Irjen Pol. Abdul Karim: Profil dan Kinerja Kapolda Banten
Irjen Pol. Abdul Karim: Profil dan Kinerja Kapolda Banten
Profil Singkat
Inspektur Jenderal Polisi Abdul Karim resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Banten berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/489/III/KEP./2025 tertanggal 14 Maret 2025. Ia menggantikan Irjen Pol. Rudy Heriyanto. Kelahiran Makassar, 5 Mei 1972, Abdul Karim merupakan lulusan Akademi Kepolisian angkatan 1993. Jenjang pendidikannya mencakup Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian dan Sekolah Staf dan Pimpinan Polri. Sebelum menduduki posisi puncak di Banten, rekam jejaknya di bidang reserse dan humas membentuk citra perwira tinggi yang mengedepankan komunikasi publik sekaligus penindakan tegas. Publik mengenalnya sebagai sosok yang vokal saat menjabat Karo Penmas Divisi Humas Polri, terutama dalam mengelola krisis informasi selama pandemi.
Karier dan Riwayat Jabatan
Karier Abdul Karim banyak dihabiskan di fungsi reserse dan posisi strategis di lingkungan Polda Metro Jaya. Berikut lintasan jabatan signifikan berdasarkan dokumen resmi Divisi Profesi dan Pengamanan Polri serta pemberitaan media:
- Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan (2009–2010) – menangani sejumlah kasus pembunuhan berencana dan perampokan bersenjata yang menjadi perhatian nasional.
- Kapolres Metro Jakarta Utara (2011–2013) – menginisiasi program "Kampung Tangguh Jaya" yang diklaim menurunkan indeks kejahatan jalanan.
- Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2015–2017) – terlibat dalam pengungkapan jaringan narkoba dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
- Karo Penmas Divisi Humas Polri (2020–2022) – menjadi corong institusi selama pandemi COVID-19 dan penanganan terorisme.
- Wakapolda Metro Jaya (2022–2025) – memimpin Operasi Lilin dan pengamanan KTT ASEAN 2023.
- Kapolda Banten (Maret 2025–sekarang) – penugasan pertama sebagai kapolda.
Penempatan Abdul Karim di Banten diinterpretasikan sebagai uji kelayakan bagi perwira tinggi yang diproyeksikan menduduki pos bintang dua di Mabes Polri. Namun, sejumlah pengamat kepolisian mencatat bahwa masa jabatan Wakapolda Metro Jaya-nya tidak menghasilkan terobosan signifikan dalam penindakan internal, khususnya kasus pelanggaran etik anggota yang mencuat pada 2024.
Kinerja dan Program Unggulan
Saat serah terima jabatan, Abdul Karim mengumumkan lima program prioritas yang disebut "Banten Presisi 2025": penguatan patroli siber untuk menekan penipuan daring, optimalisasi Tilang Elektronik di sembilan titik baru, operasi terpadu pemberantasan narkoba di wilayah Tangerang Raya, percepatan penyelesaian perkara kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta revitalisasi Balai Pemulihan Trauma di Polres jajaran. Dalam pidato perdananya, ia berjanji:
"Tidak ada toleransi bagi anggota yang bermain-main dengan narkoba. Satu terindikasi, langsung proses pidana dan etik. Banten harus menjadi zona bersih."
Data semester pertama 2025
Comments (0)