Kemensos Gandeng Sari Roti Berdayakan Ratusan KPM PKH Jadi Penjual Roti Keliling di Klaten

Klaten, Lurusin.com – Kementerian Sosial (Kemensos) bersama PT Sari Roti resmi meluncurkan program pemberdayaan ekonomi bagi ratusan keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) d

Jul 07, 2026 - 23:21
0 0
Kemensos Gandeng Sari Roti Berdayakan Ratusan KPM PKH Jadi Penjual Roti Keliling di Klaten

Klaten, Lurusin.com – Kementerian Sosial (Kemensos) bersama PT Sari Roti resmi meluncurkan program pemberdayaan ekonomi bagi ratusan keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah. Inisiatif ini mengubah status para penerima bantuan sosial menjadi wirausaha mikro melalui skema penjualan roti keliling.

Acara simbolis digelar di halaman Grha Bung Karno, Klaten, pada Selasa (30/6/2026). Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono, secara langsung melepas 100 KPM PKH sebagai garda terdepan program ini. Mereka dibekali sepeda dan pasokan roti produksi Sari Roti untuk dijajakan langsung ke masyarakat.

"Dengan mengucapkan doa yang setinggi-tingginya, mudah-mudahan usaha kita semua berjualan roti, Sari Roti diberikan rezeki yang melimpah oleh Gusti Allah. Bismillahirrahmanirrahim. Dengan ini saya lepaskan niat baik masyarakat Klaten untuk memberdayakan hidupnya," ujar Agus Jabo di hadapan para peserta yang hadir.

Perluasan Jangkauan Pemberdayaan

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami di lapangan, program tahap awal ini menyasar total 417 KPM yang tersebar di Jawa Tengah dan DIY. Mereka tidak hanya menerima bantuan berupa sarana jualan, tetapi juga pendampingan usaha dan suplai produk rutin. Langkah ini dianggap strategis untuk mendorong lulusan PKH agar mandiri secara ekonomi dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial tunai.

Dalam rilis resminya, Kemensos mengonfirmasi bahwa kerja sama dengan PT Sari Roti ini telah melalui proses penjajakan yang matang. Wamensos sebelumnya telah melakukan pertemuan tertutup dengan perwakilan perusahaan untuk membahas skema bisnis yang berkelanjutan bagi keluarga miskin. Adapun target jangka menengah program ini akan diperluas hingga mencakup 1.150 KPM di sejumlah provinsi lain. Model bisnis "roti keliling" dinilai minim modal dan langsung menyentuh lingkungan permukiman, sehingga potensi penyerapan pasarnya cukup tinggi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
oky-pratista

Editor Edukasi Media. Editor konten literasi media bagi pembaca.

Comments (0)

User