Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Meluas Hingga 2 Hektare, Dipicu Angin Kencang

Kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, dilanda kebakaran hebat pada Selasa (30/6/2026). Berdasarkan laporan yang diterima oleh redaksi Lurusin.com,

Jul 07, 2026 - 23:22
0 0
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Meluas Hingga 2 Hektare, Dipicu Angin Kencang

Kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, dilanda kebakaran hebat pada Selasa (30/6/2026). Berdasarkan laporan yang diterima oleh redaksi Lurusin.com, luas area yang terbakar diperkirakan telah melampaui 2 hektare. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang menyebut bahwa api yang semula hanya berupa titik kecil dengan cepat merambat akibat hembusan angin kencang di sekitar lokasi pembuangan sampah tersebut.

Kepala DLHK Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, memberikan keterangan resmi terkait insiden ini. Menurutnya, titik api pertama kali terdeteksi pada pagi hari di sebelah utara tumpukan sampah. “Petugas kami melihat kepulan asap dari arah utara. Kami menduga sumber api berasal dari sana, lalu bergerak ke barat karena tertiup angin. Penanganan awal sudah dilakukan oleh unit internal kami, tapi kekuatan angin membuat api sulit dikendalikan,” ujarnya dalam pernyataan yang dihimpun oleh media kami.

Hingga sore hari, kobaran api masih berkobar di beberapa titik. Ujat mengungkapkan bahwa luas area yang terbakar kemungkinan lebih dari 2 hektare jika dihitung secara total. Kondisi itu diperparah dengan material sampah yang mudah terbakar, terutama tumpukan plastik, kertas, dan material organik yang telah mengering. Angin kencang yang menerpa lokasi menjadi tantangan berat bagi tim pemadam yang diterjunkan.

Kronologi dan Penanganan Darurat

Berdasarkan kronologi yang dihimpun, petugas jaga TPA pertama kali melihat asap mengepul dari sisi utara tempat penimbunan sampah sekitar pukul 07.30 WIB. Tim internal langsung bergerak memadamkan api dengan peralatan seadanya, termasuk menyiramkan air dari mobil tangki dan menyekat lajur api menggunakan tanah. Namun, hembusan angin yang berubah-ubah membuat api dengan cepat melompat ke tumpukan sampah lain, hingga akhirnya merambat ke bagian barat TPA.

DLHK Kabupaten Tangerang kemudian meminta bantuan unit pemadam kebakaran dari pos terdekat. Hingga berita ini diturunkan, sejumlah armada truk pemadam sudah dikerahkan ke lokasi. Akses menuju titik api cukup sulit karena medan yang tidak rata dan tumpukan sampah yang labil. “Kami terus berjibaku agar api tidak semakin meluas, terutama ke pemukiman yang berjarak sekitar 500 meter dari area TPA,” tambah Ujat.

Dampak dan Imbauan untuk Warga

Asap tebal dari kebakaran menyebar ke arah timur, mengarah ke sejumlah desa di Kecamatan Mauk dan sekitarnya. Meski tidak ada laporan korban jiwa, warga yang bermukim di sekitar TPA mulai mengeluhkan sesak napas dan iritasi mata. Pemerintah desa setempat telah membagikan masker untuk mengurangi paparan asap. Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang juga bersiaga menyiapkan pos kesehatan darurat jika terjadi lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Kami imbau warga untuk tetap waspada, hindari aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, dan selalu gunakan masker. Petugas gabungan masih bekerja memadamkan api, jadi mohon doa dan dukungannya agar kebakaran ini cepat teratasi,” tegas Ujat Sudrajat.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Tim DLHK dan kepolisian akan mengumpulkan data dari lapangan serta memeriksa saksi untuk mengetahui apakah api dipicu oleh faktor alamiah seperti efek kaca dari tumpukan sampah, atau adanya aktivitas manusia. TPA Jatiwaringin sendiri selama ini menjadi tempat pembuangan utama bagi wilayah barat Kabupaten Tangerang dengan volume sampah yang terus meningkat setiap tahun.

Kejadian ini menjadi yang kedua kalinya sepanjang tahun 2026 setelah sebelumnya area timur TPA sempat mengalami kebakaran kecil pada Maret lalu. Pemerintah Kabupaten Tangerang tengah mengkaji ulang sistem pengelolaan sampah, termasuk rencana penutupan TPA Jatiwaringin dalam beberapa tahun ke depan agar risiko kebakaran dan pencemaran lingkungan bisa diminimalisir.

Lurusin.com akan terus memantau perkembangan penanganan kebakaran di TPA Jatiwaringin. Tim liputan kami masih berada di lokasi untuk memberikan pembaruan langsung seputar situasi terkini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
ramadiansyah

Pemimpin Redaksi. Memimpin tim redaksi cek fakta dan akurasi.

Comments (0)

User