Prabowo-Modi Teken Kemitraan Strategis Baru di Istana Merdeka

Deru mesin iring-iringan kendaraan kepresidenan memecah keheningan pagi di sekitar Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Ratusan anak sekolah yang berbaris rapi d

Jul 13, 2026 - 04:24
0 0
Prabowo-Modi Teken Kemitraan Strategis Baru di Istana Merdeka

Deru mesin iring-iringan kendaraan kepresidenan memecah keheningan pagi di sekitar Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Ratusan anak sekolah yang berbaris rapi di sepanjang Jalan Medan Merdeka Utara melambaikan bendera Merah Putih dan Triwarna India, menyambut kedatangan tamu kenegaraan yang istimewa. Di dalam mobil sedan hitam bernomor polisi India itu, duduk Perdana Menteri Narendra Modi, yang tiba untuk melakukan kunjungan resmi pertamanya ke Indonesia sejak pelantikan Presiden Prabowo Subianto. Suasana penuh warna-warni dan sorak sorai itu menandai babak baru hubungan bilateral dua negara demokrasi terbesar di Asia Tenggara dan Asia Selatan.

Upacara Kenegaraan Penuh Simbol

Setibanya di pelataran Istana Merdeka, PM Modi disambut dengan upacara militer lengkap. Dentuman meriam 19 kali mengiringi pemeriksaan pasukan, sementara lagu kebangsaan "Indonesia Raya" dan "Jana Gana Mana" mengumandang. Presiden Prabowo, mengenakan setelan jas gelap khasnya, menjabat tangan Modi dengan hangat. Di sisi karpet merah, para menteri Kabinet Indonesia Maju berbaris, termasuk Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Menteri Perdagangan Budi Santoso.

Kedua pemimpin kemudian memasuki veranda Istana Merdeka untuk melakukan pertemuan tatap muka sebelum melanjutkan ke pembicaraan tingkat delegasi. Menurut keterangan Sekretaris Kabinet, pertemuan tersebut berlangsung lebih dari dua jam, melampaui jadwal yang telah ditentukan, menandakan intensitas diskusi.

Peta Jalan Kemitraan Strategis Baru

Inti dari kunjungan ini adalah penandatanganan Perjanjian Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia-India, sebuah dokumen setebal 32 halaman yang memuat rencana kerja sama di lima bidang utama: pertahanan dan keamanan maritim, perdagangan dan investasi, energi hijau dan transisi digital, kesehatan dan farmasi, serta pendidikan dan pariwisata. Dokumen tersebut ditandatangani di hadapan kedua pemimpin di Ruang Cendrawasih setelah pernyataan bersama.

Presiden Prabowo dalam sambutannya menekankan pentingnya posisi India sebagai mitra strategis.

"Indonesia dan India memiliki warisan sejarah, kemiripan pandangan, dan kebangkitan ekonomi yang bisa menjadi motor penggerak kawasan. Kunjungan Perdana Menteri Modi bukan sekadar seremoni, tetapi penegasan komitmen kita untuk bekerja sama secara konkret,"
ujar Prabowo dengan nada serius. Ia juga menyebut bahwa kedua negara sepakat meningkatkan volume perdagangan bilateral menjadi US$50 miliar pada tahun 2029, naik dari posisi saat ini yang baru sekitar US$38 miliar.

Kerja Sama Pertahanan dan Maritim

Salah satu sorotan utama adalah kesepakatan di bidang pertahanan. Dalam dokumen bersama, kedua negara berkomitmen untuk memperdalam latihan militer bersama, termasuk latihan angkatan laut reguler Samudra Shakti yang akan ditingkatkan frekuensinya menjadi dua kali setahun. India juga menawarkan kerja sama produksi alutsista melalui program Make in India yang bisa disinergikan dengan kebijakan industri pertahanan dalam negeri Indonesia. Kesepakatan senilai US$120 juta untuk pengadaan sistem radar pantai buatan India juga diteken oleh menteri pertahanan kedua negara.

Di bidang maritim, Indonesia dan India sepakat memperkuat patroli terkoordinasi di perairan sekitar Andaman dan pintu masuk Selat Malaka. "Keamanan jalur laut adalah nadi perdagangan global. Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri," kata PM Modi dalam sesi tanya jawab dengan jurnalis seusai pertemuan.

Investasi Digital dan Transisi Energi

India yang tengah mengalami ledakan ekonomi digital melihat Indonesia sebagai pasar potensial. Sejumlah perusahaan teknologi India, seperti Tata Consultancy Services (TCS) dan Infosys, berkomitmen membuka pusat pengembangan perangkat lunak dan pelatihan tenaga kerja digital di Indonesia dengan nilai investasi mencapai US$500 juta dalam tiga tahun ke depan. Sementara itu, di sektor energi, India melalui International Solar Alliance mengajak Indonesia untuk mengembangkan proyek pembangkit listrik tenaga surya terapung di wilayah timur Indonesia.

Menteri Perdagangan Budi Santoso yang hadir di sesi penandatanganan mengungkapkan,

"Ini bukan hanya investasi modal, tapi investasi pengetahuan dan kapasitas sumber daya manusia. Kita akan belajar banyak dari pengalaman India dalam membangun ekosistem digital yang terintegrasi,"
ujarnya di sela acara.

Harapan dan Tantangan ke Depan

Meskipun kemitraan ini menjanjikan, sejumlah pengamat mengingatkan bahwa implementasi akan menjadi tantangan utama. Kedua negara memiliki birokrasi yang besar dan regulasi yang kadang tumpang tindih. Namun, optimisme tetap tinggi karena kedekatan personal antara Prabowo dan Modi yang sudah terbangun sejak Prabowo menjabat Menteri Pertahanan. Kunjungan ini menandai titik tolak yang lebih terstruktur, bukan hanya sekadar basa-basi diplomatik.

Di luar ruang rapat, suasana Jakarta siang itu terasa lebih bersahabat. PM Modi dijadwalkan melanjutkan kunjungan dengan berziarah ke makam pahlawan, sebelum bertolak ke Denpasar untuk menghadiri forum bisnis Indonesia-India. Hari yang dimulai dengan lambaian anak-anak itu berhasil menorehkan babak baru dalam hubungan dua raksasa Asia.

[SOCIAL_TWEET]: Presiden Prabowo dan PM Narendra Modi teken Perjanjian Kemitraan Strategis Komprehensif di Istana Merdeka. Sepakati target perdagangan US$50 miliar dan kerja sama pertahanan maritim. Babak baru hubungan Indonesia-India. #Prabowo #Modi #KemitraanStrategis #IndonesiaIndia[SOCIAL_TG]: 🤝✨ Presiden Prabowo dan PM Modi resmi teken perjanjian kemitraan strategis baru di Istana Merdeka. Target perdagangan naik ke US$50 miliar, kerja sama pertahanan diperdalam. Baca selengkapnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User