Sep 29, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Cek Fakta

Tim DVI Polda Kalsel Identifikasi 16 Korban Kapal Virgo

Banjarmasin — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali menorehkan capaian penting dalam proses identifikasi korban musibah

Tim DVI Polda Kalsel Identifikasi 16 Korban Kapal Virgo

Banjarmasin — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali menorehkan capaian penting dalam proses identifikasi korban musibah Kapal Virgo Transport 8. Sebanyak 16 korban berhasil diidentifikasi dalam gelombang terbaru ini, terdiri dari 15 jenazah yang teridentifikasi melalui metode primer serta satu korban melalui pencocokan data sekunder. Dengan tambahan tersebut, jumlah korban yang berhasil dikenali oleh tim gabungan terus bertambah, meski sebagian jenazah masih menyisakan tanda tanya bagi keluarga yang menanti kepastian.

Proses identifikasi ini menjadi babak krusial dalam tragedi yang mengguncang perairan Kalimantan Selatan tersebut. Tim DVI bekerja nyaris tanpa henti, mengombinasikan pemeriksaan sidik jari, rekam gigi, serta pengujian DNA untuk memastikan setiap temuan sesuai dengan data antemortem yang dikumpulkan dari keluarga korban.

Metode Identifikasi dan Tantangan Lapangan

Menurut keterangan pihak kepolisian, identifikasi dilakukan melalui standar internasional yang mencakup tiga metode utama: primary identifiers berupa sidik jari, gigi, dan DNA, serta secondary identifiers seperti ciri fisik, tato, dan barang bawaan korban. Dari 16 korban yang teridentifikasi, 15 di antaranya berhasil dikenali melalui jalur primer, sementara satu korban diidentifikasi lewat data sekunder yang diperkuat keterangan keluarga.

"Kami memastikan setiap proses identifikasi dilakukan secara ilmiah dan akuntabel. Tidak ada korban yang kami serahkan kepada keluarga sebelum data benar-benar cocok. Ini menyangkut hak duka keluarga, kami tidak boleh salah," ujar perwakilan Tim DVI Polda Kalsel dalam keterangan resminya.

Kondisi jenazah yang telah lama terendam air laut menjadi tantangan tersendiri. Beberapa di antaranya mengalami perubahan signifikan sehingga memerlukan pengujian laboratorium forensik yang lebih lama. Tim pun harus mengirimkan sampel ke Puslabfor Mabes Polri untuk mempercepat proses pencocokan DNA.

Daftar Korban dan Proses Serah Terima

Berikut sejumlah poin kunci terkait perkembangan terbaru:

  • Total 16 korban diidentifikasi pada gelombang ini, 15 via metode primer dan 1 via data sekunder.
  • Proses identifikasi melibatkan tim DVI, Puslabfor, dan Rumah Sakit Bhayangkara setempat.
  • Jenazah yang telah teridentifikasi segera diserahkan kepada keluarga dengan pendampingan psikologis.
  • Sejumlah korban masih dalam proses pemeriksaan lanjutan karena kondisi fisik yang sulit dikenali.

Serah terima jenazah dilakukan di rumah sakit rujukan dengan protokol ketat. Keluarga yang menerima jenazah didampingi tim psikologi untuk mengurangi beban emosional. Momen haru tak terhindarkan ketika peti jenazah diserahkan, sementara sebagian keluarga lain masih harus menunggu kabar atas anggota keluarganya yang belum teridentifikasi.

Imbauan kepada Keluarga Korban

Polda Kalimantan Selatan mengimbau keluarga korban yang belum menerima informasi untuk segera melapor ke posko DVI dan menyerahkan sampel pembanding DNA. Semakin lengkap data antemortem yang terkumpul, semakin cepat proses identifikasi dapat diselesaikan.

"Kami memahami penderitaan keluarga. Karena itu kami mengajak keluarga yang belum mendapat kabar untuk aktif memenuhi data yang kami butuhkan. Setiap sampel yang masuk mempercepat proses," tambah pihak kepolisian.

Musibah Kapal Virgo Transport 8 menjadi pengingat keras akan pentingnya standar keselamatan pelayaran di perairan Indonesia. Investigasi penyebab tenggelamnya kapal masih berjalan, sementara fokus utama saat ini tetap pada pencarian dan identifikasi korban. Tim DVI menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh proses identifikasi hingga korban terakhir dapat dikembalikan kepada keluarganya dengan layak.

Tim DVI Polda Kalsel berhasil identifikasi 16 korban kembali: • 15 korban via metode primer (sidik jari, gigi, DNA) • 1 korban via data sekunder Jenazah teridentifikasi telah diserahkan ke keluarga dengan pendampingan psikologis. Keluarga yang belum dapat kabar diminta segera lapor ke posko DVI & serahkan sampel DNA. Selengkapnya di Lurusin.com

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS sinta-pradana

Fact-Check Editor. Verifikator bersertifikasi IFCN. Memeriksa klaim viral dan disinformasi.

Comments (0)

User