Pria Panjat Menara Eiffel dan Kibarkan Bendera AS, Langsung Ditangkap Polisi
Paris — Seorang pria nekat memanjat Menara Eiffel dan mengibarkan bendera Amerika Serikat di salah satu landmark paling ikonik di dunia tersebut. Aksi yang terjadi pada Sabtu (4/7/2026) waktu setem
Paris — Seorang pria nekat memanjat Menara Eiffel dan mengibarkan bendera Amerika Serikat di salah satu landmark paling ikonik di dunia tersebut. Aksi yang terjadi pada Sabtu (4/7/2026) waktu setempat itu langsung berujung penangkapan oleh aparat kepolisian yang berjaga di sekitar area.
Berdasarkan laporan dari AFP dan Le Monde yang dikutip oleh Lurusin.com, Minggu (5/7/2026), pria tersebut terlihat memanjat struktur menara antara lantai dua dan tiga pada siang hari. Ia kemudian membentangkan bendera Bintang dan Garis, simbol nasional Amerika Serikat, yang langsung menarik perhatian pengunjung maupun petugas keamanan.
"Kami langsung mengamankan area dan mengevakuasi pengunjung di sekitar titik tersebut begitu mengetahui adanya aktivitas mencurigakan," ujar sumber kepolisian yang enggan disebutkan identitasnya kepada media kami.
Aksi pria tersebut diduga dilakukan dalam rangka memperingati 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat. Tanggal 4 Juli sendiri merupakan hari bersejarah bagi rakyat Amerika, dan pemilihan Menara Eiffel sebagai lokasi aksi tampaknya bukan kebetulan semata.
Menurut pantauan Lurusin.com, proses penangkapan berlangsung cukup dramatis. Tim kepolisian khusus ketinggian harus dikerahkan untuk mengamankan pria tersebut. Setelah beberapa saat, ia berhasil dibawa turun dan langsung digiring ke kantor polisi terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pihak kepolisian Paris hingga saat ini belum merilis identitas resmi pelaku maupun motif pastinya. Namun, sejumlah sumber menyebutkan bahwa pria tersebut diduga merupakan warga negara asing yang sudah beberapa hari berada di ibu kota Prancis.
Aksi nekat memanjat Menara Eiffel sebenarnya bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir, landmark setinggi 330 meter itu kerap menjadi sasaran aksi individu yang ingin menarik perhatian publik, baik untuk tujuan politik, protes, maupun sekadar mencari sensasi.
Pasca penangkapan, pihak pengelola Menara Eiffel memberlakukan penutupan sementara pada area lantai dua dan tiga untuk pemeriksaan keamanan. Ratusan wisatawan yang sedang berada di lokasi sempat diminta untuk menjauh dari area terdampak.
Kejadian ini juga memicu perdebatan tentang keamanan di lokasi-lokasi wisata utama Prancis, terutama menjelang berbagai perhelatan internasional yang akan berlangsung di negara itu. Tim keamanan disebut tengah mengevaluasi prosedur dan kemungkinan adanya celah yang memungkinkan insiden serupa terjadi di masa depan.
Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih terus berlangsung. Pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi apakah pria tersebut akan dikenai dakwaan pidana atau sekadar sanksi administratif. Yang jelas, aksinya telah menjadi tontonan publik dan menambah daftar panjang insiden keamanan di ikon wisata kelas dunia tersebut.
Comments (0)