Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Pengawalan TNI Resmi Dihentikan

JAKARTA — Suasana di kediaman Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Jalan Radio I, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, tampak

Jul 11, 2026 - 12:40
0 0
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Pengawalan TNI Resmi Dihentikan

JAKARTA — Suasana di kediaman Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Jalan Radio I, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, tampak berbeda pada Sabtu (11/7/2026). Tidak ada lagi personel TNI yang berjaga di depan rumah tersebut. Hilangnya pengawalan khusus itu terjadi hanya beberapa jam setelah Febrie mengajukan pengunduran diri dari jabatan strategisnya di Kejaksaan Agung, terhitung efektif per hari yang sama.

Sumber di lingkungan Kejaksaan Agung yang enggan disebutkan namanya membenarkan bahwa surat pengunduran diri telah diterima oleh Jaksa Agung. Meski belum ada penjelasan resmi mengenai alasan mundurnya Febrie, langkah ini memunculkan spekulasi tentang adanya ketidaknyamanan internal pasca-reorganisasi di tubuh Kejaksaan Agung dan tekanan sejumlah pihak terkait penanganan kasus-kasus besar yang ditangani Jampidsus.

Kronologi: Dari Pengawalan Ketat hingga Sepi Penjagaan

Sejak menduduki posisi Jampidsus pada pertengahan 2025, Febrie Adriansyah diberi pengamanan khusus oleh satuan TNI Angkatan Darat. Pengawalan tersebut merupakan bagian dari prosedur standar bagi pejabat tinggi penegak hukum yang menangani perkara sensitif dan berisiko tinggi. Bahkan, di masa-masa awal kepemimpinannya, rumah Febrie tidak hanya dijaga oleh personel TNI, tetapi juga dilengkapi kendaraan taktis di sekitar lokasi.

Namun, pada Sabtu pagi, pantauan Lurusin.com menunjukkan situasi sebaliknya. Gerbang utama rumah tertutup rapat, dan hanya satu petugas keamanan sipil yang terlihat berjaga. Seorang tetangga yang kerap melintas mengaku terkejut dengan perubahan tersebut. "Biasanya pagi-pagi sudah ada tentara berdiri di depan, tapi hari ini kosong. Saya kira mereka cuma lagi apel, ternyata sampai siang enggak muncul juga," ujarnya.

Spekulasi Internal: Reorganisasi dan Gesekan di Korps Adhyaksa

Tidak adanya penjelasan resmi membuat berbagai pihak menduga mundurnya Febrie berkaitan erat dengan dinamika internal Kejaksaan Agung. Sejak awal tahun 2026, Jaksa Agung melakukan perombakan pada sejumlah direktorat di bawah Jampidsus, termasuk merotasi beberapa direktur yang dianggap loyal kepada Febrie. Konflik kepentingan juga disebut-sebut muncul dalam penanganan kasus korupsi besar yang melibatkan figur politik nasional, meski hal ini belum dapat dikonfirmasi secara independen.

“Kalau pejabat di level Jampidsus mundur tanpa alasan yang jelas dan pengawalannya langsung dicabut secepat itu, publik wajar bertanya. Ini sinyal ada sesuatu yang tidak beres di internal, entah itu ketidakcocokan kebijakan atau tekanan dari kekuatan tertentu di luar institusi,”

kata pengamat hukum pidana dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Suparji Ahmad, kepada Lurusin.com.

Respons Publik: Tagar MundurFebrie Menggema

Di media sosial, kabar mundurnya Febrie Adriansyah langsung menjadi perbincangan hangat. Tagar #MundurFebrie dan #JampidsusBaru ramai digunakan netizen. Sebagian besar warganet menduga ada upaya pelemahan institusi penegak hukum dari pihak-pihak yang merasa terancam oleh kinerja Jampidsus di bawah komando Febrie. Namun, ada pula yang mengaitkan mundurnya sang jaksa muda dengan persoalan pribadi, meski narasi tersebut minim bukti.

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, menilai pengunduran diri ini bisa membawa dampak ganda. Di satu sisi, mundurnya Febrie dapat mengurangi tensi internal, tetapi di sisi lain berpotensi memundurkan penanganan sejumlah kasus besar yang tengah bergulir. "Kehilangan Jampidsus di tengah proses penuntutan perkara besar bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin mengulur waktu," ujarnya dalam pernyataan tertulis.

Apa Selanjutnya? Kejaksaan Agung Mencari Pengganti

Hingga sore hari, Kejaksaan Agung belum mengeluarkan pernyataan resmi maupun menunjuk pelaksana tugas untuk posisi Jampidsus. Informasi yang beredar di kalangan wartawan Istana menyebutkan bahwa Jaksa Agung sedang menyusun nama-nama calon pengganti, dengan prioritas memilih figur yang mampu meredam gejolak internal sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pemberantasan korupsi.

Sementara itu, penghentian pengawalan TNI di rumah Febrie menimbulkan pertanyaan baru. Apakah ini keputusan prosedural biasa atau ada instruksi khusus yang menyertainya? Pusat Penerangan TNI belum memberikan respons saat dimintai konfirmasi. Situasi ini membuat publik menanti kejelasan dari institusi penegak hukum tertinggi tersebut dalam beberapa hari ke depan.

[SOCIAL_TWEET]: Jampidsus Febrie Adriansyah resmi mundur hari ini. Rumahnya di Jaksel tak lagi dijaga TNI. Apa yang sebenarnya terjadi di balik pengunduran diri mendadak ini? #Jampidsus #MundurFebrie #KejaksaanAgung[SOCIAL_TG]: 🚨 Jampidsus Febrie Adriansyah mundur! Pengawalan TNI di rumahnya langsung dihentikan. Publik ramai bertanya: ada apa di balik layar? Cek beritanya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User