Kebakaran TPA Jatiwaringin, Ratusan Warga Mengungsi dan Alami ISPA

Lurusin.com – Kebakaran besar melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, dan memaksa ratusan warga mengungsi. Berdasarkan data yang dihimpun

Jul 06, 2026 - 10:13
0 0
Kebakaran TPA Jatiwaringin, Ratusan Warga Mengungsi dan Alami ISPA

Lurusin.com – Kebakaran besar melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, dan memaksa ratusan warga mengungsi. Berdasarkan data yang dihimpun media kami, total 232 jiwa kini menempati Balai Desa Tanjakan Mekar untuk menghindari paparan asap pekat yang membahayakan pernapasan. Area seluas 15 hektare terbakar, dan status tanggap darurat bencana telah ditetapkan sejak 1 hingga 14 Juli 2026. Hingga Minggu (5/7/2026) siang, petugas berhasil memadamkan 40 persen titik api, sementara 60 persen sisanya masih dalam proses pemadaman intensif melalui jalur darat dan udara.

Penambahan Helikopter dan Kendala Cuaca

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa upaya pemadaman akan diperkuat dengan tambahan armada. “BNPB akan menambah dua unit helikopter water bombing, sehingga total menjadi empat unit yang akan direposisi besok guna mempercepat pemadaman,” jelasnya. Sementara itu, operasi modifikasi cuaca (OMC) belum dapat dilaksanakan karena tidak tersedianya awan hujan yang memadai dalam sepekan ke depan, namun satu pesawat OMC tetap disiagakan untuk beroperasi jika kondisi memungkinkan.

Dampak Kesehatan dan Langkah Mitigasi

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) telah memasang pemantau kualitas udara dan mengimbau warga agar tidak beraktivitas di dalam radius 1,7 kilometer dari pusat kebakaran. Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menegaskan, “Dari simulasi teknis parameter PM2.5 yang berbahaya bagi saluran pernapasan, batas aman berada di luar jarak 1,7 km.” Pemerintah telah mengevakuasi warga, menerjunkan tim medis, serta membagikan masker. Tercatat 139 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sejauh ini, dan 50 warga telah diungsikan ke kantor desa. Seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Rincian pengungsi di balai desa meliputi 60 anak-anak, 7 lansia, 1 ibu hamil, 137 orang dewasa, 26 balita, dan 1 penyandang disabilitas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User