Rombongan Pesilat di Jatim Saling Lempar Batu, Kaca Mobil Polisi Pecah

Insiden tawuran yang melibatkan rombongan pesilat pecah di Kecamatan Pakel, Tulungagung, Jawa Timur, pada Minggu dini hari (28/6/2026). Aksi saling lempar batu tersebut menimbulkan kerusakan, termasu

Jul 08, 2026 - 18:43
0 0
Rombongan Pesilat di Jatim Saling Lempar Batu, Kaca Mobil Polisi Pecah

Insiden tawuran yang melibatkan rombongan pesilat pecah di Kecamatan Pakel, Tulungagung, Jawa Timur, pada Minggu dini hari (28/6/2026). Aksi saling lempar batu tersebut menimbulkan kerusakan, termasuk kaca mobil patroli polisi yang pecah akibat terkena lemparan.

Menurut laporan yang dihimpun, peristiwa itu bermula saat iring-iringan konvoi penggembira acara Ijazah Kubro PSNU Pagar Nusa Trenggalek melintasi jalur Bandung-Pakel sekitar pukul 02.00 WIB. Rombongan yang tengah dalam perjalanan pulang tersebut melewati area persawahan di Desa Sambitan. Tiba-tiba, sekelompok pemuda yang diduga telah bersembunyi muncul dari tengah sawah dan langsung melontarkan batu ke arah massa konvoi.

Kapolsek Pakel, AKP Anwari, membenarkan adanya serangan mendadak itu.

"Saat massa melintas, tiba-tiba sekelompok pemuda yang sebelumnya bersembunyi muncul dari tengah persawahan dan melakukan pelemparan ke arah massa," ujar AKP Anwari.

Serangan tersebut memicu reaksi spontan dari rombongan pesilat yang membalas dengan lemparan batu. Bentrokan pun tak terhindarkan. Suasana di lokasi seketika berubah ricuh. Beberapa anggota rombongan dan warga sekitar berhamburan menyelamatkan diri.

Petugas kepolisian yang segera diterjunkan ke tempat kejadian berusaha membubarkan aksi tawuran. Namun, dalam upaya pengamanan tersebut, satu unit mobil patroli menjadi sasaran lemparan batu. Akibatnya, kaca mobil pecah dan sejumlah bagian bodi mengalami lecet. Beruntung tidak ada petugas yang terluka dalam peristiwa itu.

Hingga berita ini diturunkan, aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku pelemparan. Polsek Pakel juga meningkatkan patroli di titik-titik rawan untuk mencegah bentrokan susulan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk beberapa anggota rombongan konvoi yang sempat melihat sosok-sosok pemuda yang keluar dari persawahan.

Dari informasi yang diperoleh, iring-iringan penggembira itu sendiri merupakan bagian dari tradisi pasca-acara Ijazah Kubro, sebuah kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa di Trenggalek. Konvoi kendaraan roda dua dan empat biasanya mewarnai perjalanan pulang peserta, yang kali ini harus berakhir dengan insiden tidak menyenangkan.

Belum diketahui pasti motif penyerangan. Namun, petugas menduga kuat aksi tersebut dilakukan secara terencana, mengingat posisi persembunyian para pemuda di tengah persawahan yang gelap. Polisi juga tengah menelusuri kemungkinan adanya gesekan antarkelompok yang telah terjadi sebelumnya.

Pagar Nusa sendiri sebagai organisasi pencak silat di bawah naungan NU selama ini dikenal menjunjung tinggi nilai keislaman dan perdamaian. Insiden semacam ini diharapkan tidak mencoreng citra positif yang telah dibangun.

Lurusin.com akan terus memantau perkembangan penanganan kasus ini dan menyampaikan informasi terbaru seputar situasi keamanan di wilayah Tulungagung.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
ramadiansyah

Pemimpin Redaksi. Memimpin tim redaksi cek fakta dan akurasi.

Comments (0)

User