Prof. Basuki Supartono Dikukuhkan sebagai Guru Besar Kedokteran UPN Veteran Jakarta
Pengukuhan Guru Besar di Bidang Ortopedi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) resmi mengukuhkan Prof. DR. dr. Basuki Supartono, SpOT, FICS, MARS sebagai Guru Besar Fakultas Kedokt...
Pengukuhan Guru Besar di Bidang Ortopedi
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) resmi mengukuhkan Prof. DR. dr. Basuki Supartono, SpOT, FICS, MARS sebagai Guru Besar Fakultas Kedokteran. Upacara pengukuhan berlangsung khidmat di Auditorium Utama kampus, dihadiri oleh sivitas akademika, kolega sejawat, serta tamu undangan dari berbagai institusi kesehatan. Momen ini menandai pencapaian akademik tertinggi dalam karier Prof. Basuki, sekaligus memperkuat posisi UPNVJ sebagai pusat pendidikan kedokteran unggulan di Indonesia.
Dalam pidato pengukuhannya, Prof. Basuki memaparkan orasi ilmiah bertajuk "Transformasi Penanganan Cedera Olahraga melalui Pendekatan Kedokteran Presisi". Orasi tersebut menyoroti peran teknologi diagnostik mutakhir dan terapi regeneratif dalam mempercepat pemulihan atlet, sekaligus mengurangi risiko cedera berulang. Pemaparannya mendapat apresiasi luas karena menggabungkan riset terkini dengan pengalaman klinis puluhan tahun.
Rekam Jejak Akademik dan Profesional
Prof. Basuki Supartono menyelesaikan pendidikan dokter umum di salah satu universitas negeri terkemuka sebelum melanjutkan spesialisasi di bidang Ortopedi dan Traumatologi. Kecintaannya pada dunia kedokteran olahraga mendorongnya menempuh fellowship dan meraih gelar Fellowship of the International College of Surgeons (FICS). Tidak hanya unggul di bidang klinis, ia juga menunjukkan komitmen pada tata kelola kesehatan dengan meraih gelar Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS).
Karier akademiknya dimulai sebagai staf pengajar di Fakultas Kedokteran UPNVJ. Melalui dedikasi dalam penelitian dan bimbingan mahasiswa, ia berhasil menapaki jenjang kepangkatan dari Asisten Ahli hingga akhirnya mencapai jabatan Guru Besar. Publikasi risetnya tersebar di berbagai jurnal nasional dan internasional terakreditasi, terutama mengenai terapi sel punca pada cedera tulang rawan, biomekanika sendi lutut, serta pencegahan cedera pada atlet muda.
Kontribusi dalam Dunia Kedokteran Olahraga
Nama Prof. Basuki sangat erat kaitannya dengan perkembangan kedokteran olahraga di Indonesia. Selama lebih dari dua dekade, ia terlibat aktif sebagai tim dokter pada berbagai even olahraga nasional dan internasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional dan SEA Games. Keahliannya dalam mendiagnosis dan menangani cedera kompleks pada atlet menjadikannya rujukan utama bagi komunitas olahraga Tanah Air.
Salah satu kontribusi besarnya adalah pengembangan protokol "return-to-play" berbasis analisis biomekanika. Protokol ini memungkinkan tim medis menentukan secara tepat kapan seorang atlet bisa kembali bertanding tanpa risiko cedera ulang. Di lingkungan akademik, ia mendirikan pusat studi kedokteran olahraga yang menjadi wadah kolaborasi antara fakultas kedokteran, fisioterapi, dan ilmu keolahragaan.
Visi Memajukan Pendidikan Kedokteran di UPNVJ
Sebagai Guru Besar, Prof. Basuki menyatakan komitmennya untuk mendorong integrasi riset dan praktik klinis dalam kurikulum. Ia percaya bahwa mahasiswa kedokteran harus dibekali kemampuan berpikir kritis dan literasi riset sejak dini. "Pendidikan kedokteran bukan sekadar menghafal, melainkan membangun pola pikir ilmiah yang mampu menjawab tantangan kesehatan masa depan," ungkapnya dalam wawancara seusai pengukuhan.
Ia juga merancang program mentoring bagi dosen muda untuk mempercepat pencapaian jabatan akademik. Program ini mencakup pendampingan penulisan publikasi, metodologi riset, dan pengembangan keterampilan mengajar berbasis teknologi. Dengan langkah ini, UPNVJ diharapkan mampu melahirkan lebih banyak Guru Besar di bidang kedokteran dan disiplin ilmu lainnya.
Respons Sivitas Akademika dan Harapan Ke Depan
Rektor UPNVJ dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas pencapaian Prof. Basuki. Pengukuhan ini dinilai sebagai bukti nyata kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus, sekaligus motivasi bagi tenaga pendidik lainnya untuk terus berkarya. Para mahasiswa Fakultas Kedokteran mengungkapkan antusiasme tinggi, berharap dapat menimba ilmu langsung dari seorang Guru Besar yang memiliki pengalaman klinis luas dan jaringan internasional.
Dengan bertambahnya Guru Besar di bidang ortopedi dan traumatologi, UPNVJ semakin memperkokoh reputasi sebagai institusi yang mampu menghasilkan lulusan kompetitif. Prof. Basuki sendiri berharap fakultasnya dapat menjalin lebih banyak kolaborasi riset dengan universitas mitra di luar negeri, sehingga mahasiswa dan peneliti memiliki akses terhadap pengetahuan dan teknologi terkini. Pengukuhan ini bukan hanya seremoni akademik, tetapi penegasan akan kontribusi nyata UPNVJ dalam memajukan pendidikan kedokteran nasional.
Baca juga:
Comments (0)