Pegang 24,99% Saham, GOTO Buka Suara soal PHK Massal Tokopedia
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di PT Tokopedia yang mencuat setelah platform e-dagang itu diak
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di PT Tokopedia yang mencuat setelah platform e-dagang itu diakuisisi oleh TikTok. Merujuk dokumen keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Lurusin.com, emiten teknologi tersebut menegaskan posisinya sebagai pemilik 24,99% saham Tokopedia, sekaligus menanggapi kabar pemangkasan karyawan yang disebut-sebut mencapai 90% dari total tenaga kerja.
Dalam pernyataannya, GOTO menekankan bahwa langkah efisiensi yang diambil manajemen Tokopedia merupakan keputusan yang patut dihormati. Perseroan memandang bahwa restrukturisasi sumber daya manusia ini adalah bagian dari strategi penyesuaian organisasi yang tidak terhindarkan, terutama di tengah tekanan persaingan dan proses integrasi dengan ekosistem TikTok Shop yang semakin masif.
GOTO Hormati Keputusan Manajemen Tokopedia
GOTO menjelaskan bahwa setiap entitas di bawah naungan grup memiliki kewenangan penuh untuk menata ulang tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan bisnis dan arah pertumbuhan masing-masing. Meski tak lagi menjadi pengendali utama sejak TikTok masuk, kepemilikan 24,99% saham tetap memberi GOTO hak suara dan hak ekonomi atas kinerja Tokopedia.
"Kami menghargai langkah yang diambil Tokopedia. Ini merupakan bagian dari strategi penyesuaian organisasi yang diperlukan untuk menjaga keberlanjutan dan daya saing perusahaan," ujar manajemen GOTO dalam keterbukaan informasi, seperti dilaporkan Lurusin.com.
Perseroan tidak memerinci lebih jauh dampak finansial dari PHK massal tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasi. Namun, GOTO memastikan bahwa restrukturisasi di tubuh Tokopedia tidak akan mengurangi hak GOTO atas dividen maupun potensi kenaikan nilai investasi seiring transformasi bisnis yang dijalankan TikTok.
PHK Massal dan Dinamika E-Commerce
Informasi mengenai PHK massal di Tokopedia mencuat setelah sejumlah kalangan internal menyebut bahwa lebih dari 5.000 karyawan terdampak, meskipun baik Tokopedia maupun TikTok belum mengonfirmasi angka resmi. Sumber yang dekat dengan perusahaan mengatakan pemangkasan dilakukan secara bertahap, terutama pada divisi-divisi yang dianggap tumpang tindih dengan fungsi yang sudah ada di TikTok.
Pengurangan tenaga kerja dalam skala besar ini menjadi sorotan karena terjadi hanya beberapa bulan setelah TikTok resmi mengakuisisi dan mengendalikan operasional Tokopedia. Di tengah situasi tersebut, GOTO sebagai pemilik saham signifikan berada pada posisi yang unik: tetap menjadi mitra strategis, namun tidak memiliki kendali penuh atas keputusan operasional TikTok selaku pengendali.
Pasar modal sempat bereaksi dengan fluktuasi harga saham GOTO, tetapi stabil setelah perseroan memberikan kepastian bahwa restrukturisasi di Tokopedia tidak akan mengubah porsi kepemilikan maupun hak tata kelola yang dimiliki. Para analis pun mencermati bahwa penyesuaian organisasi ini bisa menjadi katalis positif bagi efisiensi Tokopedia, dengan catatan integrasi bersama TikTok berjalan mulus tanpa mengorbankan nilai sinergi di ekosistem GoTo Group.
Comments (0)