Kemensos dan Pemkab Bener Meriah Matangkan Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat, Siapkan Alternatif Lahan

Lurusin.com, Jakarta – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menggelar audiensi dengan Bupati Bener Meriah, Armia, untuk membahas perkembangan usulan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di

Jul 06, 2026 - 14:08
0 0
Kemensos dan Pemkab Bener Meriah Matangkan Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat, Siapkan Alternatif Lahan

Lurusin.com, Jakarta – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menggelar audiensi dengan Bupati Bener Meriah, Armia, untuk membahas perkembangan usulan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di kabupaten tersebut. Pertemuan yang berlangsung di Jakarta ini menjadi ajang pemantapan rencana setelah sebelumnya muncul kendala terkait ketersediaan lahan yang sesuai standar.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Armia memaparkan bahwa pemerintah daerah semula menyediakan lahan di pusat kota seluas 5 hektare. Namun, persyaratan teknis pembangunan SR menetapkan kebutuhan lahan minimal 6,8 hektare. Selisih 1,8 hektare itu memaksa Pemkab Bener Meriah memutar otak mencari lokasi baru yang memenuhi kriteria tanpa mengorbankan aksesibilitas dan infrastruktur pendukung.

Siapkan Sejumlah Alternatif

Menanggapi persoalan itu, Armia tidak tinggal diam. Ia mengaku telah menyiapkan sejumlah alternatif lahan yang dinilai lebih representatif. “Kita alternatifnya lahannya banyak, Pak. Jadi intinya, Pak, kalau masalah tanah, saya kira tidak ada persoalan, masalah listrik ada, air ada. Kita sudah minta hibah lahan dari Kementerian Pertanian,” ujar Armia dalam keterangan tertulis yang diterima media kami, Senin (22/6/2026).

“Kita alternatifnya lahannya banyak, Pak. Jadi intinya, Pak, kalau masalah tanah, saya kira tidak ada persoalan, masalah listrik ada, air ada. Kita sudah minta hibah lahan dari Kementerian Pertanian.”

Pernyataan ini menegaskan optimisme pemerintah daerah bahwa kendala lahan bukanlah batu sandungan. Keberadaan listrik dan air yang sudah terkonfirmasi di kandidat lokasi baru menjadi nilai tambah percepatan realisasi Sekolah Rakyat. Selain itu, langkah koordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk mendapatkan hibah lahan menunjukkan keseriusan Pemkab Bener Meriah dalam menyukseskan program prioritas Kemensos tersebut.

Kolaborasi Pusat-Daerah

Audiensi ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Wamensos Agus Jabo Priyono menyambut baik inisiatif Bupati Armia dan menegaskan bahwa Kementerian Sosial akan terus mendampingi proses pengadaan lahan hingga tahap konstruksi. “Kami apresiasi respons cepat Pemkab Bener Meriah. Dengan tersedianya alternatif lahan dan dukungan infrastruktur dasar, kami optimistis Sekolah Rakyat bisa segera dibangun,” ujar Wamensos.

Lebih lanjut, rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bener Meriah ini diharapkan mampu menjadi model bagi kabupaten lain dalam menyediakan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat kurang mampu. Program SR sendiri merupakan salah satu inisiatif Kemensos untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan vokasi dan karakter. Dengan skema hibah lahan dan sinergi lintas kementerian, kendala lahan diharapkan tidak lagi menjadi penghalang.

Hingga laporan ini disusun, tim teknis dari Kemensos dan Pemkab Bener Meriah masih melakukan verifikasi lapangan terhadap kandidat lahan alternatif. Kepastian lokasi ditargetkan rampung dalam waktu dekat agar tahap perencanaan dan pembangunan fisik bisa dimulai tahun ini. “Kami tidak ingin berlarut-larut. Begitu lahan fix, langsung action,” tutup Armia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
khrisna-pertiwi

Reporter Investigasi. Reporter menelusuri klaim publik secara mendalam.

Comments (0)

User