Mobil Taksi Online Maxim Ringsek Tertabrak Kereta Api di Lampung Selatan

Natar, Lampung Selatan – Sebuah unit mobil taksi online Maxim mengalami kerusakan parah setelah tertabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di J

Jul 08, 2026 - 14:30
0 0
Mobil Taksi Online Maxim Ringsek Tertabrak Kereta Api di Lampung Selatan
Natar, Lampung Selatan – Sebuah unit mobil taksi online Maxim mengalami kerusakan parah setelah tertabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Jalan Sebiay, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Insiden ini menambah panjang daftar kecelakaan di perlintasan sebidang yang tidak dilengkapi pengaman standar.

Kecelakaan terjadi pada Kamis siang di perlintasan liar yang menghubungkan Jalan Sebiay dengan jalur kereta api aktif. Berdasarkan dokumentasi di lokasi kejadian, mobil berwarna putih tersebut ringsek pada bagian depan dan samping kanan, menandakan benturan keras dengan rangkaian kereta yang sedang melintas. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi terkait jumlah korban jiwa maupun kondisi pengemudi.

Kronologi Kejadian

  1. Kendaraan melintas di Jalan Sebiay – Mobil taksi online Maxim melaju dari arah permukiman warga menuju perlintasan kereta tanpa palang pintu.
  2. Tidak ada peringatan dini – Perlintasan tersebut tidak dilengkapi palang pintu, sirene, maupun petugas penjaga, sehingga pengemudi tidak mendapatkan sinyal bahaya akan datangnya kereta api.
  3. Kereta api melintas – Rangkaian kereta api yang melaju dari salah satu jalur tidak dapat melakukan pengereman mendadak, mengingat jarak dan tonase kereta yang besar.
  4. Tabrakan tak terhindarkan – Benturan terjadi di tengah perlintasan, mengakibatkan mobil terdorong dan rusak berat.
  5. Evakuasi dan dokumentasi – Warga sekitar segera mendatangi lokasi untuk membantu evakuasi dan mengamankan tempat kejadian.
  6. Pihak berwenang melakukan olah TKP – Kepolisian dan petugas PT KAI dikerahkan untuk menyelidiki penyebab kecelakaan dan mengatur lalu lintas.

Kondisi Perlintasan Tanpa Pengaman

Perlintasan di Jalan Sebiay, Kecamatan Natar, merupakan salah satu dari ratusan titik rawan di Lampung yang tidak memiliki perlengkapan keselamatan. Masyarakat setempat telah lama mengeluhkan minimnya perhatian pemerintah daerah maupun operator kereta api terhadap titik-titik perlintasan liar yang kerap memakan korban. Berdasarkan data Dishub Lampung Selatan, terdapat belasan perlintasan tidak berpalang di wilayah ini yang belum mendapatkan pembenahan signifikan.

Faktor Risiko dan Data Historis

Kecelakaan di perlintasan tanpa palang pintu di Indonesia menunjukkan tren mengkhawatirkan. Data Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mencatat, lebih dari 300 kecelakaan terjadi setiap tahun di perlintasan sebidang, dengan 64% di antaranya terjadi di perlintasan tanpa palang pintu. Lampung sendiri termasuk provinsi dengan angka kecelakaan kereta api-perlintasan sebidang cukup tinggi, dipicu oleh pertumbuhan jumlah kendaraan yang tidak diimbangi penambahan infrastruktur keselamatan.

Potensi Sanksi dan Tindak Lanjut

Pihak Maxim sebagai operator aplikasi belum mengeluarkan pernyataan resmi. Namun, insiden ini membuka kembali diskusi mengenai kewajiban perusahaan transportasi online dalam memberikan edukasi rute aman kepada mitra pengemudi. Sementara itu, PT KAI Divre IV Tanjungkarang diperkirakan akan melakukan inspeksi pada jalur di sekitar lokasi kejadian. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berencana menginventarisasi perlintasan tanpa palang untuk segera dipasangi alat keselamatan sederhana.

Belum diketahui secara pasti apakah kecelakaan ini murni akibat kelalaian pengemudi atau ketiadaan rambu menjadi faktor dominan. Pihak kepolisian masih menunggu hasil olah TKP dan keterangan saksi untuk menyimpulkan penyebab utama insiden.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User