Pelukan Hangat Prabowo Sambut PM India di Istana Merdeka

Suasana hangat dan penuh persahabatan menyelimuti Istana Merdeka, Jakarta, saat Presiden Prabowo Subianto menyambut Perdana Menteri India Narendra Modi dalam kunjungan kenegaraan bersejarah. Setibany

Jul 07, 2026 - 22:45
0 0
Pelukan Hangat Prabowo Sambut PM India di Istana Merdeka

Suasana hangat dan penuh persahabatan menyelimuti Istana Merdeka, Jakarta, saat Presiden Prabowo Subianto menyambut Perdana Menteri India Narendra Modi dalam kunjungan kenegaraan bersejarah. Setibanya di pelataran istana, kedua pemimpin langsung saling berjabat tangan dengan senyum lebar, lalu berpelukan hangat yang menggambarkan kedekatan hubungan bilateral kedua negara. Momen akrab itu menjadi sorotan utama para awak media yang telah menanti sejak pagi.

Menurut pantauan media kami, PM Modi tiba dengan limusin kenegaraan sekitar pukul 10.00 WIB setelah mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma. Presiden Prabowo yang berdiri di pintu gerbang utama menyapa tamunya dengan antusias. Setelah bertukar sapa singkat, keduanya berjalan berdampingan menuju ruang pertemuan untuk memulai diskusi tertutup. Upacara penyambutan resmi digelar dengan penghormatan bendera yang diiringi lagu kebangsaan kedua negara, menambah suasana khidmat dan hangat.

Simbol Persahabatan Strategis

Pelukan hangat antara Prabowo dan Modi bukan sekadar gestur protokoler biasa. Para pengamat hubungan internasional menilai bahwa sinyal kedekatan ini menegaskan kembali komitmen Indonesia dan India untuk mempererat kemitraan strategis di tengah dinamika geopolitik kawasan. Kedua negara telah lama menjalin kerjasama di bidang pertahanan, perdagangan, dan budaya, dan kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat fondasi itu lebih jauh.

"Kami sangat menghargai kunjungan Yang Mulia PM Modi. Ini adalah bukti nyata bahwa persahabatan antara Indonesia dan India bukan sekadar kata-kata, melainkan diwujudkan dalam tindakan dan kerjasama yang konkret," ujar Presiden Prabowo dalam sambutan singkat sebelum pertemuan bilateral.

PM Modi pun membalas dengan ungkapan serupa. Dalam pernyataan pers informal seusai penyambutan, ia menyebut Indonesia sebagai "mitra penting dalam skema Act East Policy India dan sahabat alami dalam menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik." Momen pelukan itu, katanya, adalah cerminan dari "kehangatan abadi yang telah ada sejak era Presiden Sukarno dan Perdana Menteri Nehru."

Agenda Kunjungan: Dari Ekonomi hingga Pertahanan

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian lawatan PM Modi ke sejumlah negara Asia Tenggara. Menurut informasi yang dihimpun Lurusin.com, sejumlah isu strategis akan dibahas dalam pertemuan bilateral, termasuk peningkatan kerjasama di sektor energi terbarukan, ketahanan pangan, konektivitas maritim, dan modernisasi alutsista. Kedua pemimpin juga dijadwalkan untuk membahas perkembangan terkini di kawasan, termasuk isu Laut China Selatan dan konflik di Timur Tengah.

Delegasi India berharap dapat mendorong penyelesaian kerja sama dagang yang selama ini terkendala sejumlah hambatan non-tarif. Sementara dari pihak Indonesia, momentum ini akan dimanfaatkan untuk memperluas akses ekspor produk strategis seperti kelapa sawit dan komponen baterai kendaraan listrik. Keterlibatan perusahaan India dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia, terutama di sektor digital, juga akan menjadi topik utama di meja perundingan.

Simbol Harapan di Tengah Dunia yang Terbelah

Di tengah meningkatnya polarisasi global, pelukan hangat antara dua pemimpin besar Asia ini dimaknai banyak pihak sebagai simbol harapan. Indonesia dan India, sebagai dua negara demokrasi terbesar di dunia, dianggap memiliki tanggung jawab untuk mempromosikan model kerjasama yang inklusif dan saling menguntungkan. Laporan ini akan terus diperbarui seiring dengan perkembangan diskusi yang masih berlangsung di dalam kompleks Istana Kepresidenan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dina-aulia

Editor Cek Fakta. Editor naskah cek fakta sebelum publikasi.

Comments (0)

User