Setelah Lampung, Jokowi Bakal Lanjut Safari Politik ke NTT dan Jabar
Lurusin.com, Jakarta – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), melanjutkan rangkaian safari politiknya ke berbagai daerah. Usai menggelar pertemuan di Lampung, mantan Kepala Negar
Lurusin.com, Jakarta – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), melanjutkan rangkaian safari politiknya ke berbagai daerah. Usai menggelar pertemuan di Lampung, mantan Kepala Negara itu dijadwalkan segera bertolak ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Kabar ini dikonfirmasi oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menjadi salah satu motor gerakan pendukung mantan presiden tersebut.
Ketua DPP PSI Bestari Barus melalui pesan singkat kepada Lurusin.com, Kamis (2/7/2026), menyatakan bahwa alasan dipilihnya NTT sebagai lokasi kedua dalam lawatan politik kali ini bukan tanpa dasar. “Pak Jokowi cinta NTT, dari semasa menjabat, karya beliau banyak di NTT,” ujarnya. Meski begitu, ia belum bisa memastikan tanggal keberangkatan maupun agenda detail kunjungan tersebut.
Sejumlah kalangan menilai safari politik Jokowi ini bagian dari upaya menjaga konsolidasi relawan menjelang peta politik 2029. NTT selama ini dikenal sebagai salah satu provinsi dengan tingkat elektabilitas tinggi bagi Jokowi saat pilpres lalu. Berbagai proyek infrastruktur di Pulau Flores, Sumba, dan Timor yang digarap semasa kepemimpinannya disebut menjadi magnet tersendiri bagi rencana kunjungan ini.
NTT Jadi Panggung Nostalgia Karya Infrastruktur
Selama dua periode memerintah, NTT menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional. Sejumlah bendungan, seperti Bendungan Napun Gete di Sikka dan Bendungan Rotiklot di Belu, menjadi monumen era Jokowi di wilayah ujung selatan Indonesia itu. Selain itu, peningkatan jalan perbatasan di Timor Tengah Utara serta pembangunan pelabuhan di Labuan Bajo semakin memperkuat jejak sang mantan presiden di provinsi berjuluk Flobamora tersebut.
Sumber di lingkar dekat Jokowi yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan bahwa safari ini bukan sekadar napak tilas pembangunan. “Ini bagian dari silaturahmi politik, mendengarkan aspirasi warga dan kader yang selama ini setia,” ungkapnya. Meski tak lagi menjabat sebagai presiden, Jokowi dinilai masih memiliki daya tarik politik yang besar di NTT, khususnya di kalangan wong cilik dan loyalis partai pengusung.
Giliran Jawa Barat Menyusul
Tak hanya NTT, rencana perjalanan politik Jokowi juga akan berlanjut ke Jawa Barat. Provinsi dengan jumlah pemilih terbesar ini menjadi target berikutnya dalam safari politik tersebut. Hingga kini, PSI maupun perwakilan Jokowi belum merilis jadwal pasti dan lokasi spesifik di wilayah Jabar. Namun, sinyal kunjungan itu sudah disampaikan ke sejumlah pengurus partai di daerah.
Jawa Barat, yang pada Pemilu Presiden 2024 lalu menunjukkan pergeseran suara, dinilai strategis untuk terus dirawat. Pengamat politik Universitas Padjadjaran menyebut safari ini dapat menjadi ajang pembacaan loyalitas politik pasca-pemerintahan. “Jokowi ingin memastikan jejaringnya tetap solid, dan Jabar adalah medan penting untuk itu,” ujarnya.
Dengan rangkaian safari politik yang mencakup Lampung, NTT, dan selanjutnya Jawa Barat, terlihat Jokowi tidak sekadar melakukan reuni dengan pendukung. Lawatan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa panggung politik nasional belum sepenuhnya ditinggalkannya. Publik pun menanti, pesan apa yang akan ia sampaikan di dua provinsi selanjutnya.
Comments (0)