Survei Litbang Kompas: Kepercayaan Publik terhadap Polri Melonjak ke Level 82,4%
Hasil survei terbaru yang dihimpun oleh lembaga penelitian menunjukkan adanya penguatan signifikan pada citra Korps Bhayangkara di mata masyarakat. Berdasarkan laporan yang diterima Lurusin.com pada
Hasil survei terbaru yang dihimpun oleh lembaga penelitian menunjukkan adanya penguatan signifikan pada citra Korps Bhayangkara di mata masyarakat. Berdasarkan laporan yang diterima Lurusin.com pada Jumat (26/6/2026), tingkat kepuasan dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri berhasil mencatatkan angka yang cukup tinggi, menembus level 82,4 persen.
Capaian ini menjadi sinyal positif bagi performa kelembagaan Polri. Apabila ditarik ke belakang, kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum ini sebelumnya berada di angka 76,2 persen pada tahun 2025. Artinya, dalam kurun waktu setahun terakhir, terjadi kenaikan kepercayaan sebesar 6,2 persen. Lonjakan ini dipandang sebagai buah dari upaya pembenahan internal serta pendekatan humanis yang dikedepankan oleh jajaran kepolisian di berbagai daerah.
Peningkatan Signifikan dalam Setahun Terakhir
Data yang dihimpun oleh tim peneliti menggambarkan tren positif yang konsisten. Sejumlah pakar menilai bahwa kenaikan ini tidak terlepas dari strategi Polri yang kini lebih mengedepankan transparansi dalam penanganan kasus serta peningkatan kualitas pelayanan publik, seperti pengurusan SIM, SKCK, dan pelaporan berbasis daring.
"Tren kepercayaan publik terhadap Polri menunjukkan pemulihan yang cukup kuat. Angka 82,4 persen di periode 2026 ini melampaui raihan tahun lalu yang stagnan di 76,2 persen," tulis rilis hasil survei yang dikutip media kami.
Upaya menjaga marwah institusi ini rupanya membuahkan hasil manis di tengah tantangan disrupsi informasi dan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap keadilan. Pengukuran ini menjadi penanda bahwa langkah kepolisian dalam membangun komunikasi sosial yang lebih terbuka berhasil membangun kembali kepercayaan yang sempat tergerus di era sebelumnya.
Metodologi Pengambilan Data
Survei ini digelar dengan standar metodologi yang ketat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka secara langsung kepada 1.200 responden yang tersebar di berbagai wilayah. Proses sampling dilakukan menggunakan metode acak bertingkat untuk memastikan keterwakilan demografi. Periode pengambilan data berlangsung dari tanggal 9 hingga 18 April 2026. Dengan jumlah sampel sebanyak itu, margin of error dalam survei ini berada dalam batas toleransi yang rendah, sehingga hasilnya dapat menjadi tolok ukur yang valid untuk menggambarkan persepsi publik secara nasional.
Dengan hasil ini, Polri diharapkan mampu mempertahankan serta meningkatkan kepercayaan publik yang sudah berhasil diraih.
Comments (0)