Sep 16, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Cek Fakta

Pertamina Patra Niaga Gaet Mahasiswa ITS Dorong Transisi Energi

Di tengah derasnya arus desakan transisi energi global dan target Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada 2060, komitmen sektor industri dalam merangkul dun

Pertamina Patra Niaga Gaet Mahasiswa ITS Dorong Transisi Energi

Di tengah derasnya arus desakan transisi energi global dan target Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada 2060, komitmen sektor industri dalam merangkul dunia akademis menjadi kian krusial. Langkah strategis ini terlihat saat PT Pertamina Patra Niaga menggelar program berbagi wawasan energi bersama ratusan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Pertemuan ini bukan sekadar kuliah umum biasa, melainkan panggung krusial untuk mengurai ketidakpastian lanskap energi masa depan.

Sebagai perpanjangan tangan PT Pertamina (Persero) di sektor hilir, Pertamina Patra Niaga memikul beban ganda yang tidak ringan. Di satu sisi, mereka harus menjamin ketersediaan dan keandalan pasokan bahan bakar minyak (BBM) hingga ke pelosok Nusantara. Di sisi lain, mereka dituntut melakukan akselerasi diversifikasi menuju energi yang lebih ramah lingkungan. Di sinilah keterlibatan institusi pendidikan tinggi seperti ITS menjadi elemen kunci dalam mematangkan peta jalan transformasi energi nasional.

Membangun Jembatan antara Akademisi dan Industri Energi

Kesenjangan antara teori akademis di ruang kelas dan dinamika riil di industri hilir migas sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi para calon lulusan teknik. Melalui ruang diskusi interaktif ini, Pertamina Patra Niaga membawa fakta-fakta lapangan—mulai dari kompleksitas pengelolaan rantai pasok (supply chain), tantangan distribusi geografis Indonesia yang berbasis kepulauan, hingga transformasi digital dalam penyaluran energi bersubsidi agar lebih tepat sasaran.

"Transisi energi tidak bisa berjalan dalam isolasi. Kami membutuhkan gagasan segar, inovasi teknologi, serta kesiapan sumber daya manusia dari perguruan tinggi seperti ITS untuk menjawab tantangan ketahanan sekaligus keberlanjutan energi nasional," tegas perwakilan manajemen Pertamina Patra Niaga di hadapan mahasiswa.

Respons dari civitas akademika ITS pun sangat antusias. Para mahasiswa diberikan gambaran nyata mengenai bagaimana teori teknik dan manajemen energi diimplementasikan dalam skala industri makro. Diskusi berlangsung dinamis ketika membahas isu efisiensi energi, pengurangan jejak karbon pada operasi logistik, serta potensi pengembangan energi baru terbarukan (EBT) berbasis riset lokal.

Tantangan Nyata dan Komitmen Masa Depan

Penelusuran terhadap kesiapan industri energi nasional menunjukkan bahwa adaptasi teknologi merupakan faktor penentu keberhasilan. Pertamina Patra Niaga memaparkan sejumlah fokus strategis perusahaan yang membutuhkan sinergi erat dengan dunia perguruan tinggi:

  • Digitalisasi Rantai Pasok: Modernisasi sistem pemantauan distribusi BBM secara real-time dari kilang hingga ke SPBU guna mencegah kelangkaan dan kebocoran.
  • Pengembangan Green Energy Station (GES): Memperluas jaringan stasiun pengisian energi yang terintegrasi dengan panel surya dan fasilitas pengisian kendaraan listrik (EV Charging/Swapping Station).
  • Dekarbonisasi Operasional: Menekan emisi karbon dalam seluruh aktivitas operasional pengangkutan dan penyimpanan bahan bakar melalui teknologi efisiensi tinggi.
  • Kolaborasi Riset Terapan: Membuka ruang bagi mahasiswa dan peneliti ITS untuk menguji coba inovasi teknologi energi yang berbiaya rendah namun berdampak besar.

Langkah Pertamina Patra Niaga menyambangi kampus ITS menegaskan satu hal penting: masa depan ketahanan energi Indonesia sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor. Tanpa adanya transfer pengetahuan yang intensif antara pelaku industri dan calon praktisi masa depan, ambisi mewujudkan transisi energi bersih yang berkeadilan berisiko berhenti sebagai wacana di atas kertas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS ramadiansyah

Editor Investigasi. Pemenang penghargaan jurnalisme investigasi. Spesialisasi: korupsi, kolusi, dan maladministrasi.

Comments (0)

User