Kronologi Driver Ojol Melawan Begal Bersenjata Tajam di Bekasi, Tewas Dibacok
Seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial DTLP menjadi korban pembegalan sadis di kawasan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat. Korban tewas setelah dibacok oleh komplotan begal bersenjata taj
Seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial DTLP menjadi korban pembegalan sadis di kawasan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat. Korban tewas setelah dibacok oleh komplotan begal bersenjata tajam pada dini hari. Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil menangkap tiga pelaku, sementara satu orang lainnya masih buron dan dalam pengejaran intensif.
Ketiga pelaku yang telah diamankan masing-masing berinisial MF (20), RTF (20), dan MRA (20). Mereka diketahui memiliki peran berbeda dalam aksi kejahatan tersebut, yakni sebagai eksekutor yang melakukan penyerangan dan joki yang mengendarai motor.
Kronologi Kejadian
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengungkapkan bahwa peristiwa berdarah itu terjadi pada Sabtu, 27 Juni 2026, sekitar pukul 02.00 WIB di Kampung Pabuaran, Gang Bitung, Kelurahan Jatiranggon, Kecamatan Jatisampurna. Saat itu, korban baru saja memarkirkan sepeda motornya di rumah saudaranya dan berjalan kaki menuju kediamannya yang tidak jauh dari lokasi tersebut.
Namun, naas bagi DTLP, di tengah perjalanan ia tiba-tiba dicegat oleh para pelaku yang sudah mengincarnya. Meski korban sempat berusaha melawan, kekuatan dan senjata tajam yang dibawa begal membuatnya tak berdaya. ”Korban adalah Saudara DTLP. Ini korban meninggal tidak jauh dari lokasi,” kata Kombes Kusumo dalam jumpa pers di Mapolres Bekasi Kota, Kamis (2/7/2026).
Korban adalah Saudara DTLP. Ini korban meninggal tidak jauh dari lokasi. Kami sudah menangkap tiga pelaku, sementara satu lainnya masih dalam pengejaran.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, para pelaku diduga sudah membuntuti korban sejak ia memarkirkan motornya. Ketika situasi dianggap sepi, mereka langsung melancarkan aksinya. Korban yang tidak bersenjata berusaha melawan dan mempertahankan diri, namun serangan membabi buta dengan senjata tajam membuatnya terjatuh dan meninggal di tempat.
Warga sekitar yang mendengar keributan langsung berdatangan. Para pelaku segera melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor. Sayangnya, nyawa DTLP sudah tidak bisa diselamatkan meski warga sempat berusaha memberikan pertolongan.
Dari hasil pemeriksaan, polisi menyita sejumlah barang bukti seperti senjata tajam, sepeda motor yang digunakan pelaku, dan pakaian yang dikenakan saat beraksi. Ketiganya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman berat.
Kombes Kusumo juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat beraktivitas pada dini hari. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus memburu satu pelaku yang masih berkeliaran dan memastikan keamanan warga Kota Bekasi dari ancaman kejahatan jalanan.
Media kami masih terus memantau perkembangan kasus ini dan akan memberikan update terkini melalui laporan selanjutnya. Hingga berita ini diturunkan, aparat masih melakukan patroli intensif di sekitar lokasi kejadian untuk mengantisipasi aksi serupa.
Comments (0)