Trump Kritik Lagi soal Pemain AS Dapat Kartu Merah, Tuding Wasit Mencurigakan

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan kritik tajam terhadap keputusan wasit yang memberikan kartu merah kepada striker tim nasional AS, Folarin Balogun, dalam laga Piala Dunia 202

Jul 07, 2026 - 22:55
0 0
Trump Kritik Lagi soal Pemain AS Dapat Kartu Merah, Tuding Wasit Mencurigakan

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan kritik tajam terhadap keputusan wasit yang memberikan kartu merah kepada striker tim nasional AS, Folarin Balogun, dalam laga Piala Dunia 2026 melawan Bosnia. Trump secara terbuka mengungkapkan alasan di balik campur tangannya dalam insiden kontroversial tersebut, yang sebelumnya telah memicu perbincangan luas di kalangan pecinta sepak bola. Dalam pernyataan yang dilansir oleh AFP pada Senin (6/7/2026), Trump menyebut keputusan wasit itu “mengerikan” dan mengaku telah menghubungi Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk meminta peninjauan ulang.

Menurut laporan yang dihimpun oleh media kami, Trump menekankan bahwa ia tidak pernah meminta agar kartu merah itu dibatalkan secara langsung. “Saya hanya meminta mereka untuk melihat kembali rekamannya. Keputusan itu sangat tidak adil bagi pemain kami dan bagi negara ini,” ujar Trump dalam sebuah wawancara. Ia menambahkan bahwa komunikasi dengan Infantino dilakukan semata-mata demi keadilan, bukan untuk menekan otoritas sepak bola dunia. Namun, pengakuan ini justru menuai pertanyaan tentang sejauh mana seorang kepala negara dapat terlibat dalam keputusan teknis sebuah pertandingan olahraga internasional.

Perbincangan dengan Presiden FIFA

Detail percakapan antara Trump dan Infantino masih belum sepenuhnya terbuka ke publik, namun sumber-sumber yang dekat dengan Gedung Putih mengindikasikan bahwa pembicaraan itu berlangsung singkat dan bernada informal. Trump, yang dikenal sebagai penggemar berat olahraga, disebut-sebut menyampaikan kekesalannya atas keputusan wasit yang dianggap merugikan tim nasional AS secara tak proporsional. “Ini bukan soal menang atau kalah, ini soal integritas permainan,” kata Trump saat ditanya lebih lanjut oleh awak media.

Di sisi lain, FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai isi percakapan tersebut. Namun, langkah Trump ini sudah memicu kontroversi di kalangan pengamat sepak bola internasional. Beberapa pihak menilai campur tangan politis semacam ini berpotensi merusak independensi lembaga sepak bola dunia, sementara yang lain mendukung upaya transparansi yang diusung oleh presiden AS.

Kontroversi dan Penundaan Sanksi

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya oleh media kami, kontroversi telepon Trump kepada Infantino berujung pada penundaan sanksi yang seharusnya dijatuhkan kepada Folarin Balogun. Awalnya, kartu merah yang diterima Balogun di pertandingan fase grup Piala Dunia 2026 itu diyakini akan membuat sang striker absen pada laga penting berikutnya. Namun, proses peninjauan yang diminta Trump agaknya membuka celah bagi revisi keputusan, meskipun belum ada konfirmasi resmi dari FIFA soal nasib akhir sanksi itu.

Penundaan sanksi ini menimbulkan kegaduhan di kalangan tim lawan dan penggemar Bosnia, yang merasa keadilan pertandingan dikompromikan oleh tekanan politik. Federasi Sepak Bola Bosnia dan Herzegovina bahkan disebut-sebut tengah mempertimbangkan untuk mengajukan protes resmi terkait dugaan intervensi tersebut. “Kami percaya pada proses yang adil, namun kami tidak bisa menutup mata jika ada intervensi dari luar,” ujar seorang juru bicara federasi kepada media setempat.

Hingga berita ini diturunkan, tim nasional AS masih menunggu kepastian status Balogun. Di sisi lain, insiden ini semakin memanaskan atmosfer Piala Dunia 2026 yang sudah diwarnai oleh berbagai kejutan dan drama lapangan. Para pengamat menilai bahwa peristiwa ini akan menjadi ujian besar bagi FIFA dalam menjaga independensinya di tengah tekanan politis dari negara sekelas Amerika Serikat.

Trump sendiri, saat dikonfirmasi ulang, tetap pada pendiriannya bahwa ia hanya menginginkan “permainan yang bersih” dan tidak akan segan-segan menyuarakan pendapatnya jika melihat kejanggalan. “Wasit itu mencurigakan. Keputusannya tidak masuk akal, dan saya akan terus mengawal kasus ini,” tegasnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dina-aulia

Editor Cek Fakta. Editor naskah cek fakta sebelum publikasi.

Comments (0)

User