Komisi VIII DPR Desak Aparat Cepat Tangkap Taufik Penyekap Pacar 3 Tahun

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Abdul Wachid menyatakan keprihatinannya atas kasus penyekapan dan penganiayaan yang dialami seorang perempuan berinisial YTR (29). Kasus ini disebut baru terungkap setelah

Jul 08, 2026 - 19:31
0 0
Komisi VIII DPR Desak Aparat Cepat Tangkap Taufik Penyekap Pacar 3 Tahun

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Abdul Wachid menyatakan keprihatinannya atas kasus penyekapan dan penganiayaan yang dialami seorang perempuan berinisial YTR (29). Kasus ini disebut baru terungkap setelah korban disekap selama kurang lebih tiga tahun. Abdul mendorong aparat penegak hukum bergerak cepat menangkap pelaku yang diidentifikasi bernama Taufik Hidayat atau TH (30).

Abdul menyampaikan kegundahannya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2026). Ia menilai tindakan pelaku sudah di luar batas kemanusiaan.

“Saya merasa prihatin ya, dari selaku Wakil Ketua Komisi VIII. Akhir-akhir ini kok kayak terjadi apa ya, pemerkosaan, juga ini penganiayaan sampai masif seperti ini ya. Jadi, saya minta ini, karena ini terus terang saya juga nggak tahu kok sampai 3 tahun baru ketahuan ini,”
— Abdul Wachid, Wakil Ketua Komisi VIII DPR.

Politikus tersebut menyebut perbuatan Taufik Hidayat sangat biadab. Ia mendesak agar pelaku dijerat dengan pasal berlapis dan dijatuhi hukuman seberat-beratnya. Menurutnya, kekejaman yang berlangsung hingga tiga tahun menunjukkan tingkat kesengajaan yang tinggi dan penghilangan kemerdekaan seseorang secara sistematis.

Kasus ini menambah daftar panjang tindak kekerasan terhadap perempuan yang belakangan mencuat ke publik. Abdul Wachid menegaskan, DPR melalui Komisi VIII akan terus memantau perkembangan penyelidikan dan memastikan korban mendapat pendampingan psikologis serta perlindungan hukum yang memadai.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan jika mengetahui keberadaan Taufik Hidayat. Laporan ini pertama kali dimuat oleh media kami, Lurusin.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
khrisna-pertiwi

Reporter Investigasi. Reporter menelusuri klaim publik secara mendalam.

Comments (0)

User