SMFG Buyback 5,4 Juta Saham, Kucurkan Dana Hampir Rp 3,6 Triliun
Tokyo - Grup keuangan raksasa asal Jepang, Sumitomo Mitsui Financial Group, Inc. (SMFG) kembali melanjutkan aksi korporasi pembelian kembali saham atau buyback. Perseroan tercatat menyerap jutaan lem
Tokyo - Grup keuangan raksasa asal Jepang, Sumitomo Mitsui Financial Group, Inc. (SMFG) kembali melanjutkan aksi korporasi pembelian kembali saham atau buyback. Perseroan tercatat menyerap jutaan lembar saham biasa dari pasar dalam dua minggu terakhir periode Mei.
Berdasarkan dokumen keterbukaan informasi yang diakses Lurusin.com dari laman resmi Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC), SMFG telah membeli kembali sebanyak 5.439.500 unit saham biasa. Transaksi ini dilaksanakan sepanjang 14 hingga 31 Mei 2026.
Total dana yang digelontorkan mencapai 32.393.160.200 yen Jepang atau sekitar 32,39 miliar yen. Jika dikonversikan ke dalam mata uang rupiah, nilainya mendekati Rp 3,6 triliun.
Langkah ini menjadi bukti komitmen manajemen dalam menjalankan strategi alokasi modal yang efisien. Aksi buyback umumnya ditempuh perusahaan untuk menopang harga saham di bursa, mengurangi jumlah saham yang beredar di publik, serta mendongkrak laba per saham alias earning per share (EPS).
Pengurangan jumlah saham beredar secara langsung meningkatkan porsi kepemilikan investor yang bertahan, sekaligus mengirim sinyal kuat bahwa manajemen menilai harga saham perseroan masih undervalued. Dengan fundamental keuangan yang solid, SMFG mampu menyerap kembali sahamnya dalam volume besar tanpa mengganggu likuiditas operasional.
Dalam laporan yang sama, SMBC selaku entitas anak menyampaikan bahwa program buyback ini masih dalam koridor persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham sebelumnya. Perseroan memiliki otoritas untuk melakukan pembelian kembali sesuai batas maksimum yang telah ditetapkan.
Sebagai salah satu institusi keuangan terbesar di Jepang, manuver SMFG ini turut mencuri perhatian investor global. Pasar akan terus memantau realisasi buyback pada periode selanjutnya, terutama untuk melihat dampaknya terhadap pergerakan saham di papan bursa Tokyo.
Dengan dana yang digelontorkan nyaris menembus angka 33 miliar yen, SMFG menempatkan aksi buyback ini sebagai salah satu yang paling agresif dalam sejarah operasionalnya. Langkah strategis ini diharapkan mampu memaksimalkan imbal hasil jangka panjang bagi para pemegang saham institusi maupun ritel di tengah dinamika pasar keuangan global yang masih penuh tantangan.
Comments (0)