Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat — Presiden Prabowo Subianto meresmikan Bendungan Meninting

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan bendungan merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pang

Jul 12, 2026 - 04:22
0 0
Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat — Presiden Prabowo Subianto meresmikan Bendungan Meninting

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan bendungan merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan air nasional. Proyek yang dikerjakan melalui Kementerian Pekerjaan Umum ini memiliki kapasitas tampung mencapai 18,7 juta meter kubik dengan luas genangan sekitar 185 hektare.

Solusi Krisis Air dan Pertanian Lombok

Bendungan Meninting dirancang untuk menjawab tantangan ketersediaan air di Pulau Lombok yang kerap mengalami defisit saat musim kemarau panjang. Dengan selesainya bendungan ini, sekitar 1.500 hektare lahan pertanian di Lombok Barat dan sekitarnya akan teraliri irigasi teknis secara berkelanjutan. Selain itu, bendungan ini juga diproyeksikan mampu menyediakan air baku sebesar 900 liter per detik untuk kebutuhan domestik dan industri di kawasan perkotaan Mataram dan sekitarnya.

“Ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah untuk hadir di setiap sudut negeri. Bendungan Meninting bukan sekadar konstruksi beton, melainkan simbol harapan bagi petani dan keluarga Indonesia yang menggantungkan hidupnya pada air,” ujar Presiden Prabowo di hadapan ratusan undangan dan masyarakat setempat.

Dampak Multi-Sektor dan Pemberdayaan Masyarakat

Selain fungsi utama sebagai penyedia air irigasi dan air baku, Bendungan Meninting juga memiliki potensi besar sebagai pengendali banjir untuk wilayah hilir yang selama ini rentan terdampak luapan sungai saat curah hujan tinggi. Pemerintah juga membuka peluang pemanfaatan bendungan sebagai destinasi ekowisata yang dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I menjelaskan bahwa proses konstruksi bendungan memakan waktu hampir empat tahun dengan melibatkan tenaga kerja lokal secara signifikan. “Kami berkomitmen bahwa proyek ini tidak hanya meninggalkan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kapasitas masyarakat. Lebih dari 60 persen pekerja konstruksi berasal dari warga lokal Lombok,” ujarnya.

“Bendungan ini bukan sekadar konstruksi beton, melainkan simbol harapan bagi petani dan keluarga Indonesia yang menggantungkan hidupnya pada air.”

Jaminan Keberlanjutan dan Pengelolaan

Presiden Prabowo menekankan pentingnya tata kelola pascakonstruksi agar manfaat Bendungan Meninting dapat dirasakan dalam jangka panjang. Pemerintah akan membentuk tim pengelola terpadu yang melibatkan pemerintah daerah, kelompok tani, dan Perum Jasa Tirta untuk memastikan operasional dan pemeliharaan bendungan berjalan optimal.

Beberapa aspek pengelolaan yang menjadi perhatian utama meliputi:

  • Sedimentasi: Penerapan konservasi daerah tangkapan air di hulu untuk memperpanjang umur bendungan.
  • Distribusi air: Sistem irigasi tersier yang merata hingga ke petak-petak sawah terkecil.
  • Pemberdayaan ekonomi: Pengembangan koperasi tani dan akses permodalan untuk petani penerima manfaat.
  • Pariwisata berkelanjutan: Penataan kawasan wisata dengan tetap menjaga fungsi utama bendungan.

Peta Infrastruktur Air Nasional

Bendungan Meninting merupakan bagian dari proyek strategis nasional (PSN) yang dicanangkan untuk memperkuat ketahanan air Indonesia. Hingga tahun 2026, pemerintah menargetkan penyelesaian lebih dari 60 bendungan di seluruh Indonesia, dengan fokus utama pada wilayah-wilayah yang rentan kekeringan dan memiliki produktivitas pertanian tinggi seperti Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Jawa bagian selatan.

Menteri Pekerjaan Umum yang mendampingi Presiden dalam peresmian ini menyampaikan bahwa investasi infrastruktur air terus menjadi prioritas anggaran. “Setiap rupiah yang dikeluarkan untuk bendungan adalah investasi jangka panjang bagi kedaulatan pangan. Bendungan Meninting memiliki rasio manfaat-biaya (BCR) yang sangat positif, diperkirakan kembali dalam 8-10 tahun operasi,” jelasnya.

