Aug 25, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Politik

Irjen Pol. Abdul Karim: Profil dan Kinerja Kapolda Banten

Irjen Pol. Abdul Karim: Profil dan Kinerja Kapolda Banten

Irjen Pol. Abdul Karim: Profil dan Kinerja Kapolda Banten

Profil Singkat

Inspektur Jenderal Polisi Abdul Karim resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Banten sejak 11 November 2024, menggantikan Irjen Pol. Suyudi Ario Seto yang dimutasi ke posisi Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri. Lahir di Jakarta pada 23 Agustus 1969, Abdul Karim merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1991. Ia mengawali karier sebagai perwira pertama di jajaran Brimob Polri, satuan elite yang kelak menjadi ciri khas rekam jejaknya. Sebelum menjabat Kapolda Banten, ia dipercaya memegang posisi strategis sebagai Wakil Komandan Korps Brimob Polri, sebuah jabatan bintang dua yang menempatkannya dalam lingkaran inti komando pasukan khusus Polri.

Karier dan Riwayat Jabatan

Jalur karier Abdul Karim menunjukkan spesialisasi panjang di Korps Brimob, dengan sedikit penyimpangan ke fungsi operasional kewilayahan. Berikut posisi kunci yang pernah diemban:

  • 1991-2005: Berbagai jabatan di lingkungan Korps Brimob, termasuk Komandan Kompi dan Komandan Batalyon
  • 2009-2011: Kapolres Cianjur, Polda Jawa Barat — penugasan pertama di luar Brimob
  • 2011-2013: Kapolres Blitar Kota, Polda Jawa Timur
  • 2016-2018: Analis Kebijakan Madya bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri
  • 2018-2020: Direktur Samapta Polda Jawa Tengah
  • 2020-2022: Komandan Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur
  • 2022-2024: Wadankor Brimob Polri — puncak karier sebelum menjabat Kapolda
  • 11 November 2024: Dilantik sebagai Kapolda Banten

Rekam jejak ini memunculkan pertanyaan di kalangan pengamat kepolisian: bagaimana seorang perwira dengan pengalaman dominan Brimob akan mengelola dinamika keamanan wilayah Banten yang kompleks, yang mencakup kejahatan konvensional, konflik agraria, hingga ancaman terorisme? Janji awal Abdul Karim saat serah terima jabatan menekankan pendekatan preemtif dan preventif, dengan tagline "Polri Presisi" yang responsif terhadap aduan masyarakat. Ia secara spesifik menyatakan akan menindak tegas penyakit masyarakat — perjudian, narkotika, dan pungutan liar — yang menjadi keresahan warga Banten.

Kinerja dan Program Unggulan

Selama kurang lebih enam bulan masa kepemimpinan (November 2024-Mei 2025), terdapat sejumlah operasi yang dapat ditelusuri:

1. Pemberantasan Narkotika dan Judi Online: Pada Februari 2025, Polda Banten mengungkap jaringan narkoba internasional yang melibatkan warga negara Malaysia dengan barang bukti 25 kilogram sabu. Operasi ini dipimpin langsung oleh Direktorat Reserse Narkoba atas instruksi Kapolda. Namun, terkait janji pemberantasan judi online, belum ada pengungkapan kasus besar yang dipublikasikan secara transparan. Data dari Bareskrim Polri menunjukkan Banten termasuk dalam lima besar provinsi dengan transaksi judi online tertinggi sepanjang kuartal pertama 2025, yang memunculkan kesenjangan antara retorika dan hasil yang terdokumentasi.

2. Patroli Malam dan Kejahatan Jalanan: Irjen Abdul Karim meluncurkan program "Komandan Banten" — patroli malam berskala besar yang melibatkan fungsi Brimob dan Samapta. Program ini diklaim menurunkan angka kejahatan jalanan sebesar 15 persen dalam tiga bulan pertama, meskipun data independen dari BPS Banten pada Maret 2025 belum menunjukkan penurunan signifikan pada indeks keamanan dan ketertiban. Pengamat dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) mencatat bahwa operasi semacam ini rawan bersifat kosmetik jika tidak diiringi penguatan reserse dan penyelidikan tindak pidana.

3. Penanganan Konflik dan Isu Internal: Pada Desember 2024, terjadi insiden yang diangkat oleh media lokal — dugaan keterlibatan anggota Brimob Polda Banten dalam kericuhan antarkelompok pemuda di Serang. Kapolda berjanji memproses anggota yang terbukti bersalah, namun hingga April 2025, belum ada update transparan mengenai status penyelidikan internal tersebut. Ini menjadi catatan penting mengingat latar belakang Kapolda yang panjang di Korps Brimob, di mana kolegialitas internal diuji.

4. Pelayanan Publik dan Pungli: Salah satu janji tegas Abdul Karim adalah membersihkan pungutan liar di sektor pelayanan, terutama Satpas SIM dan pelabuhan. Sayangnya, survei Ombudsman RI Perwakilan Banten pada triwulan I 2025 masih menempatkan Polda Banten pada zona kuning kerawanan maladministrasi, dengan pengaduan terbanyak masih terkait pungli di Satpas dan proses penyelidikan yang tidak transparan. Tidak ada perbaikan peringkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

Tantangan dan Harapan

Banten bukan sekadar provinsi dengan tingkat kejahatan konvensional tinggi. Wilayah ini memiliki kompleksitas tersendiri: konflik agraria di wilayah Banten Selatan yang melibatkan masyarakat adat versus korporasi, pergerakan jaringan terorisme (pasca-penangkapan anggota Jamaah Islamiyah di Tangerang pada 2023), serta kejahatan siber yang meningkat tajam. Latar belakang Brimob Kapolda adalah keunggulan untuk penindakan

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User