Lurusin.com, Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika berkolaborasi dengan or
Program yang terselenggara berkat sinergi antara Diskominfo Jabar dan PWI Jabar ini dibagi ke dalam tiga angkatan, yakni angkatan ke-74, 75, dan 76. Untuk memudahkan akses para jurnalis di berbagai w
Program yang terselenggara berkat sinergi antara Diskominfo Jabar dan PWI Jabar ini dibagi ke dalam tiga angkatan, yakni angkatan ke-74, 75, dan 76. Untuk memudahkan akses para jurnalis di berbagai wilayah, panitia membagi lokasi pelaksanaan menjadi dua titik, yaitu Kota Bandung dan Kabupaten Majalengka.
Sesi pertama telah berlangsung di Bandung pada tanggal 24 hingga 25 Juni 2026. Bertempat di GOR PWI Jawa Barat, Jalan Wartawan II Nomor 23, sebanyak 100 wartawan dari berbagai media mengikuti proses uji kompetensi tersebut dengan antusias. Ratusan peserta yang hadir berasal dari beragam platform pemberitaan, mulai dari media cetak, media daring, hingga jurnalis televisi dan radio.
Kolaborasi ini dirancang untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas jurnalis di Jawa Barat sesuai dengan standar kompetensi yang ditetapkan nasional.
Tidak hanya berhenti di Bandung, program ini akan berlanjut ke Kabupaten Majalengka yang dijadwalkan bergulir pada bulan Juli 2026. Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, proses penjaringan peserta untuk sesi Majalengka saat ini masih berjalan secara terbuka. Panitia menyediakan kuota sebanyak 100 kursi bagi para jurnalis yang bertugas atau berdomisili di sekitar wilayah Ciayumajakuning dan sekitarnya.
Gratis, Dorong Kualitas Jurnalisme Daerah
Salah satu poin krusial yang menjadi daya tarik program UKW angkatan ini adalah pembebasan biaya atau gratis. Seluruh rangkaian uji kompetensi tidak dipungut biaya sepeser pun dari para peserta. Kebijakan ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah daerah untuk mempermudah para insan pers memperoleh sertifikasi resmi secara legal dan terstandarisasi.
Kepemilikan sertifikat UKW menjadi aspek vital dalam ekosistem pers modern. Tidak hanya menjadi bukti pengakuan atas kemampuan teknis peliputan dan penulisan, Uji Kompetensi Wartawan juga menjadi pembeda antara jurnalis profesional dengan mereka yang tidak mengindahkan kode etik jurnalistik. Dengan digelarnya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu lulus dan mendapatkan sertifikat kompetensi reporter muda, reporter madya, hingga reporter utama sesuai jenjang pengalaman masing-masing.
Langkah Diskominfo Jabar menggandeng PWI sebagai pelaksana teknis dinilai strategis mengingat PWI merupakan konstituen Dewan Pers yang berwenang menyelenggarakan sertifikasi semacam ini. Para penguji yang terlibat pun merupakan para wartawan senior dan tokoh pers nasional yang telah berpengalaman panjang di industri media. Melalui program ini, kualitas ekosistem pemberitaan di Jawa Barat diharapkan semakin solid, akurat, dan terhindar dari praktik jurnalisme yang tidak bertanggung jawab.
Comments (0)