Kapolri Ungkap Peran Polri untuk Kesejahteraan Buruh-Penyandang Disabilitas

Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam perayaan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Pusat Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Rabu (1/7/2026), memaparkan peran institusiny

Jul 06, 2026 - 13:19
0 0
Kapolri Ungkap Peran Polri untuk Kesejahteraan Buruh-Penyandang Disabilitas

Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam perayaan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Pusat Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Rabu (1/7/2026), memaparkan peran institusinya dalam mendukung kesejahteraan buruh serta memberikan ruang bagi penyandang disabilitas. Laporan Lurusin.com dari lokasi acara, momentum tersebut menjadi panggung bagi Kapolri untuk menegaskan komitmen Polri dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus membuka akses inklusif ke dalam tubuh Bhayangkara. Dua fokus utama yang diangkat Kapolri adalah pembentukan Desk Ketenagakerjaan dan peluang bagi difabel untuk mengabdi.

Desk Ketenagakerjaan untuk Dialog dan Solusi Industrial

Jenderal Sigit menekankan bahwa Polri tidak hanya bertugas dalam ranah keamanan dan ketertiban, tetapi juga ikut serta mendorong peningkatan kualitas hidup para pekerja. “Polri juga berperan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan buruh melalui pembentukan Desk Ketenagakerjaan Polri hingga tingkat wilayah, sebagai wadah penguatan dialog dan kolaborasi dalam penyelesaian berbagai permasalahan ketenagakerjaan serta hubungan industrial,” tutur Kapolri di hadapan peserta upacara. Desk Ketenagakerjaan ini kini telah diterapkan di seluruh jajaran kepolisian daerah dan kepolisian resor. Fungsinya bukan sekadar tempat pelaporan, melainkan menjadi forum tripartit yang mempertemukan pengusaha, serikat buruh, dan pemerintah dalam membahas isu-isu upah, jaminan sosial, serta kondisi kerja. Langkah ini diharapkan mampu meredam potensi konflik dan mogok massal yang kerap merugikan produktivitas nasional. Kapolri menambahkan bahwa pendekatan preemtif seperti ini merupakan bukti transformasi Polri menuju institusi yang lebih humanis dan solutif terhadap akar persoalan masyarakat.

Ruang Inklusif bagi Penyandang Disabilitas di Korps Bhayangkara

Selain fokus pada kesejahteraan buruh, Kapolri juga menyampaikan kabar penting bagi penyandang disabilitas yang bercita-cita menjadi insan Bhayangkara. Dalam sambutannya, ia menyebut bahwa Polri membuka ruang lebar bagi difabel untuk bergabung, menandai langkah progresif dalam aspek inklusivitas. “Kita beri kesempatan seluas-luasnya agar saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan fisik namun memiliki semangat juang dan integritas tinggi bisa tetap menjadi bagian dari keluarga besar Polri,” kata Listyo Sigit. Meski belum ada rincian teknis mengenai seleksi dan penempatan, pernyataan ini langsung diapresiasi banyak pihak karena dianggap menjawab aspirasi komunitas difabel yang lama terpinggirkan dalam penerimaan anggota kepolisian. Komitmen itu selaras dengan semangat reformasi internal Polri yang terus mendorong keberagaman dan nondiskriminasi. Sejumlah organisasi penyandang disabilitas yang hadir di lokasi pun menyambut gembira, seraya berharap adanya aturan turunan yang memudahkan proses rekrutmen tanpa mengorbankan standar profesionalitas. Langkah ini semakin menegaskan bahwa kemampuan dan loyalitas lebih utama daripada kondisi fisik dalam menentukan layak tidaknya seseorang menjadi pengayom masyarakat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
oky-pratista

Editor Edukasi Media. Editor konten literasi media bagi pembaca.

Comments (0)

User