Kamis, tertinggi sejak Oktober 2023. Indeks ketakutan dan keserakahan pasar saham menunjukkan penurunan tajam ke zona "ketakutan ekstrem."

Analisis: Eskalasi yang Terukur?

Pengamat militer menilai bahwa meskipun skala serangan lebih besar dari biasanya, kedua pihak tampak selektif dalam memilih target untuk menghindari perang skala penuh. Target AS di Iran adalah fasilitas penyimpanan dan komando tanpa langsung menyasar objek nuklir, sementara serangan balasan Iran dihitung agar tidak menimbulkan korban di pihak AS. Namun, risiko salah perhitungan tetap tinggi, terutama dengan retorika eskalatif dari Washington.

Kementerian Pertahanan AS belum mengeluarkan pernyataan tentang jumlah pasti korban di pihak Iran, namun citra satelit yang dirilis perusahaan Maxar Technologies menunjukkan kerusakan "sedang hingga berat" di tiga lokasi. Kedubes AS di Baghdad telah memerintahkan evakuasi keluarga diplomat, dan maskapai internasional menutup rute di atas wilayah udara Iran dan Irak hingga pemberitahuan lebih lanjut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User