Antusiasme Masyarakat dan Harapan Masa Depan

Peresmian Bendungan Meninting disambut antusias oleh masyarakat, khususnya para petani yang telah lama menanti kepastian pasokan air. Salah seorang tokoh tani setempat mengungkapkan rasa syukurnya, “Dulu kami hanya bisa tanam sekali setahun. Dengan bendungan ini, insya Allah kami bisa tanam tiga kali, hasil panen meningkat, dan anak-anak kami bisa sekolah lebih tinggi.”

Acara peresmian diakhiri dengan peninjauan fasilitas bendungan dan simbolis pembukaan pintu air oleh Presiden, disaksikan oleh jajaran menteri, gubernur NTB, bupati/wali kota se-Pulau Lombok, serta ribuan masyarakat yang memadati lokasi.

FAQ Esensial

T: Apa manfaat utama Bendungan Meninting bagi masyarakat Lombok?
J: Bendungan Meninting menyediakan irigasi untuk 1.500 hektare lahan pertanian, air baku 900 liter per detik untuk kebutuhan domestik dan industri, pengendalian banjir, serta potensi ekowisata yang menggerakkan perekonomian lokal.

T: Berapa kapasitas tampung Bendungan Meninting dan kapan mulai beroperasi?
J: Bendungan ini memiliki kapasitas tampung 18,7 juta meter kubik dengan luas genangan 185 hektare. Diresmikan pada 10 Juli 2026 dan langsung beroperasi penuh pascaperesmian.

T: Bagaimana pemerintah memastikan pengelolaan bendungan yang berkelanjutan?
J: Pemerintah membentuk tim pengelola terpadu yang melibatkan pemerintah daerah, kelompok tani, dan Perum Jasa Tirta, dengan fokus pada konservasi daerah tangkapan air, distribusi irigasi merata, dan pemberdayaan ekonomi petani.

[TAGS]: Bendungan Meninting, Prabowo Subianto, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, ketahanan air, irigasi pertanian

[SOCIAL_TWEET]: Presiden Prabowo resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat. Kapasitas 18,7 juta m³, siap irigasi 1.500 ha sawah dan air baku 900 l/detik. Solusi nyata kedaulatan pangan NTB! 🚜💧 #BendunganMeninting #PrabowoUntukIndonesia #KetahananAir

[SOCIAL_FB]: Kabar baik dari Lombok Barat! Presiden Prabowo Subianto baru saja meresmikan Bendungan Meninting, infrastruktur strategis yang akan mengairi 1.500 hektare pertanian dan menyediakan air baku bagi masyarakat. Dengan kapasitas 18,7 juta meter kubik, bendungan ini adalah jawaban atas tantangan kekeringan yang kerap melanda Pulau Lombok. “Bukan sekadar konstruksi beton, melainkan simbol harapan bagi petani Indonesia,” ujar Presiden. Mari kita kawal bersama agar manfaatnya berkelanjutan untuk generasi mendatang. 🌾💪 #BendunganMeninting #KedaulatanPangan #NTBMaju

[SOCIAL_TG]: 📢 BREAKING: Presiden Prabowo resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat (10/7/2026). Kapasitas 18,7 juta m³, irigasi 1.500 ha, air baku 900 l/detik. Solusi krisis air dan dorongan produktivitas pertanian NTB. Tim pengelola terpadu disiapkan untuk keberlanjutan. #InfrastrukturStrategis

[SOCIAL_THREADS]: Presiden Prabowo resmi membuka operasional Bendungan Meninting di Lombok Barat. Ini bukan hanya bendungan, tapi harapan baru bagi petani dan masyarakat NTB yang telah lama menanti kepastian air. Kapasitas 18,7 juta m³, siap mendukung pertanian tiga kali tanam setahun dan air bersih untuk ribuan keluarga. Saatnya Lombok melesat dengan kedaulatan air. 🌊✨

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User