Momen Akrab Jokowi-JK di Hari Bhayangkara: Naik Buggy Car Bareng-Duduk Semeja
Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7/2026). Presiden RI ke-7 Joko Widodo (
Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7/2026). Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) hadir dalam acara tersebut, menampilkan potret kebersamaan yang jarang tersorot publik sejak keduanya tak lagi bersama di pemerintahan.
Berdasarkan laporan media kami di lokasi, Jusuf Kalla tiba lebih awal bersama sang istri, Mufidah Kalla. Tak lama berselang, Jokowi datang dan langsung disambut hangat oleh JK. Kedua tokoh nasional itu kemudian terlibat obrolan santai di ruang tunggu, menciptakan pemandangan yang mengundang perhatian banyak pihak.
Obrolan Akrab di Ruang Tunggu
Pantauan tim Lurusin.com, Jokowi dan JK tampak duduk semeja dan berbincang dengan ekspresi penuh senyum. Bahasa tubuh yang ditunjukkan kedua pemimpin senior ini mencerminkan hubungan personal yang tetap terjalin erat, meski dinamika politik kerap menempatkan mereka pada posisi berbeda dalam kontestasi elektoral. Momen ini sekaligus menepis spekulasi kerenggangan yang sempat beredar di ruang publik pasca-Pilpres 2024.
Keduanya terlihat larut dalam perbincangan yang berlangsung cukup lama sebelum acara puncak dimulai. Beberapa tamu undangan lain yang hadir di lokasi tampak menghormati momen kebersamaan tersebut dengan tidak mengganggu obrolan dua mantan pemimpin tertinggi negeri itu.
Bersama Menyusuri Arena dengan Buggy Car
Keakraban Jokowi dan JK semakin terlihat saat keduanya memutuskan untuk menaiki buggy car secara bersama-sama. Kendaraan kecil berwarna hijau khas Polri itu mengantar mereka menyusuri arena latihan Korbrimob menuju panggung utama acara. Dari atas buggy car, keduanya sesekali melambaikan tangan kepada para peserta upacara dan tamu undangan yang telah menanti.
"Beliau berdua memang hubungannya sangat dekat. Sejak zaman pemerintahan dulu, komunikasi tetap berjalan baik. Hari ini kita semua bisa melihat sendiri buktinya," ujar seorang pejabat yang enggan disebutkan namanya, saat dimintai keterangan oleh awak media.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini sendiri mengusung tema besar tentang profesionalisme dan kedekatan Polri dengan masyarakat. Kehadiran dua tokoh yang pernah memimpin negeri dalam formasi pemerintahan 2014-2019 itu menjadi sorotan utama, mengingat sejarah panjang kerja sama keduanya dalam membangun fondasi pembangunan nasional.
Momen kebersamaan ini juga menjadi sinyal positif bagi publik bahwa hubungan antar tokoh bangsa tidak selalu diwarnai rivalitas politik. Jokowi dan JK justru menunjukkan bahwa silaturahmi dan rasa saling menghormati tetap menjadi landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Comments (0)